
Lalu pertandingan kekuatan pun di mulai.
Nampak Yu Rianda memegang cambuk nya dan bersiap akan meracuni Lu Siaonian, di cambuk nya ada racun yang akan menghempaskan udara beracun tak berbau sesuai kemauan nya.
Lu Siaonian yang sudah mengetahui rencana dari Yu Rianda dengan mata buddha nya pun memakai senjata kipas dewi bulan untuk membalik racun dari Yu Rianda kepada nya.
Dan..
"Pertandingan di mulai... " Ucap sang pelayan yang menjadi pembawa acara memuali pertarungan antara Lu Siaonian Vs Yu Rianda.
Lalu dengan senyum licik nya Yu Rianda berusaha menyerang Lu Siaonian dengan satu tebasan cambuk, dan..
"Aaakkhh" Teriakan kesakitan dari Yu Rianda karena terkena serangan cambuk serta racun nya sendiri.
Hal itu membuat semua orang yang melihat nya terkejut, nampak senyum yang mendominasi terukir di bibir Lu Siaonian.
Dengan satu tebasan cambuk Yu Rianda ingin membuat lumpuh Lu Siaonian dan dengan sekali gerakan kipas membuat Yu Rianda mengalami luka di dada nya dan ia pun juga terkena racun milik nya sendiri.
...'SENJATA MAKAN TUAN'...
__ADS_1
Itu lah tiga kata yang menggambarkan kondisi dari Yu Rianda. Ia terduduk lemas di podium dan menahan rasa sakit di sekujur tubuh nya.
Lalu Yu Rianda pun meminum pil penawar racun milik nya dan juga pil luka dalam dan pil luka dalam.
Dan dalam hitungan menit Yu Rianda akan segera pulih, namun Lu Siaonian tak ingin itu terjadi dan ia pun dengan sekali tebasan kipas membuat Yu Rianda terbang ke pohon lalu pingsan.
Yu Rianda nampak sangat menyedihkan dari atas pohon, lalu Lu Siaonian pun mengambil hadiah nya dan bergegas pergi bersama dengan Ming Niala.
Lalu sesampainya di depan kamar mereka masing-masing.
"Kau sangat hebat Lu Siaonian, membuat Yu Rianda menjadi seperti itu. Hahahahahaha" Ucap Ming Niala sembari mengingat kondisi tragis dari Yu Rianda dari atas pohon.
Lalu Ming Niala yang melihat itu pun menelan ludah nya kasar.
"Yasudah lah Lu Siaonian, aku mau mandi saja lalu berlatih dan nanti kalau ada masalah karena kau membuat Yu Rianda cacat maka aku akan membantu mu" Ucap Ming Niala lalu pergi menuju ke dalam kamar nya.
Lalu Lu Siaonian pun juga menuju ke dalam kamar nya dan merebahkan diri nya di kasur.
"Huh, hari yang menyenangkan. Oh iya.. " Ucap Lu Siaonian lalu teringat akan harta berharga yang ia punya.
__ADS_1
Lu Siaonian pun mengambil peta harta 9 phoenix yang berada di dalam ruang dimensi milik nya.
" System, tolong buka botol ini!" Perintah Lu Siaonian kepada System, lalu System pun membuat botol itu terbuka dan peta 9 harta phoenix pun berada di tangan Lu Siaonian.
"Terima kasih System, dengan ini aku akan mendapatkan koleksi baru" Ucap Lu Siaonian lalu tersenyum penuh arti.
*•*
Dari Author..... Penting!!!!!!!!!!
Baiklah, season satu dari System dewi perang telah berakhir dan akan berlanjur ke System dewi perang 2.
Untuk System dewi perang 2 kalian tinggal klik profil saya lalu kalian cari deh karya saya yang berjudul System dewi perang 2.
*•*
Author
Terima kasih karena telah membaca Novel ini dan baca juga ya Novel lain dari saya.
__ADS_1
Dan mohon untuk di like, Rate bintang 5 dan tulis komentar kalau ada saran (dengan menggunakan kata kata yang bermoral).