
Hari ini semua yang mengikuti Gelombang monster semua berkumpul ditanah lapang.
Kira pun bergegas ikut berkumpul,
" Seperti pria kemarin akan mencari masalah lagi nanti " Gumam Kira yang memiliki firasat bahwa tuan muda dari kerajaan Tang itu akan mencari masalah.
Namun ia mengabaikannya, dan bergegas memasuki rombongan yang berkumpul.
Ada pria didepan rombongan itu mengumumkan sesuatu
" Dengarkan aku didalam hutan ini banyak sekali binatang monster, dan bagi yang tak ingin kehilangan nyawanya silahkan pulang.
Karena ini bukan tempat mencoba, kelangsungan manusia di seluruh benua ada ditangan kalian yang berada saat ini.
Karena gelombang monster kali ini lebih besar dari yang sebelumnya. "
" Baiklah aku akan membuka array ini "
Array pun terbuka, Kira dan semuanya memasuki area hutan iblis.
Sungguh malangnya Kira belum jauh dia melangkah telah muncul orang yang itu
" Hahaha akhirnya kita bertemu disini " Pria itu tersenyum sinis
" Sungguh keberuntunganku "
" Hari ini aku akan membunuhmu karena telah mempermalukanku "
" Hahahaha Coba saja bila kau mampu "
" Sombong !!!!! "
Pria itu melesat dan menyerang Kira,
Namun ditahan oleh Kira " Hanya segini kah kekuatan dari tuan muda dari keluarga Tang " dengan menggelengkan kepalanya mengejek
" Kau !!!!!!! Rakyat jelata ! " Pria itu semakin geram karena diremehkan
Pria itupun menyerang dengan sekuat tenaganya menghantam Kira dengan tinjunya.
__ADS_1
Namun Kira tak bergeming, karena kekuatannya sudah berada di atas pria itu dan juga dengan kekuatan tubuh naganya.
Kekuatan fisiknya tidak bisa dianggap remeh.
Duarrrr ........ Matilah kau !!!!! Hahaha
Debu itu menghilang dan ia melihat Kira yang masih berdiri tegak tanpa ada luka sedikit pun
" Hanya segini saja? Baiklah aku akan serius kali ini "
Kira melesat dengan cepat hendak menghantam pria tersebut namun ia terpental
Ughhh ..... darah keluar dari mulutnya
" Berani sekali kau ingin membunuh tuan muda kami "
" Hoh ternyata panatua keluarga Tang turun tangan " Kira melepehkan darah yang ada dimulutnya.
Kali ini Kira harus benar benar serius menghadapi panatua itu karena berada di tahapan Nirwana.
Namun ia mengurungkannya, ia memanggil Zhang Liang untuk menyerang.
" Ya tuan "
" Habisi panatua itu dan aku akan menghabisi tuan muda Tang itu "
" Sesuai yang kau perintahkan tuan "
Kira pun segera menyerang tuan muda itu dan memenggal kepalanya dengan cepat.
Karena ia kemari bukan itu melawan orang seperti dia namun untuk mencari poin untuk meningkatkan System nya.
Kira melihat Zhang Liang masih belum menyelesaikan panatua itu pun segera memerintahkan dia
" Liang cepat habisi jangan bermain main "
" Baik tuan "
" Hahaha apa kau yakin dapat membunuhku dengan mudah " Panatua itu meremehkan Zhang Liang
__ADS_1
" Apa kau menantangku "
" Coba saja kalau kau mampu "
" Baiklah " Dalam sekejap Zhang Liang sudah berada di hadapan panatua itu dan memotong kedua tangannya.
" Arrrgggghhhhhhh ........... Mustahil ! Bagaimana kau? "
" Mudah saja, kekuatanku berada jauh diatasmu "
Panatua itu baru menyadari bahwa ia tak dapat melihat tahapan kultivasinya bukan karena disembunyikan namun kekuatannya jauh di atas dia.
Panatua itu jadi ketakutan menghadapi Zhang Liang , namun tak berlangsung lama karena tubuhnya sudah tertebas oleh Zhang Liang.
" Sudah saya selesaikan tuan "
" Baiklah kembali lah dulu, aku akan memanggilmu apabila terjadi sesuatu "
" Baik tuan "
Kira pun terus memasuki area hutan namun ia tak merasakan adanya binatang iblis.
Ia terus memasuki hutan sampai ia menemukan gerombolan pendekar yang masih mencari monster.
" Gawat, ayo kembali "
" Ada apa? "
" Monster monster itu berkumpul menjadi satu "
" Apa? "
" Mana mungkin "
" Kalian lihat saja sendiri "
Pendekar pendekar itu pun menuju kearea yang ditunjukan oleh rombongan pendekar tadi.
Kira pun mengikuti mereka, karena itu adalah kesempatan terbaik buatnya untuk mendapatkan poin tukar dan menaikan kultivasinya.
__ADS_1
Saat ia melihat disana puluhan ribu mungkin bahkan ratusan ribu binatang monster dari perak hingga Giok hijau berkumpul.