
Tok.. tok.. tok..tok
Ketukan berulang terdengar membuat orang yang sedang beristirahat dirumah terbangun.
"Ada apa sih, pagi pagi udah diganggu aja" gerutu Buggy.
Ia pun bangun dan melihat Arshia sedang berbicara dengan pria di depan pintu, beberapa saat kemudian pria itu pamit dan Arshia mendekati Buggy.
"Ada apa? " tanya Buggy.
"Angkatan laut, mereka datang dan membuat masalah"
'Mungkinkah si kapten tikus itu? '
Ada kelompok angkatan laut yang dipimpin oleh Marinir Ras bulu, yang bekerja sama dengan kelompok bajak laut manusia ikan untuk memeras desa cocosyashi. Mereka adalah contoh sempurna dari angkatan laut kecil yang korup.
"Warga desa meminta kita agar bersembunyi untuk sementara" ujar Arshia.
"Kalau begitu tunggu saja" setelah berkata seperti itu Buggy kembali ke kamarnya.
Ketika sampai di kamarnya, ia mengambil kertas dan pena lalu menulis sesuatu di sana.
**************
"Angkatan laut telah tiba!! " teriak seorang warga.
"Apa mau mereka? mereka selalu datang terlambat dan tidak pernah datang membantu membereskan para bajak laut itu" timpal pria lain.
"Benar, mereka hanya mengambil uang lalu pergi begitu saja" sahut wanita paruh baya.
Para warga cocoyashi melihat kedatangan angkatan laut dengan tatapan bermusuhan.
Saat para angkatan laut akan memasuki desa, apa yang menyambut mereka adalah kerumunan massa. Dan yang hal yang mencengangkan adalah beberapa kepala yang tidak asing bagi mereka telah tergantung di pagar desa.
"A.a.a.a apa itu? " seorang angkatan laut tergagap saat menunjuk kepala seorang bajak laut manusia ikan.
"Kepala Arlong? " saat ini bahkan kapten tikus pun sangat terkejut.
Mengingat fakta bahwa kelompok bajak laut manusia ikan adalah kelompok bajak laut terkuat di East blue, tidak pernah dibayangkan oleh mereka bahwa kelompok itu akan benar-benar musnah seperti ini.
"Si.. siapa yang melakukannya? " tanya si kapten tikus.
'mungkinkah markas besar? ' fikirnya.
"Ouh... ada kelompok kecil bajak laut, mereka dari grand line." ucap pria paruh baya.
__ADS_1
"Benar, kapten mereka mengalahkan seluruh bajak laut arlong dengan mudah bahkan tanpa meneteskan keringat sedikitpun" ucap Ibu ibu dengan ekspresi kagum yang dilebih-lebihkan.
"Ouh ya, kalian para angkatan laut harus mengurus mereka. Karena bisa mengalahkan arlong dengan mudah maka ancaman mereka pasti lebih besar" sahut yang lain.
"Benar, mereka saat ini sedang beristirahat dirumah bagian pojok desa" sahut pria lain.
Saat ini para warga menatap angkatan laut seperti menonton lelucon, bagaimana angkatan laut kecil yang korup seperti mereka yang takut pada arlong bisa berani melawan kapten Buggy?
Mereka ingin memberi pelajaran pada orang-orang yang suka menyusahkan para penduduk kali ini dengan memanfaatkan keberadaan kelompok Buggy.
"Omong kosong! kami sedang sibuk memburu kelompok bajak laut besar yang juga berasal dari grand Line. mereka baru saja mencuri barang berharga milik pemerintah dunia, dan kami tidak memiliki waktu lain untuk mengurus kelompok kecil itu" ujar kapten tikus.
' Bagaimana bisa aku menangkap seseorang yang bahkan bisa membunuh Arlong dengan mudah? lebih baik aku pergi secepatnya dari sini, jika tidak mungkin aku akan bernasib sama dengan kelompok Arlong' fikirnya.
"Maksudmu bajak laut rambut merah? " tanya seseorang.
"Aku dengar sebelumnya, mereka juga memiliki hubungan dengan kelompok kapten buggy kan? " lanjut pria itu sambil menoleh pada seseorang disampingnya.
"Benar, kalian bisa memperoleh informasi penting jika berhasil menangkap mereka dulu " ujar pria itu.
'hmmm.. jika informasi ini benar maka aku mungkin bisa mendapat kredit besar, dan bahkan kenaikan pangkat?mereka mungkin tahu keberadaan kelompok rambut merah' fikir si tikus.
"Seberapa yakin kau dengan kebenaran informasi itu? " dengan mata menyipit sangat kapten bertanya.
"Kalau begitu kalian harus memastikan agar mereka tidak meninggalkan pulau ini, aku akan mengirim informasi ini ke markas pusat. "
"Kalian tidak akan menangkap mereka sekarang? "
"Tentu tidak, aku ingin memanfaatkan keberadaan mereka untuk menjebak bajak laut rambut merah, ini benar-benar membunuh dua burung dengan satu batu, hahahaha"
Para warga pun saling melirik, dan mulai merasa khawatir.Niat awal mereka hanya ingin agar si tikus bajingan itu berkonflik dengan bajak laut buggy. Sehingga dengan bantuan mereka, para warga bisa membalas perlakuan yang mereka terima selama ini.
Namun siapa sangka, bahwa rencana mereka justru mungkin akan merugikan pahlawan yang telah menyelamatkan mereka.Dan pada saat ini mereka mendengar suara kapten tikus lagi.
"Dan juga..... jika informasi yang kalian sampaikan atau jika para bajak laut itu kabur, maka kalian akan aku jebloskan ke dalam penjara atas tuduhan bekerja sama dengan bajak laut dan menipu angkatan laut! " teriak kapten tikus itu.
Para warga yang mendengar itu pun tercengang, kacau.... itu lah apa yang ada dalam fikiran mereka.
"Baiklah, ayo kembali ke markas dulu" perintah kapten pada anak buahnya.
Para angkatan laut pun mundur secara teratur menuju pelabuhan, dimana kapal mereka berada.
Penduduk yang melihat kepergian angkatan laut pun panik dan mulai diskusi diantara mereka.Sementara itu, seorang gadis kecil berambut biru meninggalkan kerumunan tanpa disadari oleh siapapun.
Gadis itu pergi ke arah pojok desa, tepatnya rumah yang ditinggali kelompok buggy.
__ADS_1
Tok.. tok.. tok...
Suara ketukan cepat dan keras terdengar diseluruh rumah.
**********
"Begitulah yang terjadi" kata Nojiko pada Buggy yang sedang duduk didepannya.
Buggy terdiam dan mulai merenungkan langkah berikutnya yang perlu diambil.
"Aku tahu, semua itu adalah tanggung jawab mereka, jadi apapun yang terjadi tidak akan ada yang menyalahkan kalian" ucap Nojiko lagi.
"Omong-omong, dimana dia orang itu? " tanya Nojiko tiba-tiba.
"Hahahaha, kami adalah bajak laut, dan apa yang mereka lakukan tidak akan mempengaruhi kami. Dan aku memiliki rencana sendiri, kedua orang itu ku kirim kesuatu tempat untuk melakukan beberapa tugas" ujar Buggy sambil melirik sebuah catatan di atas meja.
**********
Di laut yang luas, diatas kapal kecil angkatan laut.
"Ayo percepat kapal, kita harus memberi laporan penting ke markas" ujar si kapten.
'Heeeeh... kenapa aku selalu meninggalkan siput komunikasi dimarkas' tikus itu menghela nafas atas kecerobohannya.
Pada saat ini, seorang angkatan laut datang menghadap dan melapor.
"Lapor, markas telah terlihat. Menurut perkiraan, dengan kecepatan penuh kita bisa sampai dalam 20 menit" ujar pria itu.
"Bagus" Kapten mengangguk pada anak buahnya dan mulai menyeret kursi santai lalu merebahkan tubuh berbulu nya.
Namun, sebelum pantat penuh bulu itu menyentuh kursi, sebuah guncangan besar terdengar dari pulau tempat markas cabang mereka.
"Apa itu? " kapten tikus yang baru akan duduk sontak berdiri lagi sambil melihat ke arah pulau.
Sebuah bayangan besar berbentuk ular dengan ukuran sangat besar menghancurkan seluruh pulau.Dan saking besarnya, kepala ular itu berjarak beberapa ratus meter dari kapal namun cukup untuk membuat semua orang yang melihat menjadi tercengang.
Seluruh kru ketakutan, bahkan kapal pun berhenti dan tidak berani mundur karena perhatian ular itu saat ini sedang tertuju pada mereka.
"Kapten, diatas kepala ular itu sepertinya ada seseorang" ucap salah satu kru kapal pada kaptennya sembari memberikan sebuah teropong.
Dengan tangan gemetar, ia mengambil teropong itu untuk memastikan berita itu. Dengan sedikit kesulitan ia melihat ke atas kepala ular itu, selain karena ukuran kepala yang begitu besar dan cahaya matahari yang menyilaukan, sosok seseorang yang berdiri diatas kepala ular besar itupun terlihat.
"I... ini.... " sang kapten sangat gugup dan takut.
'Bagaimana bisa? aku baru saja berbahagia atas kemungkinan promosi setelah mengirim laporan tentang kelompok bajak laut itu, kenapa tiba-tiba muncul seseorang dengan monster besar? ' fikir kapten tikus itu.
__ADS_1