
Hari ini rencananya Bibi akan pulang kampung. Sebelum Bibi pulang Bibi menyiapkan sarapan untuk kita sarapan.
***Nak Hana sudah bangun...?
***Iya bi... hari ini kan masih hari kerja Aku tidak libur bi....
***Bibi lupa... oh iya... ini Bibi sudah sudah buatkan sarapan seperti biasanya...
***Iya bi... Aku mandi dulu ya... aku pakai duluan kamar mandinya...
***Iya... Nak Hana saja yang pakai lebih dulu... karena Bibi sudah mandi tadi Subuh...
***Oooh....heheh... ya udah bi... aku masuk kamar mandi dulu...
***iya....
_____________________________________________
Aku selesai mandi langsung menuju kamar untuk berganti pakaian.
Saat aku sudah rapi siap untuk berangkat kerja baru aku keluar kamar untuk sarapan supaya nanti setelah sarapan aku tinggal berangkat.
***Bi.... Bibi.... kita sarapan bersama ayo....
Aku memanggil bibi tapi tidak ada sahutan mungkin bibi tidak mendengar suara ku kali ya.
Aku hendak memanggilnya ke dalam kamarnya tetapi aku urungkan karena saat aku akan mengetuk pintu kamarnya bibi juga membuka kamar dengan membawa tas ransel yang berisikan pakaian yang akan dibawanya ke kampung.
***Loh.... Nak Hana....?
***Bi.... tadi aku panggil bibi tapi tidak dijawab makanya aku cari bibi ke kamar..
***Ada apa Nak Hana mencari bibi...?
***Tidak kok bi.... aku mau ajak bibi sarapan...
***ooh....ya sudah ayo...
***Loh....bi... kenapa bibi bawa tas segala...
__ADS_1
***Loh....Nak Hana lupa ya.... bibi kan rencananya hari ini akan pulang kampung untuk menjenguk saudara bibi yang lagi sakit di kampung...
***Tidak kok bi... aku ingat hari ini bibi akan pulang kampung... tapi apa pagi ini bibi akan berangkat...?
***Iya...takutnya kalo bibi berangkat siang nanti sampai kampungnya malam...
***Begitu ya bi...? ya udah deh bi... ayo kita sarapan... nanti kita keluarnya barengan biar aku antar ke terminal...
***Tidak usah Nak Hana... bibi bisa sendiri... Nak Hana langaung saja berangkat ke hotel.... tidak takut apa Nak Hana telat dan nanti ketemu lagi sama Bos nya yang kemarin Nak Hana ceritakan...?
***Tidak lagi dah bi... semoga aku tidak bertemu dengannya lagi... ya udah kalo gitu bi... tidak apa apa ya ke terminalnya sendiri aku tidak jadi menemani bibi...
***iya tidak apa apa...
Aku dan Bibi sarapan bersama hingga kami selesai dan hendak berangkat dengan tujuan kami masing masing. Aku ke hotel untuk bekerja dan bibi ke terminal untuk pulang kampung dengan alasan menjenguk saudaranya yang sedang sakit.
***Nak Hana...kita berpisah di sini ya di depan rumah... ini konci rumah.. Nak Hana jaga diri baik baik jangan lupa makan tepat waktu dan jaga kesehatan selalu
***iya bi... terima kasih... bibi juga hati hati di jalan... dan cepat kembali ya... kasian aku sendiri di sini... tidak ada lagi teman aku curhat... hehehe..
***iya... ya sudah berangkat sana.....
***iya bi... aku duluan kalo gitu... assalamu'alaikum bi
___________________________________________
Bibi akhirnya pulang kampung dengan alasan menjenguk saudara nya yang sakit. Jadinya aku di rumah tinggal sendiri. Ini sudah sebulan lamanya bibi di kampung. Bibi pernah menghubungi ku bahwa saudara nya masih sakit dan bibi harus mengurus nya sampai sembuh karena di kampung tidak ada sanak saudara lagi yang bisa mengurusnya.
Jadinya bibi harus tinggal lebih lama di kampung dan entah sampai kapan bibi akan kembali lagi ke rumah. Aku kesepian!!? iya lah aku di rumah sendiri tidak ada yang menemani tidak ada tempat aku curhat tidak ada yang memasakkan masakan yang enak lagi untuk ku.
Aku bosan!!!!? iya... aku bosan sendiri di rumah aku merasa sangat kesepian.
Aku bosan aku kesepian. Akhirnya aku mendengarkan saran bibi yang dulu pernah aku dipesan sebelum bibi pulang kampung. Aku belajar memasak untuk menghilangkan rasa bosan karena aku hanya tinggal sendiri sekarang di rumah.
Aku tidak mengerti sama sekali tentang masak memasak jadinya aku ber modal kan video YouTube di Internet untuk bisa membantu ku memasak.
Hari ini aku memasak nasi.... masak nasi gampang lah karena pakai rice cooker jadinya nasi nya mateng sendiri nantinya tanpa aku harus mengukur temperatur nya karena untuk memasaknya tinggal klik tombol aja.
Udah masak nasi... sekarang teman nasi yaitu lauk nya.... untuk lauknya aku masak oseng kangkung... oseng kangkung terlihat gampang buatnya di YouTube jadinya aku coba aja buat oseng kangkung sama goreng tempe.
__ADS_1
Selesai. Aku mencicipi setiap hidangan yang aku masak mulai dari nasi yang lembek karena kebanyakan air lalu oseng kangkung yang keasinan dan terakhir tempe yang aku goreng gosong....
What...... hasil yang aku lihat di YouTube sungguh jauh berbeda dengan hasil yang ada di depan mata ku dan parah nya lagi dari hasil jerih payah tangn ku sendiri... tidak ada pas pas nya lost semua.
Akhirnya aku meminta bantuan teman ku yang menjadi chef di hotel tempat aku bekerja.
Hasil kerja keras ku belajar memasak akhirnya membuahkan hasil yang tidak mengecewakan aku sudah bisa memasak masakan yang enak untuk di makan tidak seperti waktu aku belajar dari internet kemarin. Alhamdulillah dah pokonya.
Bahkan mencuci dan strika pakaian ku sendiri sekarang tidak perlu pergi ke tukang laondry lagi karena aku sudah bisa meng handle nya sendiri.
_______________________________________
Di Hotel
Saat aku sedang di hotel melaksanakan tugas ku aku tidak sengaja melihat seorang anak kecil yang sedang menangis meskipun sudah berada di dalam dekapan seorang yang merawatnya. Seorang perawat, ya karena jika dikatakan ibu dari anak itu tidak mungkin karena anak itu digendong oleh seorang yang berpakaian seperti seorang baby sitter.
Anak itu terlihat rewel dan tidak mau berhenti menangis dia terus saja menangis dan membuat baby sitter nya mtidak tahu harus bagaimana menghadapi nya yang pada akhirnya perawat itu melepaskan anak kecil itu dari gendongannya dan membiarkan nya menangis sendirian di lantai.
Baby sitter itu kemudian sibuk dengan ponsel genggam nya dan dwngan santainya memasang headset di telinganya untuk menghindari suara rewel anak yang sedang menangis di sampingnya.
Aku adalah orang yang tidak tegaan melihat anak kecil yang menangis apalagi sengaja dibiarkan seperti itu, akhirnya aku menghampiri anak kecil itu dan menggendongnya. Sebelum aku menggendong anak kecil itu aku sedikit marah kepada baby sitter nya.
***mba.... tega banget sih sama anak kecil... dari tadi aku lihat dia menangis tapi mba membiarkannya sendirian di lantai... dasar mba... mba tidak punya hati...
***Kamu siapa sih.... tidak usah ikut campur urusan orang lain ya...!!!
Baby sitter itu terlihat marah dengan ucapan ku dan melepas headset nya lalu berdiri tegak ke hadapan ku.
Aku yang sedang menggendong tubuh anak kecil itu merasakan badan nya terasa panas dan aku menyentuh dahi anak kecil itu, iya dia demam.
***Mba... anak ini demam... teganya mba membiarkannya seperti ini... itu sebabnya dia rewel dari tadi... kenapa mba ini tidak peka sih...
Dari arah belakang ku ada suara seseorang yang mendekat ke arah kami.
***Kenapa ini...?? ada apa...?? kenapa Kiara rewel...?
***Pak Hadi....?? Pak Hadi kapan kembali....???
Pak Hadi ternyata... duuuh mati aku. Tapi... baby sitter itu mengenal Pak Hadi dan dia begitu ketakutan saat tahu Pak Hadi berada di sini di hotel ini saat ini juga wajahnya terlihat berkeringat.
__ADS_1
***Kamu... kamu lagi... kenapa Kiara bersama mu...???
Apa salahku sehingga kau tega berkata kasar kepada ku wahai Pak Hadi. Sungguh tatapan membunuh nya Pak Hadi bisa membuat ku terkubur saat ini juga.