
Lalu setelah menerima notifikasi tentang keberadaan dari peta harta 9 phoenix di sebuah toko yang ia lewati.
Lu Siaonian pun beranjak ke toko yang di maksud oleh System, saat ia memasuki toko yang ternyata adalah toko barang antik. Lu Siaonian pun melangkahkan kaki mencari keberadaan peta harta yang legendaris tersebut.
Lalu setelah mencari sekian lama, akhirnya Lu Siaonian pun menemukan sebuah kertas usang yang berada di dalam botol.
Lu Siaonian yakin kalau itu adalah peta harta 9 phoenix karena notifikasi dari System yang menyatakan kalau itu adalah peta tersebut.
Lalu Lu Siaonian pun mengambil peta yang terbungkus botol tersebut lalu menghampiri nenek tua penjaga toko barang antik.
"Nek, aku ingin membeli ini. Berapa ya nenek?" Tanya Lu Siaonian kepada nenek tua penjaga toko itu yang sedang menanyakan harga barang yang sangat berharga itu.
"Kenapa kau mau membeli barang itu, aku sama sekali tak bisa membuka botol itu bahkan juga memecahkannya untuk mengambil kertas itu" Ucap nenek tua itu kepada Lu Siaonian.
"Nenek, aku ingin saja membeli ini. Sebagai pajangan saja" Ucap Lu Siaonian berbohong kepada nenek tua tersebut.
__ADS_1
Lu Siaonian berbohong karena tak mungkin ia memberi tau nenek tua itu kalau kertas usang yang berada di dalam botol tersebut adalah peta 9 harta phoenix.
"Baiklah kalau begitu, harga botol dan kertas yang di dalam nya adalah 25 koin perak" Ucap nenek tua itu yang langsung diberi oleh Lu Siaonian 1 keping emas.
"Tapi, ini terlalu banyak" Ucap nenek tua itu berusaha mengembalikan 1 koin emas itu kepada Lu Siaonian.
"Sudah nek, ambil saja" Ucap Lu Siaonian lalu pergi meninggalkan toko barang antik tersebut dan menolak koin emas milik nenek itu.
Lalu saat Lu Siaonian keluar dari toko barang antik tersebut.
Sedangkan Lu Siaonian menaruh botol yang di dalam nya ada peta 9 harta phoenix di ruang dimensi milik nya.
Hal tersebut ia lakukan karena ia harus berurusan dengan ke-5 bandit yang selama ini mengikuti nya.
Lalu Lu Siaonian pun menggiring para bandit-bandit itu yang merupakan 2 laki-laki dengan Ranah manusia tingkat 8 dan 3 laki-laki dengan Ranah bumi tingkat 2 ke gang sepi tempat pertama Lu Siaonian datang.
__ADS_1
Mereka berasal dari gedung pembunuh bayaran serigala hitam mengikuti Lu Siaonian karena melihat Lu Siaonian menggunakan jimat teleportasi.
Mereka berniat ingin mengambil jimat yang legendaris itu karena merasa kalau Lu Siaonian itu bukan kultivator karena tidak ada aura kultivasi dari dirinya.
Di dunia ini tuh gak ada artefak yang bisa menghilangkan aura kultivasi seseorang, maka nya mereka berpikir seperti itu.
Lalu saat sampai di gang sepi tersebut, nampak Lu Siaonian berbalik dan menghadap ke-5 bandit yang secara terang-terangan membuntuti Lu Siaonian.
"Waktunya untuk membunuh anjing pengganggu" Ucap Lu Siaonian.
"Beraninya kau menyebut kami anjing penggangu, cepat serahkan jimat teleportasi yang kau punya. Kalau tidak aku akan gunakan kekerasan" Ucap seorang bandit yang berada di ranah bumi tingkat 2.
+Like
+Komentar
__ADS_1
+Dan tetap setia ya, baca novel ku ini.