
pagi yang cerah ini seorang gadis dengan wajah yang ceria seperti biasa melakukan aktivitasnya sehari-hari. ia mengendarai sepeda motor kesayangan menuju tempat ia bekerja di sebuah toko bakery & flowers dimana toko bunga dan kue itu menyatu atau bersebelahan.
ckittttt......brakkk....suara gesekan ban dan aspal sangat nyaring berbunyi, sebuah mobil menabraknya dari belakang gadis itu pun terjatuh dan ada beberapa pejalan kaki yang langsung menolong gadis itu sedangkan si pengemudi mobil itu sangat terkejut dengan apa yang baru ia alami.
tokk....tokk...pengemudi itu langsung tersadar saat ada orang yang mengetuk kaca mobilnya dengan keras, ia pun langsung turun.
" gimana sih mas...itu kasian korbannya malah bengong lagi apa gak mau tanggung jawab " omel seorang ibu-ibu kepada pengemudi itu
" iya Bu saya akan bertanggungjawab " pengemudi itu berjalan ke arah kerumunan di mana korbannya berada
" maaf mba....apa perlu ke rumah sakit " tanya pemuda itu pada gadis yang tengah duduk memegangi siku nya luka.
" mas ngapain nanya udah tau dia luka harusnya langsung dibawa donkk..." omel ibu itu lagi.
pemuda itu hanya bisa menghela nafas, karna jujur ia sangat syok dengan apa yang ia alami. mendengar ibu-ibu itu memarahi pemuda yang telah menabraknya membuat gadis itu mendongakkan kepalanya.
degg.....ia menitikkan air mata melihat wajah pemuda yang selama ini ia tunggu, wajah yang selalu ia rindukan setiap saat. melihat gadis itu menangis membuat beberapa warga semakin memojokkan si pemuda, pada akhirnya si pemuda itu menelpon seseorang untuk mengurus motor yang baru saja ia tabrak dan untuk sang gadis saat ini sedang bersamanya menuju rumah sakit untuk mengobati lukanya.
__ADS_1
" Eza....." lirih gadis itu memperlihatkan sang pemuda
" iya.....Lo kenal w " kata pemuda itu
deggg.....bagai tertusuk ribuan duri di hatinya mendengar ucapan orang yang selama ini ia tunggu melupakan dirinya.
" emmm..... maaf mungkin saya salah orang atau anda hanya mirip dengan teman saya " gadis itu menyembunyikan rasa sakit di hatinya
pemuda itu hanya mengangguk pandangannya fokus pada jalanan ia tak mau hal yang barusan terjadi terulang lagi karna ia tak fokus. sampainya di rumah sakit ia memapah gadis itu membantunya berjalan ternyata bukan hanya siku nya saja yang luka bahkan lututnya pun terluka.
sampai di ruang UGD gadis itu di tangani oleh dokter yang berjaga disana, sementara sang pemuda itu mengurus semua administrasi gadis itu setelah meminta identitasnya untuk melengkapi data pasien.
" bagaimana keadaan Lo "
" w udah gak apa-apa, ini hanya luka kecil nanti juga sembuh " gadis itu tersenyum
deg.... senyuman itu akhh jangan sakit lagi.pemida itu meringis memegangi kepalanya
__ADS_1
" Lo gak papa " gadis itu khawatir
" ehemm.....w gak papa "
" terimakasih ya Lo udah nolongin w " lanjutnya
" sama-sama lagian ini juga salah w bawa mobil gak hati-hati akhirnya Lo jadi begini.... harusnya w yang minta maaf sama Lo "
" iya gak papa.....oh iya motor w "
" tenang aja w udah nyuruh orang w buat bawa motor Lo ke bengkel....oh ya nih KTP Lo " mengembalikan identitas gadis itu.
setelah pemuda itu merasa tak sakit lagi pada kepalanya, ia mengantarkan gadis itu pulang oh tidak lebih tepatnya mengatakan kemana tujuan awal gadis itu.
" makasih ya Lo udah nganterin w " hendak turun dari mobil namun di cekal oleh pemuda itu, ia menoleh melihat tangannya yang di pegang.
" eh sorry " melepaskan cekalannya " w minta nomer Lo nanti klo udah selesai motornya w bisa kabarin Lo " gadis itu mengangguk mengambil ponsel pemuda itu mengetik nomernya lalu menyimpannya
__ADS_1
" sekali lagi thanks ya " di jawab anggukan oleh pemuda itu lalu ia turun dari mobil menunggu mobil itu hilang dari pandangannya ia pun masuk ke dalam cafenya.
w seneng bisa ketemu Lo lagi walaupun Lo gak inget sama w, dengan melihat Lo baik-baik aja membuat rindu w sedikit terobati