System Yggdrasil : Sang Penguasa Pohon Kehidupan

System Yggdrasil : Sang Penguasa Pohon Kehidupan
12. Mengisi


__ADS_3

"Yah kurasa sudah saatnya mengisi dunia ini, dan juga dunia ini kuberikan nama 《 Benua Kehidupan 》 terdengar lebih gampang untuk disebutkan. " Gumam Kira


Kira membiarkan singa emas untuk berkeliling benua tersebut karena ia hendak mengisi benua kehidupan ini.


Kira mulai mengisi satu persatu area benua kehidupan dengan bangunan bangunan megah.


Tak Lupa dia juga membeli menara teleport yang terdiri dari 10 lantai setiap lantai akan menuju salah satu asosiasi daun kehidupan yang kelak ingin ia bangun.


Ada pula masion masion untuk pasukan pasukan nya kelak beristirahat.


Rumah rumah dengan desain minimalis telah ia siapkan untuk mereka yang ingin tinggal dibenua tersebut.


Ruangan latih tanding yang dia persiapkan agar tidak merusak area sekitarnya layaknya coloseum dilengkapi dengan array.


Membeli bangunan kultivasi yang dimana didalam ruangan kultivasi tersebut telah ia pasang batu waktu sehingga 1 jam diluar ruangan kultivasi sama dengan satu tahun.


Bangunan tersebut terdiri dari 3 lantai.


Lantai pertama untuk pelatihan teknik agar lebih cepat memahami.


Lantai kedua bagi mereka yang berkultivasi dibawah tahapan Tyrant.


Dan yang ketiga tahapan Tyrant ke atas.


Tak lupa ia pula mengisi berbagai macam teknik tahap bumi maupun tahap langit.


Dan membangun asosiasi pohon kehidupan di benua ini dengan pil yang berada di tahap 5 ke atas.


Ia membeli semua itu dengan semua poin tukarnya sampai tak tersisa.


Kira pun membuat lahan khusus untuk sumberdaya nya yang cukup luas, ia berencana untuk menanam berbagai jenis sumber daya.


Kira Pun memasang segel tangan array di sebuah hutan tak jauh dari kastilnya , ia berencana untuk memasukan binatang monster sebagai bahan makanan sekaligus tempat perburuan yang berada di benua nya.


Sekarang tinggal mengisi orang orangnya.


Semua itu berkat Ai yang ada didalam dirinya.


Untuk prajuritnya dimasa depan.


Semua sudah selesai Kira akhirnya menuju pohon kehidupan dimana dia meletakkan telur yang ia dapat melalui system beberapa waktu lalu.


Kira menggunakan retakan portal agar berpindah dengan cepat, mau bagaimanapun juga pohon kehidupan cukup jauh untuk mereka yang berada di tahap puncak raja.


" Hah Kupikir sudah menetas " Gumam Kira


" Tentu saja tidak akan menetas, master perlu memberikan dia makan tenaga dalam agar dia dapat cepat menetas" ucap sosok misterius


" Hah ! Siapa? Suaramu tidak asing " ucap Kira


" Tentu tidak asing master , aku Ai " iya terbang turun kearah Kira sesosok Peri kecil bersayap hijau.


"Ai ? Luar biasa jadi sekarang kau telah mimiliki bentuk? "


" Yah begitulah master tapi belum bisa keluar dari pohon kehidupan ini " ucap nya murung.


"Tenang saja sebentar lagi benua kehidupan ini akan terisindan kau akan memiliki teman disini " ucap Kira tersenyum


Lalu Kira mengikuti instruksi dari Ai menyalurkan tenaga dalamnya ke telur tersebut.


Tenaga dalam Kira dihisap tak berhenti sampai mulai kering, Kira langsung memakan pil penambah tenaga dalam beberapa kali sampai akhirnya

__ADS_1


Krak .....


Krak ...


Krak .....


Kretak ....


Roar .. roar ..


Dengan teriakan yang imut


Seekor serigala putih berekor lima muncul dari telur yang menetas tersebut.


Status


[ Nama : - ]


[ Ras : Binatang monster ]


[ jenis : Serigala salju ]


[ Kultivasi : Tahap perunggu bintang 9 ]


" Karena dirimu tak memiliki nama maka kuberi nama Zhang Yu " ucap Kira sembari mengangkat Serigala berekor 5 tersebut


Whussshhhh .........


Muncul cahaya ditubuh serigala tersebut tak beberapa lama setelah cahaya itu menghilang muncul seorang anak berumur 6 tahun.


" Papa " Ucap anak tersebut


" Papa aku Lapar , huaaa "


" heh! Ai bagaimana memberinya makan? "


" Master bisa membelikan susu disystem atau bisa juga mencari Monster Binatang untuk yang sedang menyusui "


" Hah ... Berikan aku susu cepat dia terus menerus menangis "


Saat sudah diberikan susu Zhang Yu mulai diam dipelukan Kira, Kira memutuskan membawanya keluar dari Benua Kehidupan mengajak Singa emas sebagai penjaga Zhang Yu.


Ia berencana untuk menaikan tahapan kultivasinya sembari memusnahkan binatang monster.


Kira kembali ke goa pertama kali ia menemui Singa emas.


Karena suasana sudah malam ia memutuskan untuk beristirahat didalam Goa tersebut.


》 Sedangkan disisi lain Zhang Liang


Sudah beberapa minggu dia mencari informasi tempat penjualan budak tapi belum menemukan hasil yang pasti.


Saat ini dia sedang berada tak jauh dari kekaisaran Han, disebuah kota bernama Kota Daun Kuning  yang cukup ramai.


Ia sedang mencari informasi tentang penjualan budak yang diinginkan Tuannya.


Dikabarkan bahwa penjualan budak terletak di sebuah desa yang bernama Daun Gelap.


Setelah mendapat informasi tersebut ia memumutuskan untuk beristirahat disalah satu penginapan yang berada di kota daun kuning karena sudah malam.


Dan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju daun gelap esok hari.

__ADS_1


Keesokan harinya saat ia hendak berjalan keluar menuju gerbang utama tersebut. Terjadi sebuah keributan di sebuah restoran.


Pelayan tempat makan tersebut mengusir seorang anak kecil dengan berpakaian lusuh agar tidak mengganggu rumah makannya.


Saat pelayan tersebut hendak menampar anak tersebut, Zhang Liang yang melihat tersebut langsung menuju kesana dalam sekejap mata menahan tamparan pelayan tersebut.


" Kenapa kau harus menamparnya " Ucap Zhang Liang santai sembari memberikan aura tahapan Saint kepada pelayan tersebut


" Maaf saya pendekar, hanya saja dia mengganggu orang orang hendak makan disini " ucap pelayan tersebut sesopan mungkin


" Tak perlu kau menamparnya, atau kuratakan tempat kalian ini " Ucap Zhang Liang yang terus mengeluarkan aura tahapan saint Puncaknya yang sengaja dia targetkan kepada pelayan dan juga manager di rumah makan ini.


Dari dalam rumah makan tersebut seseorang yang merasakan tekanan intimidasi yang luar biasa langsung keluar. Karena bagaimanapun Aura Saint di benua ini sangat sedikit oleh sebab itu ia langsung keluar.


Karena ia takut pelayannya melakukan hal yang buruk.


" Ada apa ini? " Ucapnya menuju pelayan tersebut


" Maafkan saya manager membuat anda sampai turun " ucap pelayan tersebut


" Sudahlah, ada apa? " ucapnya lagi


Sebelum pelayan tersebut hendak langsung dijawab oleh Zhang Liang.


" Maafkan kelancangan saya manager, saya hanya menyukai seseorang yang lemah hendak ditindas oleh pelayanmu " Ucap nya santai


Manager tersebut melihat ada seorang anak kecil yang sedang menangis berumur 10 tahun. Dia mulai faham kesalahan pelayannya tersebut jelas mengusir anak tersebut dan menamparnya.


Biasanya hal itu sudah biasa terjadi karena pada dasarnya para pendekar bersikap sombong dan arogan.


Tapi setelah melihat ini ia faham bahwa masih ada beberapa orang yang berhati nurani.


" Maafkan saya pendekar, ini semua memang kesalahan saya seharusnya pelayan saya tidak perlu memakai kekerasan terhadap anak tersebut " ucapnya sedikit membungkuk


" Yah terserahlah ! " ucap Zhang Liang


" Hei nak apa kau sudah makan? "


" Belum paman aku dan beberapa sodaraku belum makan paman " Ucap anak tersebut


" Hem baiklah tunggulah sebentar aku akan memesan makanan untukmu " Ucap Zhang Liang sembari berjalan menuju rumah makan tersebut


Lalu ia memesan semua makanan disana dan memberikan beberapa koin emas kepada pelayan tersebut.


Hal itu membuat Pelayan serta Manager tersebut tercengang karena memiliki banyak koin emas, karena pada dasarnya hanya sekte sekte besar yang memiliki harta yang besar.


Sedangkan Zhang Liang sama sekali tidak memiliki lambang dari salah satu sekte besar putih maupun netral.


Pada awalnya orang yang berada tempat makan tersebut hendak merampok Zhang Liang tapi tepat sebelum ia keluar dari tempat makan itu ia mengeluarkan aura tekanan tahapan Holy Tyrant nya.


Dikhususkan kepada mereka yang sedang makan tersebut.


Ada beberapa orang sampai pingsan dan ada pula sampai pucat karena aura intimidasi yang sangat kuat dari Zhang Liang.


Membuat mereka yang awalnya hendak merampok Zhang Liang mengurungkan niatnya.


Ia sengaja melakukan hal itu agar tidak ada yang menghambat pekerjaannya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Terimakasih telah membaca

__ADS_1


__ADS_2