
Nayla memencet bel
tetttttttt
"iya tunggu sebentar.
ibu membukakan pintu kamar apartemen.
"loh ko kamu udah pulang aja nay.
"iya bu, Beno yang nyuruh nay pulang.
"kenapa ?
"alhmdullilah, jelita sudah sadarkan diri dan sekarang sudah dipindahkan ke ruang rawat inap.
"alhmdullilah, ibu senang sekali mendengar nya.
berarti sekarang ibu udah bisa lihat kengukin jelita.
"iya bisa bu, tapiiiiiiiiiiiii jelita kan masih butuh istirahat yang banyak jadi besok aja kita kesananya yaa...
"ya sudah.
"terus kamu mau balik lagi ke rumah sakit ga ?
"ngga ahh, bu besok aja habisnya nay capek banget.
"ya udah kamu mandi dulu ! terus makan.
"iya bu, ibu udah makan ?
"ibu udah tadi masak sardencis masih banyak ko.
kamu suka sardencis juga kan ?
"iya nay suka ko bu. Yaa udah nay mau mandi dulu yaa !
"iya nay.
Nayla pun masuk kedalam kamar mandi.
"hari ini rasanya capek banget, mendingan berendam air hangat dulu !
Nayla pun berendam hampir 2 jam di bet tub.
"uhhh nyaman banget.
tiba tiba Nayla terbayang sewaktu berhubungan intim dengan Beno.
"astaga kenapa aku ngebayangin itu.
buang pikiran itu jauh jauh nay.
beberapa menit kemudian Nayla pun keluar dari kamar mandi dan sewaktu keluar dari kamar mandi, nay melihat ibunya sedang menonton televisi.
"kamu mandinya lama banget nay.
"hehee...
habisnya kamar mandinya nyaman banget Bu, jadi lupa waktu deh.
"ohh begitu.
"iya Bu, barusan nay berendam dulu biar sedikit rileks.
"ya udah langsung makan yaa.
"iya ibu ku sayang.
"nay mau ganti baju dulu ! baru deh nay makan.
Nayla pun mengganti pakaian nya.
"nay makan yaa bu, ibu mau makan lagi ga ?
"ngga nay, ibu masih kenyang.
"ya sudah nay makan yaa bu.
"iyaa sayang.
selesai makan Nayla pun mengotak ngatik laptopnya dan tiba-tiba ponselnya berdering.
kring kring kring
"siapa lagi sih ini.
(suami)
"hadeuh, udah nelpon lagi aja !
"iya, haloo ada apa mas?
"anak anak sakit cepetan pulang.
"sakit apa?
__ADS_1
Nadya sama raja kenapa?
"mereka berdua demam dan batuk batuk.
"kenapa ga dibawa ke dokter?
"udah udah saya bawa ke dokter, tapi mereka mau ada kamu disini. kalau ga percaya video call aja.
"ya udah matiin dulu teleponnya.
tutt tuttt tutt
mereka pun melanjutkan mengobrol nya dengan video call.
"mama, mama kapan pulang ?
"iya sayang, nanti mama pulang ko.
"sekarang.
"sayang, mama disini kan lagi jengukin Tante kalian. besok lusa mama janji pulang deh.
"kenapa ga sekarang?
"sekarang, mama kan baru nyampe sayang. kalian sama papa dulu yaa.
kalian kan anak-anak yang pintar.
"ya udah deh, tapi mama janji pulang yaa besok lusa
"iya anak-anak mama sayang.
"ya udah nanti dilanjut yaa video callan nya dan semoga lekas sembuh.
"ya udah, mama baik baik yaa disana.
"iyaa sayang, bye ! mmmuuahhhh
"bye mama.
mereka pun menutup teleponnya.
"anak anak terlihat baik baik saja, ini pasti akal akalnya mas Danil biar aku cepet cepet pulang.
dasar over protektif banget.
"siapa nay ?
"biasa Bu anak anak.
"kenapa, mereka kangen yaa.
"terus ko kamu kaya gak khawatir
"bukan ga khawatir Bu, mereka kelihatan baik baik aja ko. itu pasti cuman akal akalannya mas Danil aja biar nay segera pulang.
"ya wajarlah dia kan suami kamu nay.
"tapi nay risih bu. mas Danil terlalu over protektif.
"ya mungkin dia bener bener cinta dan sayang sama kamu nay. harusnya kamu bersyukur.
"ahhhh, ibu belain mas Danil terus yang jadi anak nya siapa yang dibeliin siapa males ahh.
Nayla pun pergi dari apartemen menuju ke rumah sakit kembali.
"kamu mau kemana nay ?
"mau ke rumah sakit lagi! habisnya disini juga males ibu belain makhluk yang penuh dengan peraturan itu.
"nay pergi dulu yaa bu.
assalamualaikum.
waalaikumsallam.
tiba-tiba dijalan Nayla bertemu dengan perempuan rese yang ngaku ngaku mantan pacar Beno sewaktu SMA.
brakkkkk
mobil mereka bertabrakan.
"astaga ini orang ga bisa bawa mobil kali yaa.
"heh, keluar ga bisa nyetir kali yaa Lo.
Nayla pun keluar dari mobil.
"heh, biasa aja dong Lo. ga usah geprak geprak mobil gue.
"ehhh... kak Nayla yaa?
maaf kak, saya pikir siapa.
"udah marah marah ngaku ngaku kenal lagi.
"ini aku kak, mantannya adik Kakak Beno.
__ADS_1
"siapa ga pernah tau dan kenal juga.
"irly kak, virlya.
"udah lah terserah kmu mau irly kek irlu kek, gue buru buru.
"emang kak Nayla mau kemana ?
"bukan urusan Lo.
Nayla pun pergi dengan mobil rentalannya yang sedikit rusak bagian bemper depan nya.
"lebih baik gue ikutin.
irly pun mengikuti mobil Nayla.
dan Nayla pun tahu kalau dia sedang diikuti. langsung saja Nayla menancapkan gas.
"sial kak Nayla tahu lagi kalau gue ikutin. gue ga boleh ketinggalan jejak kak Nayla.
"sial, dia masih terus ngikutin.
mau dia apa sih.
Nayla pun semakin cepat menancapkan gas nya.
akhirnya dia pun sampai diparkiran rumah sakit.
"kak Nayla ke rumah sakit, siapa yang sakit ?
gue harus terus ikutin.
"hai Ben, gimana perkembangan jelita sekarang ?
"ehh kak Nayla, udah kesini lagi masih tetap sama kak belum ada perubahan.
"iya ben, habisnya kakak males diem di apartemen ibu malah belain terus kakak ipar mu.
"memang ibu bilang apa kak ?
"Yaa pokoknya bangga banggain orang super nyebelin itu Ben.
"lagian kakak sama suami sendiri kek gitu.
"habisnya dia terlalu over protektif Ben.
"mungkin itu bentuk kasih sayang dari suami kakak.
"tapi ga gitu juga kali Ben.
"ya udah deh terserah kakak aja.
"iya Ben, kamu udah makan ?
kamu ga mau pulang dulu ketemu ibu.
biar jelita, kakak yang jagain.
"ga usah kak, beno pengen disini aja jagain jelita.
"memang kamu ga cape Ben ?
"ngga ko kak.
beberapa menit kemudian irly ketahuan sedang menguping.
"siapa disitu ?
Beno berteriak.
"cepat keluar !
"e e e ini aku mas Beno, irly.
"sedang apa kamu disini ?
"aku sudah periksa penyakit aku ke dokter mas.
"memang kamu sakit apa ?
"cuman sakit biasa kok.
"lantas kenapa kamu seperti orang yang mengendap-endap.
"tidak aku tidak apa apa. aku hanya tidak sengaja mendengar percakapan kalian.
"dasar tukang nguping.
"Lo lagi lo lagi. nekat juga sampe ngikutin kesini.
Lo mau apa sih ?
"ohh jadi irly buntuti kakak ?
"iya Ben, perempuan ini ngikutin kakak dari tadi.
"kenapa kamu buntuti kak nayla ?
__ADS_1
"gpp aku cuman pengen tahu aja kak nayla mau pergi kemana. ternyata kak Nayla pergi ke rumah sakit untuk bertemu dengan mas beno.