
Disebuah ruangan, seseorang melihat empat giok jiwa hancur. Yang menginformasikan bahwa orang yang memilki ikatan dengan giok itu telah tewas.
Orang itu segera melaporkan kepada patriak nya, ia bergegas untuk menemui patriaknya.
Tok ... tokk ... tok ...
" Silahkan masuk "
" Patriak Giok Jiwa milik tetua pertama, kedua , ketiga dan keempat hancur " Ucap Pria tersebut
" Hah ...... " Patriak itu hanya bisa menghela nafas dengan pelannya.
Ia sadar bahwa itu emang sebuah kesalahan dari tetua tersebut, tapi berat juga baginya mengehtahui bahwa tetua pertama tewas.
" Baik kau boleh pergi " Patriak itu menyudahi ucapannya
" Apakah patriak tahu siapa yang membunuhnya " pria tersebut bertanya walau bagaimanapun tetua pertama adalah orang kedua terkuat di sekte oleh sebab itu ia ingin mengehtahuinya.
Patriak itu menjawab " Bukankah kemarin sudah dijelaskan "
Deg ....
Pria tersebut baru menyadarinya, bahwa tetua pertama kemarin pergi ke asosiasi yang ada di desa daun hijau.
" Jadi ...... "
Belum sempat ia melanjutkan perkataannya patriak itu telah menganggukan kepalanya.
" Apa kau mengerti, peringatanku kemarin? "
" iya patriak "
Pria itupun segera undur diri dari hadapan Patriak
" Jangan pernah sekalipun sekte ini meyinggung asosiasi itu, kalau tidak sekte kecilku ini akan hancur tak tersisa " Gumam patriak itu dengan kerugian yang ia terima saat ini, sekte nya harus menutup diri dari dunia persilatan.
__ADS_1
Sebenarnya sekte singa emas walau kecil tapi memiliki kekuatan yang setara dengan sekte menengah, dengan kekuatan tetua mereka yang hampir menuju tahapan nirwana.
Tapi setelah kejadian ini ia benar benar merasa telah melakukan kesalahan besar. Mengakibatkan tetua pertama ,kedua,ketiga dan keempat tewas.
****
Beberapa minggu sudah berlalu semenjak kejadian itu pembangunan yang diinginkan oleh Kira pun sudah mulai terlihat.
Tang Xian mulai disibukan dengan berbagai hal, ia benar benar merasa lelah.
Sampai sampai tak pernah melakukan kultivasi membuatnya merasa sedikit tertekan.
Sedangkan 10 burung hantu yang menjadi wakilnya sudah kembali dari satu minggu yang lalu.
Mereka tiba langsung menuju benua kehidupan untuk menaikan kultivasinya.
Mereka bersemangat karena diberikan tugas oleh Kira sebagai wakil kepala asosiasi.
Karena itu mereka berinisiatif untuk menjadi lebih kuat lagi.
Orang kepercayaan raja telah tiba ia melaporkan apa yang ada diinginkan dari asosiasi tersebut
Ketika mendengar bahwa kekaisaran Han harus dibawa kendali asosiasi mereka yang mendengar hal itu sangat geram begitupun sang raja.
" Kurang ajar !!!! Berani sekali dia menantang kerajaan ! " sang raja sangat murka karena ia merasa di remehkan oleh asosiasi kecil seperti itu
Namun Han Lu menjelaskan bahwa asosiasi itu tidaklah se sederhana yang terlihat.
Ia pula menjelaskan bahwa penjaga dari kekaisaran Han ini mungkin setara dengan pengikut tuan muda asosiasi itu.
Mereka yang mendengar hal itu cukup tersentak bagaimanapun penjaga kekaisaran Han adalah oramg terkuat dibenua ini.
Oleh sebab itu sekte sekte besar tidak ada yang berani menyerang kekaisaran Han.
" Apa kau yakin? "
__ADS_1
" Benar yang mulia saya yakin " Ucap Han Lu
Raja itu pun sedikit ragu, bagaimana tidak penjaga dari kekaisaran inipun tidak memberikan peringatan apapun tentang adanya orang terkuat di benua ini.
Bahkan saat sekte kelabang wilis hancur dia tak memberikan peringatan apapun.
Itu membuat kepalanya benar benar ingin pecah karena masalah ini.
" Yang mulia bagaimana apabila kita menyerang desa daun hijau untuk membuktikannya? "
" Tidak !! Aku tak ingin hal hal yang diluar perkiraan terjadi "
Sang raja menyudahi rapat tersebut ia penasaran akan hal itu. Jadi ia berencana untuk menemui sang penjaga kekaisaran Han alias ayahnya sendiri yang saat ini sudah berada di tahapan Saint bintang 5 .
Sang raja pun menemui ayahnya
" Ada apa Ling hingga kau mendatangi ku ? "
Chen Ling adalah nama dari raja kekaisaran Han yang saat ini berkuasa.
" Ayah menurut Han Lu ada pendekar kuat yang berada di desa daun hijau apa ayah mengehtahuinya? "
" Aku tak merasakan apapun, bahkan ketika sekte kelabang wilis itu dimusnahkan "
" Apa yang harus kulakukan ayah? "
" Kau tenanglah dulu biarkan ayah yang memikirkan solusinya "
Bersambung .......
...\=\=\=\=\=...
...Terimaksih...
...\=\=\=\=...
__ADS_1