
perasaan Beno semakin hari semakin menjadi terhadap kakaknya sendiri. dia seolah tidak bisa menahan gejolak asmara yang membara didalam hatinya. Setiap kali melihat nayla, Beno serasa ingin mencumbu nya.
"astaga gila gila ini tidak mungkin dan tidak boleh terjadi. Aku harus segera memiliki pacar agar tidak punya pikiran negatif kepada kak Nayla.
"ya aku harus punya pacar, apa aku pacari saja jelita meskipun aku tidak punya perasaan apa apa sama dia, tapi aku tidak ingin menyakiti jelita. Jelita sudah ku anggap seperti adikku sendiri.
tiba-tiba Nayla menepuk pundak beno.
darrrrrrrrr
"hayo lagi mikirin apa ?
"ahh kak Nayla ganggu terus !
"dihhh ambekan.
"bodo amat.
Nayla pun coba menggoda beni dengan duduk dipangkuan Beno.
"kakak apa apaan sih, kak cepet turun ga.
Dengan nada sedikit membentak)
"kalau ga mau gimana.
"Beno jatuhin yaa.
"coba aja kalau berani.
"beneran yas Beno jatuhin.
Beno pun menjatuhkan Nayla diatas ranjang sehingga gaun mini yang membalut tubuh Nayla tersingkap dan terlihatlah gundukan yang begitu manis dihadapan Beno.
Beno hanya bisa menelan ludah.
" astaga apa itu.
"kamu apa apaan sih Ben.
"Kan kakak yang nantangin beno, ya udah Beno jatuhin kakak.
wleeeee
"awas kamu yaa ga bakalan kakak kasih uang jajan.
"biarin Beno bisa cari sendiri.
"cari kemana, ke Hongkong.
wkwkwkwk
Nayla terus menggoda Beno. beno pun terlihat begitu kesal dan alu pergi meninggalkan Nayla.
" dasar ambekan."
padahal Beno menghindar dari gejolak yang sudah meronta ronta dari kemarin.
"astaga gawat ini mah darurat banget.
Beno pun memutuskan pergi ke rumah kakaknya Dinda.
"ya lebih baik aku ke rumah kak Dinda saja untuk menemui jelita.
Beno pun pergi dengan membawa mobil Nayla dan beberapa menit kemudian Beno sampai dirumah dinda. karena kebetulan jarak rumah nayla dengan rumah Dinda lumayan dekat hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam saja.
Beno pun turun dari mobil.
" permisi !
"apa kak Dinda ada dirumah atau sedang di kantor yaa.
"ya tunggu sebentar !
ternyata yang terdengar adalah suara jelita.
"ehh kamu mas.
"kirain sudah lupa sama jelita.
"tidak mungkin aku lupa pada perempuan yang pernah aku tolong.
__ADS_1
"kamu tetap ga berubah yaa mas, tukang gombal dan tukang bikin baper.
"aku dari dulu memang seperti ini ko.
"ya sudah mari masuk !
"iya terimakasih, ohh yaa bagaimana kamu kerja disini betah ga ?
" ya Alhamdulillah betah mas, mbak Dinda baik banget sama saya.
*syukurlah kalau begitu, tapi suaminya ngga ngapa ngapain kamu kan ?
"Yaa ngga lah mas.
"baguslah, lalu kak Dinda nya sekarang mana ? ko ga kelihatan.
" mbak Dinda lagi kerja mas.
"ohh belum pulang ?
"iya belum mas, paling nanti agak sorean pulangnya. soalnya ada meeting sama Klein dari Jepang.
"kakak kakakku hebat hebat bisa sukses dan mandiri sedangkan aku masih seperti ini saja.
"ya sabar to mas, mas nya kan belum lulus sekolah nanti kalau udah lulus bisa cari kerjaan yang bagus.
"makasih yaa ta, kamu selalu semangati aku dari dulu !
" itu sudah kewajiban saya sebagai teman.
"teman ? apa perasaan kamu sudaj berubah ta ?
"perasaan apa ?
"dulu kamu sempat mengira isi hati kamu sama aku kan ta.
"ohh lagi pula itukan sudah sangat lama mas. jelita udah ngelupain itu.
"kenapa dilupain ?
" karena jelita ga mau sakit untuk yang kesekian kalinya mas.
"maafkan saya yang dulu belum bisa menerima mu dan sekarang saya akan mencoba membuka hati untuk kamu jelita."
"apa mas ingin menjadi kan jelita sebagai pelampiasan saja ?
"kenapa kamu punya pikiran seperti itu ta, aku benar-benar mencintaimu."
"jelita tidak percaya."
"lantas apa yang harus saya lakukan agar kamu percaya.'
"mas tidak usah membuktikan apa apa karena jelita sudah tidak punya perasaan apapun terhadap mas Beno.
"kamu pasti bohong kan?
jelita tidak menggubris perkataan beno dan langsung menutup pintu rumah.
"sebaiknya mas pergi saja daripada nanti tuan besar pulang dan memarahi mas.
"saya tidak akan pulang sebelum kamu keluar dan menerima saya sebagai pacar mu.
" mas ga usah keras kepala, lebih baik mas pulang !
Beno tetap menunggu jelita diluar rumah dan tiba tiba ada suara mobil datang menuju ke garasi.
"astaga siapa itu, apa suaminya kak dinda.
dan ternyata yang datang adalah Dinda.
"Beno, kamu lagi ngapain disini ?
"ehh kak dinda, aku kira suami kak dinda. aku sudah deg-degan.
"kamu belum menjawab pertanyaan kakak, sedang apa kamu berdiri disini bukannya masuk.
"ngga ada apa apa ko kak, kalau begitu beno pulang dulu yaa !
"ya udah hati hati dijalan salam buat ibu sama bapak."
"siap kak.
__ADS_1
Beno pun pulang dengan rasa kecewa.
"kenapa disaat aku membuka hati buat jelita, jelita malah berbalik membenci ku.
"apa ini yang dinamakan karma.
beno menyetir dengan tidak konsen dan hampir menabrak seekor kucing.
"astga hampir saja saya menabrak kucing.
Beno pun sampai dirumah.
"kamu darimana aja Ben ?
"ehh kak Nayla, aku habis dari rumah kak Dinda.
"habis ngapain kamu dari rumah Dinda ?
" ngga habis ngapa ngapain, Beno cuman pengen ketemu sama nana aja kak.
"ohh gitu ! Dinda nya ada.
"ada ko kak. kak Dinda titip salam buat ibu sama bapak.
"kamu udah makan ?
"belum kak, Beno belum lapar.
"kita makan diluar yuk !
" Beno capek kak, Beno pengen tidur aja.
"anak itu kenapa ?
ga seperti biasanya.
" Beno permisi ke kamar dulu ya kak.
Beno pun pergi meninggalkan Nayla.
"tunggu Ben, mau kakak pijitin ?
"ga usah kak gpp.
"udah sini kakak pijitin biar kamu enakkan badannya.
Beno pun hanya terdiam dan tidak terasa dia tertidur dipangkuan Nayla.
"adikku sudah sebesar ini ganteng,pinter,dewasa pula.
nayla mengelus ngelus rambut Beno.
Beno pun terbangun.
"ehhh maaf kak, Beno ketiduran.
"gpp ko lanjutin aja bobonya.
"ga ahh kak, Beno mau mandi dulu biar badan Beno segeran.
"ya udah habis mandi kita pergi makan yaa.
"Beno ga janji.
"pokoknya kamu harus temenin kakak ga mau tau.
"dih maksa.
Beno pun berlalu menuju kamar mandi dan Nayla masih menunggu beno sambil duduk di sofa.
"Ben jangan lama mandi nya nanti takut keburu hujan.
"apaan sih kak, Beno baru juga masuk. kakak tunggu diluar aja nanti Beno samperin kakak kalau udah selesai mandinya.
"ya udah kakak tunggu di ruang tamu yaa.
'iya kak.
Nayla pun keluar dari kamar Beno.
"seandainya Beno bukan adikku, mungkin aku sudah jatuh cinta kepadanya.
__ADS_1
pikiran Nayla pun semerawut.