Tak Disangka Istriku Orang Hebat

Tak Disangka Istriku Orang Hebat
Eps 5 (Pertemuan Tak Sengaja)


__ADS_3

Keesokan harinya Reni meminta izin kepada Miko untuk Libur karena ada urusan. Rendi pun mengizinkan secara Reni adalah pemilik Media itu.


Setelah Reni menelpon Rendi untuk meminta izin. Reni pun menelpon Wili untuk bertemu di Markasnya.


Wili adalah Anak buahnya yang berada di Markas. Semua anggota Singa Putih berada di sana.


Markas Singa Putih berada di Dalam hutan. Markas besar Pasukan singa putih dijaga banyak orang. Jadi sangat sulit musuh menembus untuk masuk ke dalamnya.


Rapat ini dilaksanakan Mendadak 4 Hari sebelum Lelang dari perusahaan musuh ayahnya itu diadakan.


Setelah Reni menelpon Wili. Ia langsung menuju ke Markas menggunakan Mobil yang ada di apartemen nya. 45 menit lamanya Reni sampai di markas. Semua penjaga membuka pintu dan memberi hormat. Reni turun dari mobil menuju ruang rapat di markas itu.


Reni Dan Team langsung Rapat membahas rencana mereka nanti. Setelah Reni Rapat. Langsung pulang menuju Apartemennya. Lama mereka Rapat. Hingga Hampir sore. Akhirnya dia keluar apartemen untuk mencari makan siang sekaligus membeli untuk makan malam.


Ia memesan taksi menuju Restoran. Sampai di sebuah Restoran Seafood. Reni mengeluarkan beberapa lembar uang kertas diberikan pada taksi yang ditumpangi nya. Ia Duduk Untuk memesan makan siang yang kesorean. Reni memesan makanan tak lama makanan yang dipesannya sampai. Pelayan Restoran itu menghidangkan makanan yang dipesan Reni. Hingga ada seseorang yang datang di mejanya.


"Permisi. Apa saya boleh ikut makan dimeja Anda Nona". Ucap Pria itu tak lain adalah Presiden Direktur Perusahaan Berlian Jaya yaitu Miko.


Karena kaget dengan kehadiran Pria. Reni tersedak lalu meminum air yang ada di depannya.


"I..iya silahkan". Reni Menjawabnya karena Grogi.


"Terimakasih". Ucap Miko sambil duduk di kursi.


Reni hanya mengangguk dan melanjutkan makannya.


Mereka berdua makan sampai Kenyang tanpa tersisa sedikitpun.


"Kamu Reni yang pernah wawancara di kantor kan?" Ucap Miko


Reni mengingat sebentar.


"Oh iya Pak. Benar". Ucap Reni


"Jangan panggil bapak. panggil saja Miko". Ucap Miko


"Oh iya Miko". Ujar Reni


Miko yang melihat Ada Saos di bibir Reni spontan ia mengelapnya. Reni terkejut. Ia menahan nafas panjang karena Itu. Miko yang menyadari Reni menahan nafas nya lalu meminta maaf.

__ADS_1


"Ren maaf ya. Tadi ada saos di bibirmu". Ucap Miko tak enak.


"I...iya. nggak apa-apa". Reni Menjawabnya gugup.


"Eh iya Ren. Kenapa kamu sendirian ke sini?" Ucap Miko penasaran.


"Oh iya. Aku kesini sendirian soalnya Libur". Ucap Reni senyum.


"Oh begitu ya". Ucap Miko mengangguk.


"Eh iya Ren. Kamu bisa bantu saya tidak?". Ucap Miko


"Bantu apa dulu nih?". Reni menjawab penasaran.


"Jadi gini. 4 hari lagikan ada Lelang di Kota A. Nah karena saya tidak ada teman. Lebih baik saya ajak orang saja. Tapi saya belum menemukan orang itu. Karena saya melihat kamu ya sudah. Saya ingin mengajak kamu. Siapa tau kamu bisa mendapatkan berita dari sana". Ucap Miko membujuk Reni agar mau ikut.


Reni pun berpikir penawaran Miko


"Kalau saya ikut ke Lelangan itu mungkin akan memudahkan rencana saya. Lagi pula ini memudahkan saya agar tidak ketahuan Congor bebek itu". Ucap Reni dalam hati.


"Baik saya ikut. Tapi untuk masuk kesanakan tidak mudah harus ada Undangan Resminya?. Saya tidak punya". Ujar Reni.


"Tidak perlu cemas soal itu. Saya dapat 2 undangan kesana. 1 untuk saya dan 1 lagi untukmu". Ucap Miko


Reni kemudian memanggil pelayan untuk memesan makanan untuk dibawa pulang. Setelah memesan makanan ia menunggu sebentar. Tak lama datanglah pelayan restoran itu. Pelayan pun memberikan pesanannya.


Setelah itu Reni pamit ke Miko untuk Pulang.


"Miko, saya pulang ya". Ucap Reni sambil melangkah.


"Tunggu Ren". Ujar Miko.


Miko yang mendengar Reni ingin pulang lalu menarik tangan Reni. Reni yang di tarik terus jatuh ke pelukan Miko. Secara tidak sadar mereka saling tatapan. Lalu Reni tersadar dan melepaskan genggaman Miko. Miko pun langsung meminta maaf.


"Maafkan Saya Ren". Ucap Miko menunduk.


"Tidak apa-apa Miko". Ucap Reni malu


"Ren, saya antarkan kamu ya?". Ucap Miko menawarkan diri.

__ADS_1


"Tidak perlu Miko". Ucap Reni


"Tidak apa-apa Ren. Sekalian saya tau rumahmu agar nanti saya langsung jemput ke rumah mu saat mau pergi ke Lelang nanti". Ucap Miko membujuk


"Baiklah". Ucap Reni sambil berjalan keluar diikuti Miko.


Mobil Miko yang terparkir di luar langsung dihidupkan. Miko pun membukakan pintu mobil untuk Reni duduk.


"Terimakasih". Ucap Reni memasuki Mobil Miko.


"Iya. Di mana rumah mu tinggal?". Ujar Miko sambil mengeluarkan dari Restoran itu.


"Di jalan Mangga No 102. Saya tinggal di Apartemen sederhana". Ujar Reni


"Oh begitu. Oke". Ucap Miko senyum.


Selama diperjalanan mereka diam tanpa ada yang berkata. Sampailah di depan Apartemen Reni. Reni pun turun.


"Terimakasih Miko". Ucap Reni.


"Ya. Sama-sama. Sampai jumpa nanti Ren". Ucap Miko lalu melajukan kendaraannya.


Reni langsung memasuki apartemennya.


Karena jam telah menunjukkan pukul setengah tujuh ia bergegas Mandi lalu duduk di depan televisi. Reni menonton televisi.


Tak sadar jam telah menunjukkan pukul delapan. Ia ingat belum makan malam. Ia membuka pintu kulkas. Dimana makanan yang dibawanya tadi di masukkan ke kulkas agar tidak basi. Karena makanan tadi dingin ia memanaskan nya terlebih dahulu sebelum disantap. Ia memanaskan makanan itu menggunakan Microwave. Setelah dirasa panas, ia membawa ke meja makan dan langsung menyantapnya.


Setelah makanannya habis ia duduk di kasur, menghidupkan Televisi di kamarnya. Menonton acara televisi. Terlihatlah sebuah acara tentang bisnis. Ia melihat Miko sebagai Tamu Undangan dalam acara reality show Mengenai Bisnis. Miko menjelaskan setiap pertanyaan Host dengan sangat baik dan berwibawa. Dan Pertanyaan terakhir diajukan untuk Miko.


"Siapa sih yang tidak tau Presiden Direktur Perusahaan Berlian Jaya yang Ganteng dan Berwibawa seperti Bapak. Tapi Apakah saat ini bapak telah memiliki Wanita istimewa?". Host itu bertanya kepada Miko.


Miko menjawabnya dengan senyuman.


"Untuk saat ini saya masih mencari wanita istimewa untuk dijadikan Pasangan saya nanti". Ucap Miko kepada Host.


"Wah. Seorang Presiden Direktur kita masih Jomblo nie pemirsa. Silahkan nih yang mau mendaftar". Ucap host wanita itu menggoda.


Miko kembali membalasnya dengan senyuman.

__ADS_1


Akhirnya Acara itu pun ditutup dengan sebuah lagu romantis.


Reni pun mematikan televisi setelah melihat acara televisi itu. Ia tiba-tiba teringat dengan Miko masa kecilnya dulu. "Apakah benar dia Miko Sahabat kecilku?" Ucap Reni dalam hati memejamkan matanya tiba-tiba ia langsung tertidur pulas.


__ADS_2