
Nayla da ibu bergegas mencari taxi untuk menuju ke apartemen Beno terlebih dahulu, sebelum pergi kerumah sakit.
beno share lokasi kepada Nayla.
titttttttttttttt, pesan masuk
"kak, ini alamat apartemen Beno kamar Beno dilantai 24 yaa.
"oke, Ben. nanti kakak sama ibu nyusul ke rumah sakit, kita mau istirahat dulu sebentar.
"iya kak, tenang saja nanti kalau ada apa apa Beno kasih kabar.
"oke, Ben.
Nayla dan ibu pun sampai di apartemen Beno.
"wahhh, lumayan nyaman juga apartemen nya. bagus, rapih dan wangi juga.
"ohh iya, ibu mau minum apa nay buatin.
"ibu air putih aja nay.
"Yaa udah nay ambilin yaa.
"makasih yaa sayang.
"iya, sama sama Bu.
mereka pun rebahan di kasur karena mereka cukup lelah menempuh perjalanan 3jam dari Indonesia-hongkong.
"ibu tidur aja biar nay aja yang ke rumah sakit. kaya nya ibu capek banget Beno juga pasti ngertiin ko.
"gak nay, ibu gak cape kok ibu pengen nengok jelita menantu ibu. ibu kan belum pernah ketemu sama dia.
"Kan Sekarang juga ga bakalan bisa ketemu Bu, jelita lagi diruang icu.
"iyaa kamu benar juga.
"ya sudah ibu tunggu disini saja, kalau ada apa apa nay Langung ngabarin ibu.
"iya nay.
"Nayla mau mandi dulu terus siap siap ke rumah sakit ibu gpp kan kalau nay tinggal disini sendirian?
"iya gpp ko nay.
"kalau butuh apa apa tinggal ambil di lemari es, kayanya Beno punya banyak stok makanan.
"iya iya sudah sana mandi ! jangan khawatir ibu udah terbiasa sendiri.
"ahhhh... ibu ngomongnya kaya gitu sih.
"sudah ibu ga bakalan apa apa nay.
"ya udah nay mandi yaa.
Nayla pun masuk ke kamar mandi.
"wahhhh nyaman juga kamar mandinya bikin betah aja.
Nayla pun berendam di bet tub.
"wahhhhh bikin tambah nyaman aja ada air angeut nya juga.
beberapa jam kemudian Nayla baru keluar dari kamar mandi. ketika membuka pintu kamar mandi Nayla melihat pemandangan yang begitu indah. Ibunya sedang tertidur lelap karena kecapean.
"kasian, ibu pasti kecapean.
Nayla pun bergegas memakai baju dan kemudian pergi ke rumah sakit.
"maafin Nayla yaa bu, ga pamit sama ibu dulu soalnya Nayla ga tega bangunin ibu.
Nayla pun berangkat ke rumah sakit dengan taxi.
__ADS_1
"Ben, kakak mau ke rumah sakit sekarang. ini kakak lagi dijalan.
Nayla mengirim pesan kepada Beno.
titttttttttttttt, pesan masuk dari kak nayla
"ohh oke kak, hati hati dijalannya. ibu ikut?
titttttttttttttt, pesan masuk dari beno
"iya Ben, ibu ga ikut kasian ibu kecapean. jadi ibu suruh tunggu di apartemen aja.
titttttttttttttt, pesan masuk (kak Nayla).
"ohhh ya sudah tidak apa apa.
beberapa menit kemudian Nayla pun sampai dirumah sakit dan segera menghampiri Beno
"Beno dimana yaa..
"coba aku tanya ke resepsionis.
"permisi! disini ada pasien atas nama jelita ?
"ohh sebentar Bu, saya cek dulu!
"baik silahkan !
"kebetulan pasien atas nama jelita baru saja kemarin masuk karena mengalami pendarahan yang cukup hebat. pasien tersebut sekarang masih ditangani oleh dokter dan para perawat di ruang ICU Bu.
"ohhh baik terima kasih. kalau begitu bisa tunjukkan disebelah mana ruangannya.
"baik, ibu lurus saja dari sini lalu belok ke kiri paling pojok itulah ruang ICU nya.
"baik, kalau begitu terimakasih banyak sus.
"iya sama sama Bu.
Nayla pun segera berjalan menuju ruang ICU dan dipojok sana Nayla melihat seorang laki laki sedang duduk dengan gelisah.
"assalamualaikum?
"waalaikumsallam.
"ehh kak Nayla.
sambil memeluk erat kakaknya dan terisak-isak.
"cup cup cup, yang sabar ya kamu.
kamu harus kuat demi jelita.
"I i iya kak, makasih ya kak udah nyempetin datang kesini.
"iyaa Ben, kakak sama ibu khawatir dengan keadaan jelita. terus sekarang bagaimana perkembangan nya ?
"gak tau kak, dokter belum juga keluar.
"sabar dokter pasti memberikan yang terbaik untuk pasien nya.
dan selang beberapa menit dokter pun keluar dari ruang operasi.
"dok, bagaimana keadaan istri saya ?
"tenang yaa pak, istri bapak sudah saya tangani dengan semaksimal mungkin tapi mohon maaf janin yang ada dalam kandungan ibu jelita tidak bisa kami selamatkan. karena kami harus memilih salah satu siapa yang harus kami selamatkan.
"kenapa dokter tidak menyelamatkan mereka berdua dok?
"jika hal itu bisa terjadi mungkin sudah kami lakukan pak. tapi apa daya kami hanya sebagai perantara penolong istiri bapak, selebihnya Tuhan yang menentukan segalanya. sekali kami mohon maaf pak.
dan kami harap bapak tetap kuat dan bersabar.
"sabar ya Ben.
__ADS_1
sambil mengelus ngelus pundak Beno.
"aku sudah gagal menjadi seorang ayah dan suami kak.
"jangan ngomong kaya gitu yang terpenting sekarang jelita sudah selamat dan suatu hari nanti jelita pasti bisa hamil lagi.
"ngga kak, aku yang salah ga bisa jagain mereka.
"sudah tidak baik berlarut-larut dalam kesedihan. mendingan kamu masuk kedalam dan lihat keadaan istri mu. dia sangat butuh semangat dari orang yang paling dia sayang.
"baiklah, kak.
Beno pun masuk ke ruang ICU, dimana didalam ruangan ICU tersebut jelita masih tidak sadarkan diri.
"maafkan mas, sayang. mas gak bisa jaga kalian dengan baik. maafkan mas sekali sayang, calon anak kita sekarang udah gak ada.
sambil menitikkan air mata.
"bangun lah sayang, mas gak mau kehilangan kamu juga.
sambil menggenggam erat tangan jelita.
jari jari tangan jelita pun bergerak dan perlahan matanya terbuka.
"mmmmm, mas Beno apa ini mas Beno.
"sayang, kamu udah bangun syukurlah.
Beno pun bergegas memanggil dokter.
"dok, dok istri saya sudah sadarkan diri.
"baik, tunggu sebentar saya cek keadaannya terlebih dahulu.
"silahkan dok.
"alhmdullilah, untungnya ibu jelita orang yang sangat kuat dan memiliki semangat yang tinggi untuk bisa sembuh.
"jadi istri saya sudah baik baik saja dok.
"iya pak, bapak perlu khawatir istri bapak sudah baik baik saja dan bisa langsung kita pindahkan ke ruang rawat inap.
"alhmdullilah.
Beno dan nayla mengucap hamdallah.
"sekarang kita kasih tau ibu sama Dinda.
"iya benar kak, biar Beno yang telpon kak Dinda dan kakak pulang temui ibu di apartemen.
"baiklah kalau begitu.
kakak pulang dulu yaa Ben.
"iya kak, hati hati dijalan.
"iya Beno.
Nayla pun pulang dengan taxi menuju apartemen.
ditengah perjalanan suaminya menelpon.
"sayang kapan kamu pulang ke Indonesia?
"baru juga nyampe mas. udah ditanyain kapan pulang aja.
"mas kan cuman nanya nay.
"paling 2-3 harian lagi mas, gpp kan ?
"ya sudah baik baik disana.
"iya mas.
__ADS_1
Nayla pun terkadang merasa kesal dengan sikap suaminya yang terlalu posesif pada dirinya.