
Pada saat ini, kedua orang itu saling bertatapan, mengunci wajah dengan tatapan yang dalam.
"Huh,Dosa? Kesalahan? Dimataku apa yang kau lakukan bukanlah apa apa. Di laut ini, tidak terhitung orang mati dengan banyak cara keji, dan kau layaknya gadis kecil polos tanpa dosa jika dibandingkan dengan orang-orang itu" ujar Buggy.
Melihat wajah bimbang gadis itu, Buggy lanjut berkata.....
"Ikutlah denganku, kau bisa melihat sendiri kegelapan dunia ini, dan kau akan sadar betapa polos dan menyedihkannya dirimu. Kau tidak perlu khawatir, aku akan menjaga dan melatih mu hingga menjadi yang terkuat dan kau.... "
"Kenapa? "
"Eh? " Buggy terkejut mendengar sahutan gadis itu.
"Kenapa harus menjadi yang terkuat? " tanya Gadis itu.
"Kau bisa membantu orang lain agar tidak ada lagi orang yang mengalami penderitaan seperti yang kau alami" ujar Buggy.
"Kenapa aku harus membantu orang lain, sedangkan ketika aku menderita tak ada siapapun yang membantu" gadis itu langsung cemberut.
"Justru karena itu, kau bisa menjadi lentera yang menerangi kegelapan dunia ini dimasa depan. Kau akan dihargai oleh semua orang, meski jalanmu tidak akan mulus namun hasil yang kau capai tidak akan mengecewakan mu" ujar Buggy.
"Jika saja waktu itu, seseorang datang menolongmu dan melepasmu dari rasa sakit itu, bagaimana perasaanmu? Tidakkah kau ingin menghapus rasa sakit orang lain? ketika tidak ada pahlawan yang membantumu, maka kau bisa menjadi pahlawan itu sendiri" Buggy tersenyum dan merasa kata katanya cukup keren, mungkin gadis didepannya akan terbujuk karena itu.
"Tidak tertarik,menjadi pahlawan demi rasa terimakasih orang lain tidak terdengar menyenangkan untuk ku" Namun apa yang Buggy dengar hampir membuat ia tersedak.
'Setelah aku bicara panjang lebar masih belum cukup? Eh sepertinya aku memang tidak pandai ceramah no jutsu, jadi lupakan saja' pikir Buggy.
"Jadi? apa yang akan kau lakukan setelah ini? " tidak melanjutkan topik sebelumnya, Buggy menanyakan hali lain.
"Yaaah..... meski menjadi pahlawan terdengar membosankan tapi menjadi yang terkuat didunia sepertinya keren. Tapi seberapa yakin kau bisa membantuku menjadi yang terkuat? " kata gadis itu sambil memperhatikan penampilan Buggy dari kepala sampai kaki.
__ADS_1
'Dia terlihat seperti bajak laut, tapi malah mengoceh tentang kepahlawanan' Melphisa sebenarnya agak meremehkan orang didepannya ini, Bagaimanapun bajak laut didepannya tidak terlihat seperti orang kuat yang bisa melatih orang lain.
Melihat melalui pikiran lawan, Buggy tersenyum dengan percaya diri lalu berkata....
"Jangan lihat penampilan ku yang menawan ini, meremehkan orang karena terlihat tampan bukan hal baik. Aku sebenarnya sangat kuat bahkan mungkin lebih baik dari Laksamana Angkatan Laut" ujar Buggy dengan senyum aneh.
Namun saat ini terdengar langkah kaki seseorang.
*Tak... tak.... tak... tak..
"Huh, benarkah? aku tidak tau apakah itu disebut sebagai percaya diri atau tidak sadar diri" Suara dingin beserta dengusan menghina terdengar.
Seorang pria besar dengan setelan khas perwira angkatan laut dengan jubah putih yang menggantung dan memakai topi sport standar kelautan. Setelannya berwarna merah marun dengan kerah lebar berwarna merah muda bermotif bunga-bunga, terbuka menunjukkan lehernya yang kokoh dan tato besar bermotif bunga di dada kiri hingga ke pundak dan lengan kiri ata dan ada mawar terselip didada kiri.
Akainu atau Sakazuki, seorang Laksamana angkatan laut telah datang.
"Hooh? sepertinya angkatan laut mu bergerak cukup cepat kali ini" ujar Buggy sambil melapisi seluruh lengan dengan haki yang tebal.
"Jadi kau datang kesini khusus untuk menangkap aku? " tanya Buggy.
Namun akainu tidak menjawab dan detik berikutnya lengannya berubah menjadi gumpalan magma tebal, lalu ia berlari ke arah Buggy dengan cepat.
Melihat lawan tidak basa basi, Buggy hanya tersenyum muram dan menghadapi lawan dengan serius. Tinju melawan tinju, lengan magma berhadapan dengan lengan berlapis haki yang kuat bertabrakan.
*Boooommm...
Setelah benturan, perbedaan kekuatan jelas terlihat. Meski akainu adalah seorang laksamana yang kuat, dengan kekuatan buah magma yang ganas dan ditakuti banyak bajak laut, namun dihadapan busoshoku haki milik Biggy masih terlalu lemah.
Mengingat ketiga Laksamana angkatan laut sekarang terkenal dengan kekuatan buah yang kuat, Buggy memiliki kepercayaan diri untuk menang 1 vs 1bahkan tanpa menggunakan kekuatan buahnya sendiri.
__ADS_1
Melihat lengannya yang hancur, Akainu mengernyitkan dahinya.Rasa sakit yang luar biasa ini jelas menunjukkan betapa kuatnya Buggy saat ini dan benar-benar diluar dugaan mereka.
'Orang ini terlalu berbahaya, jika dibiarkan maka akan ada kemungkinan seorang bajak laut setingkat younko akan muncul lagi'
Ancaman Buggy melambung didalam hati Akainu.
*Boooommm...
Ratusan meter jauhnya dari lokasi pertarungan Buggy dan Akainu terjadi pertarungan dahsyat.
Dan perhatian Buggy teralihkan karena pertarungan itu melibatkan kedua rekannya, berdasarkan umpan balik dari kenbunshoku nya, Arshia dan Galand sedang bertarung dengan seseorang yang memiliki kekuatan tidak lebih lemah dari Akainu didepannya.
Menyadari lawan sedang lengah, Akainu tidak tinggal diam dan bergegas ke arah Buggy.Namun tentu Buggy bukan orang bodoh, meski perhatian nya teralihkan ia masih mengamati Akainu karena ia masih dalam jangkauan kenbunshoku nya.
Sebuah meteor terbakar jatuh kearahnya, Buggy tidak berniat impulsif dan menghindar sambil memperhatikan serangan berikutnya.
Menggunakan meteor sebagai penutup, Akainu meletakkan tangannya di tanah dan gelombang magma mengalir ke Buggy.
************
"Wah wah wah, kalian bertarung dengan cukup baik, kupikir tadi aku akan mati" dengan ekspresi takut yang dibuat buat, Kizaru melihat musuh nya.
Seekor ular raksasa dengan pelindung pusaran angin di seluruh tubuh, dan diatas ular besar itu ada seorang perempuan yang menghunus kan pedangnya.
"Kenapa....... bagaimana bisa dua Laksamana muncul saat bersamaan" ucap Arshia dengan ekspresi khawatir.
"Mau bagaimana lagi? Aku sebenarnya ingin tetap dikantor sambil minum teh tapi tiba-tiba ada kabar kematian seorang tenryuubito sehingga dua laksamana harus dikerahkan" Kizaru menunjukkan wajah lelahnya seolah ia tidak berniat bertarung,tentu Arshia dan Galand tidak akan terkecoh.
Tanpa banyak bicara, kizaru menyilangkan tangannya didepan dadanya dan tak lama kemudian ratusan sinar laser ditembakkan menuju Arshia dan ular di kakinya.
__ADS_1
"Sebaiknya gunakan mode beastilisasi parsial, tubuh besar tidak cocok melawan orang sepertinya" Arshia memberi tahu Galand dengan cepat,
Galand yang mendengar itu langsung menurut dan tubuhnya menyusut dengan cepat, hingga yang awalnya panjang tubuh lebih dari 30 meter sekarang hanya humanoid setinggi 3 meter. Dengan tubuh kekar tertutupi sisik ular berwarna abu-abu, kepala ularnya terlihat menakutkan, lidah ular yang sesekali menampakkan diri. Pupil kuning vertikal menatap kizaru dengan niat membunuh.