
2 jam berlalu kini sun fei telah berhasil menguasai setengah dari kekuatan pedang elemen esnya
"Huff...huff...pedang ini sangat hebat" ucap sun fei kelelahan. Sun fei mencari tempat duduk untuk menyetabilkan aliran Qi-nya
Setelah beberapa menit Qi dalam tubuh sun fei mulai melonjak naik. "Qi ku setara dengan ranah raja, kalau begini sun fei tidak akan kalah" pikir sun fei dengan senang
Sun fei ingin memberitau kakanya bahwa ia telah menguasa senjata pemberianya "pasti kaka akan memujiku" pikirnya, ia mulai berlari dengan senang menuju tempat itachi
Sun fei melihat kakanya sedang bersantai di taman samping istana, ia mulai berjalan menuju itachi "kaka lihat aku sudah bisa menguasai setengah dari kekuatan senjata ini"
Itachi yang mendengar ucapan sun fei mulai membuka matanya. Itachi mengarahkan pandangannya ke sun fei
Dia melihat sun fei telah mengeluarkan satu sayap es di punggunya "apa karena sun fei mempunyai darah dewa phoenix, ia bisa menguasai pedang itu dengan cepat" pikir itachi sedikit heran
Itachi tidak memikirkanya lagi, ia sunggu senang bahwa adiknya berkembang dengan cepat. "Tidak salah kamu menjadi adik dari sang penguasa" ucap itachi sedikit sombong
Sun fei menonaktifkan kekuatan pedangnya "hmphh, penguasa apanya. Seorang penguasa tidak pernah kalah" ucap sun fei meledek
"Masih calon belum menjadi penguasa sesungguhnya" balas itachi dengam tertawa janggung
"Ya ya, sun fei akan menjadi lebih kuat juga, agar sun fei bisa melindungi kaka" ucap sun fei dengan penuh tekat
Itachi hanya tersenyum mendengar kata adiknya ini "baiklah, lebih baik kamu istirahat terlebih dahulu, pasti kamu lelah setelah berlatih cukup lama" ucap itachi
"Kaka benar, menguasai senjata ini sunggu susah. Kalau begitu sun fei pergi dulu" balas sun fei melambaikan tanganya lalu masuk ke istana
Itachi hanya mengangguk kecil. Ia kembali menutup matanya lagi untuk merasakan ketenanganya kembali
Setelah hening beberapa saat itachi mendengar perempuan berbicara di sebelahnya "apa kamu melupakan ku"
__ADS_1
Itachi membuka matanya ia melihat perempuan yang di kenalnya "ternyata kamu wuyan" balas itachi lalu menutup matanya lagi
Qin wuyan merasa kesal karena dirinya di abaikan "cihh..dasar pria. Aku tidak mengira kamu mempunyai kerajaan yang cukup besar ini" ucap wuyan
"Apa kamu suka dengan kerajaan ini?" Tanya itachi kepada qin wuyan, ia masih menutup matanya
"Bisa di bilang begitu. Kerajaan ini cukup makmur dan kaya raya" balas wuyan ia mulai duduk di kursi yang ada di samping itachi
Itachi tidak menanggapi ucapan wuyan, ia masih menutup matanya. Wuyan ingin membicarak tentang keluarga itachi dan asal usulnya "apa aku boleh bertanya?" Ucap qin wuyan sambil melihat wajah itachi
Itachi membuka matanya dan manatap mata wuyan. Ia merasa heran dengan pertanyaan yang di ajukan kepadanya "tanya saja aku akan menjawab" balas itachi
"Apa kamu hanya mempunyai adik perempuan dan lagi adikmu sangat berbeda dengan dirimu" ucap wuyan tanpa ragu
"Dia adalah adik angkatku. Aku menemukanya di sebuah desa kecil yang berada di tengah hutan" balas itachi
Qin wuyan mulai berpikir. Kenapa pria ini hanya mempunyai adik angkat apa dia tidak mempunyai keluarga lainya
"Para pelayan yang setia kepadaku akan aku anggap sebagai keluarga sendiri" balas itachi dengan ringan, itachi tidak merasa terganggu dengan ucapan wuyan
Wuyan merasa kesal dengan jawab itachi yang di lontarkan kepadanya "bukan itu maksudku" balas wuyan sambil mengeluarkan auranya
Itachi tidak merasa terganggu dengan aura yang di keluarkan wuyan karena kultivasi wuyan tidak sekuat dulu "tenang lah aku hanya bercanda tidak perlu seserius itu. Aku hanya memiliki seorang adik laki" jawab itachi dengan ringan. Itachi menutup matanya lagi
Qin wuyan terkejut dengan ucapan itachi "kemana seluruh keluarganya?" "kenapa dia hanya memiliki seorang adik?" "Aku tidak pernah melihat adik laki lakinya, kemana dia?" Berbagai pertanyaan muncul di pikirin wuyan. Ia mulai bertanya lagi dengan hati hati
"Apa aku boleh tau kemana seluruh keluargamu dan adikmu?" Itachi tidak terganggu dengan pertanyaan wuyan. Itachi membuka matanya kembali dan menjawab
"Kamu akan tau sendiri. Sekarang belum saatnya kamu mengetahui tentang dirimu"
__ADS_1
"Cih sok misterius" balas wuyan dengan kesal. Wuyan melupakan percakapan tadi, ia berpikir itachi memiliki masalalu yang kelam
Wuyan mencoba mengalihkan pembucaraan ke arah lain. Mereka berdua berbicara cukup lama, sampai hari mulai gelap
"Sudah mulai malam, apa kamu ingin makan?" Tanya itachi kepada wuyan
"Apa kamu bisa memasak?" Jawan wuyan dengan nada mengejek. Itachi hanya tersenyum lalu berdiri meninggalkan wuyan di taman
"Tunggu, aku tidak bermaksud mengejek mu, jika kau tidak bisa masak maka bisa menyuruh para pelayanmu" balas wuyan sambil mengejar itachi yang meninggalkanya
"Siapa bilang aku tidak bisa masak" ucap itachi masih berjalan dengan santai "apa kamu serius?" Jawab wuyan ragu
"Tentu saja, kamu tunggu saja di meja makan, aku akan masak" balas itachi. "Pelayan tolong panggilkan sun fei untuk makan malam" ucap itachi yang melihat pelayan yang berada di dekatnya. Pelayan itu hanya membungkung hormat lalu pergi
Wuyan duduk di meja makan sedangkan itachi berjalan menuju dapur, ia ingin membuat makanan di dunianya dulu seperti burger, pizza dan lainya
Setelah selesai masak ia menghidangkan makanan di meja makan. di sana telah terdapat dua wanita yaitu sun fei dan qin wuyan "makanan telah siap" ucap itachi yang menghentikan pembicaraan mereka berdua
"Kaka aku tidak pernah melihat makan ini" ucap sun fei sambil melihat makanan yang ada di meja. Qin wuyan hanya mengangguk setuju, ia juga belum pernah melihat makanan seperti ini
"Kalian coba saja. Pasti kalian akan menyukainya" balas itachi. Sun fei dan qin wuyan mencoba 1 potong pizza. Mereka mengambil dengan ragu ragu
Setelah memakan satu gigitan mata mereka seperi keluar bintang bintang "ini makanan terenak yang pernah ku makan" ucap wuyan lalu ia mengambil 2 potong pizza di kedua tangannya megang satu, sedangkan sun fei tidak berkata kata ia hanya melahap makanan yang ada di depanya
Itachi tersenyum senang. Karena skill memasaknya meningkat lagi. Mereka bertiga makan dengan lahap tanpa ada pembicaraan sedikitpun
Kini mereka bertiga telah selesai makan setelah beberapa menit " apa kamu akan tinggal di kamar atau dalam cincin?" Tanya itachi kepada qin wuyan
"Aku akan tinggal di dalam cincin saja" balas qin wuyan lalu menghilang masuk kedalam cincin
__ADS_1
"Baiklah ayo kita istirahat juga" ajak itachi kepada sun fei. Sun fei hanya mengangguk dan mengikuti itachi menuju kamarnya