TAK TERLUPAKAN

TAK TERLUPAKAN
awal


__ADS_3

..." Ibu aku mendaptkan bea siswa lagi dan bisa loncat kelas lagi jdi kelas 11 ha ha ha" Muti anak yg pendiam tapi selalu bersemangat bila melakukan dan akan bersungguh sungguh....


ibu sumi tersenyum bahagia melihat anak nya slalu berprestasi sejak dibangku sekolah dasar dan mencium kening dan berkata "Muti semoga kamu jdi anak yg solehan dan menjadi kebanggaan kami dan kebahagiaan menyertaimu, ibu akan buat nasi kuning dan ayam serundeng kesukaan kalian untuk merayakan keberhasilan mu nak..


Adit pulang sekolah menghampiri ibu dan kakaknya "wahhh ibu masak ayam ada acara apa nih " kaka mu juara lagi "ibu menjawab sambil memasak


"wah kakak hebat selalu saja jdi juara, selamat ya kak semoga menular pintar nya kakak ke aku" sambil berlalu menuju kamar nya menyimpan tas dan mengganti baju seragam. ibu tersenyum melihat anak-anaknya mereka memang suka berdebat dan menjadi satu sama lain tpi mereka saling menyayangi.


"kenapa ibu menangis apa kami membuat ibu sedih "Muti menghampiri ibu nya menghapus air mata nya dan mencium tangan nya


"tidak sayang ibu malah bahagia melihat kalian semoga Allah memberi kebahagiaan berlimpah dalam keluarga kita, ayah juga pasti bahagia dan tenang disana meliat kita bahagia.

__ADS_1


ayo bantu ibu masak supaya cepat selesai adik kamu pasti dia tidak sabaran "


kini masakan ibu pun sudah matang dan menata nya di meja makan "bu kenapa ini enak sekali " sambil menambah porsi makan nya


"Adit makanan nya di telan dulu baru bicara"ujar adit


" tapi kak ini sangat enak "


"dasar rakus" Muti mencibir adiknya


...****************...

__ADS_1


malam pun tiba


"bu kenapa kakak seluruh juara dan bisa lompat kelas" mereka memang selalu berkumpul bersama di malam hari sambil menyiapkan untuk besok ibu nya dagang, ya semenjak ayah samsul meninggal ibu jualan kue gorengan dan bubur di pagi hari untuk menambah uang belanjanya memang sebelum ayah meninggal ibu memiliki warung sembako dan bertambah komplit senjak ada tambahan uang tunjangan kematian dari tempat kerja ayah untuk istri dan anak-anak nya


"kamu juga bisa jdi juara asal lebih rajin lagi belajar nya dan kurangi keluyuran nya"


Adit melihat kakak nya sedang mengejeknya merasa diejek dia pun mencoreng pipi Muti dengan terigu dan terjadi lah kekacauan yg di akibat kan kakak beradik itu karna tak ada yang mau mengalahkan tapi akan berhenti jiga ibu sudah bersuara


"sudah-sudah cepat bantu ibu membereskan ini kita tidur sudah malam jangan lupa berdoa untuk besok semoga besok kita diberikan rezeki dan kelancaran dalam urusan kita "


"aamiin" serempak mereka bertiga berucap

__ADS_1


...****************...


Pagi pun menjelang ibu biasa bagun jam 4 subuh melakukan rutinitas paginya dan membangun kan anak-anaknya supaya sholat subuh Muti setelah sholat subuh belajar terlebih dulu sebentar dan setelah menyiapkan keperluan sekolah nya ia langsung membantu ibu di dapur begitu pula juga Adit tapi jika Muti bagian dapur makan Adit bagian depan membereskan dan membersihkan warung ibu setelah itu baru mereka berangkat sekolah,mereka berangkat sekolah dengan tetangga nya yg bernama pak kardi dengan mobil pick up karna anak pak kardi satu kelas dengan Adit dan ada keponakan perempuan pak kardi yg juga baru masuk SMP yg sama dengan Adit karna ibunya menjadi TKW dan terpaksa tinggal bersama pak kardi sedangkan Muti kelas 2 SMA seharusnya Muti kelas 3 SMP namun dulu perna lompat kelas di SMP bertepatan dengan meninggal nya ayah nya lebih tepatnya 1bulan setelah mendapat bea siswa dan lompat kelas dan sekarang lompat kelas lagi di semester akhir kelas 1menjadi kelas 2 SMA karna dia memeng sangat ulet dalam mengerjakan sesuatu.


__ADS_2