System Anime Terkuat

System Anime Terkuat
chapter 12


__ADS_3

Awal nya itachi dan sun fei bingung di bawa keluar gerbang kota menuju tepi hutan namun itachi percaya kepada mou su,setelah berjalan 1jam itachi terpana dengan sebuah tembok besar berwarna putih dan gerbang berwarna emas.


Mou su membuka gerbang dan masuk di ikuti itachi dan sun fei.


Sun fei dan itachi sekali lagi terpana melihat pemandangan indah di sekitar mansion yang terdapat sebuah danau kecil yang sangat cantik dan taman yang luas sedangkan mansion tingkat 2 berwarna putih bersih.


"Tuan kita sudah sampai ini kuncinya." ucap mou su memberi kunci dan pergi tergesa-gesa.


[MISI TELAH DI AKTIFKAN]


-Misi:selamatkan jiwa yang terkubur di dalam pohon


-waktu:2 hari


-hadiah:bisa menciptakan apa saja yang di pikirkan


-hadiah dari system 2 jutan poin tukar,pulau terbang


-hukuman:kekuatan tuan turun 2 tingkat


Itachi yang melihat misi itu tersenyum puas dengan hadiah nya.


"Apa itu pulau terbang?" tanya itachi dalam pikiran nya.


[Pulau terbang adalah pulau melayang yang dapat membawa mahkluk hidup apa pun,bisa menampung 5 juta penduduk kelebihan nya adalah terdapat sebuah penghalang yang kuat bahkan dewa tidak dapat melihat pulau tersebut apa lagi menghancurkannya.] balas system

__ADS_1


Itachi yang mendengar itu sangat bahagia dan tersenyum.


Sun fei yang melihat itachi tersenyum agak takut "apa kaka di rasuki hantu." pikir sun fei


Itachi tersadar dari lamunan nya dan berkata"ayo masuk."


Itachi membuka pintu mansion itu,setelah masuk kesan pertama mereka adalah megah,mereka berdua berjalan masuk dan langsung di hadapkan dengan ruang tamu yang sangat besar,kursi-kursi berjejer dengan rapi mengelilingi sebuah meja persegi panjang terbuat dari kaca.


"Kamu pilih lah kamar sesuka hati,kaka akan keliling terlebih dahulu" ucap itachi yang di balas anggukan sun fei.


Di pinggir danau ada satu batang pohon dengan daun berwana hitam pekat.itachi mendekat,terdapat sebuah lubang kecil seukuran kepala orang dewasa berwarna hitam dan terdengar suara wanita dari dalam lubang.


Tolong beri makan aku!


Tolong beri makan aku!


Itachi mengkerutkan kening nya dan bertanya kepada system"kenapa jiwa ini ingin di beri makan?"


[Saya akan jelaslan.dahulu kala pada zaman kuno ada seorang pendeta wanita yang sangat mencintai makanan,karena kerakusannya itu akhirnya ia di usir dari kuil tempat ia bekerja dan akhirnya meninggal,sebuah pohon lalu tumbuh di atas mayatnya,dendam dan juga kekuatan nya masih tersimpan di dalam pohon itu] system menjelaskan panjang lebar


"Ho,berarti aku hanya memberi makan jiwa tersebut." itachi mengerti dengan penjelasan system.dia pergi ke pasar dan membeli 10 karung roti


Sesampai di bawah pohon dia memberi satu karung roti ke dalam lubang yang seketika menghilang.


"Beri aku lagi!"

__ADS_1


"Beri aku lagi!"


"Roti ini sangat enak!"


Ucap suara perempuan dari dalam lubang.


Itachi yang mendengar suara itu berkata pelan sambil menghela nafas"aku akan gila kalo seprti ini terus."


itachi memberi 9 karung roti yang tersisa satu persatu ke dalam lubang.


"Terima kasih,terima kasih,kamu sunggu orang yang baik,aku akan memberi mu kekuatan ku." ucap suara itu,tiba-tiba cahaya terang keluar dari dalam lubang lalu masuk ke tubuh itachi.


[SELAMAT TUAN TELAH MENYELESAIKAN MISI MENDAPATKAN KEKUATAN DARI PENDETA SUCI,PULAU TERBANG DAN 2 JUTA POIN TUKAR SEKARANG TUAN MEMILIKI 3 JUTA POIN TUKAR]


itachi tidak mendengarkan notif dari system dia masih melamun atas kejadian tadi tubuh nya bersinar terang dan terasa hangat.


Itachi tersadar lalu masuk ke dalam mansion karna hari sudah mulai gelap.


dia menyiapkan makanan di meja makan yang di beli dari system


"Sun fei ayo makan." teriak itachi


"Iya kaka." Balas sun fei berjalan turun dari lantai dua.


"Apa kamar nya bagus?" tanya itachi sambil makan

__ADS_1


"Sangat bagus kak!,dan kamar nya sunggu besar." Ucap sun fei dengan nada bahagia yang di balas dengan anggukan itachi.mereka berdua bercanda sambil makan,setelah makan mereka pergi tidur di kamar masing-masing.


__ADS_2