
seperti biasa setiap pagi hari Muti dan Adit selalu membantu ibu menyiapkan keperluan untuk dagang.setelah beres Mereka pun sarapan bersama di saat yang sama terdengar suara ketukan pintu "tok ....tok ....tok "Assalamualaikum
"ucap seseorang di luar
"Waalaikumsalam ehh nak Rangga Ayo masuk" ucap Ibu membuka kan pintu
"Saya mau jemput Muti Bu" ucap Rangga
"Ya sudah ayo masuk dulu sekalian sarapan" sabil berlaku kearah dapur di ikuti Rangga
"Muti ambilkan Rangga sarapan biar dia sekalian sarapan bersama kita" perintah ibu
"cieeeee ada yang lagi latihan jadi istri yang solehah nih,tapi jangan lupa pj-nya belum ya Kak aku tunggu nanti malam hee hee hee" ledekan Adit tapi masih terdengar oleh Rangga.Adit pun dapat pelototan dari sang kakak sedangkan Rangga malah menyunggingkan bibirnya membentuk senyuman karena merasa senang dengan adanya perhatian dan juga kehangatan keluarga.tidak seperti di rumahnya Walaupun ada banyak anggota keluarga tapi mereka sibuk dengan urusan masing-masing.
"Ayo cepat habiskan sudah hampir jam 7 takut nanti kesiangan"
" ya Bu" jawab mereka serempak dan berpamitan untuk berangkat ke sekolah masing-masing
...****************...
Sesampainya di sekolah Rangga memarkirkan motor gedenya di parkiran sekolah dia pun menggandeng tangan Muti "Kak Apa sebaiknya jangan seperti ini"kata Muti dengan salah tinggal "Kenapa memang lo malu gandengan tangan sama gua atau lo keberatan jadi pacar gua" jawab Rangga
"Bukan gitu Kak"
" Lantas "
" Ya sudah ayo kita masuk kelas nanti guru keburu masuk duluan " Muti berjalan lebih cepat karna merasa tak enak hati tapi ia malu akan perlakuan Rangga ya seperti itu.
Sesampainya di depan kelas semua siswa yang ada di kelas itu melihat dengan tatapan yang sulit diartikan kearah mereka
"wessss kayak mau nyebrang jalan aja nih pakai gandengan segala truk kali gandengan"ledek riza sedang kan Tio menaik turun kan alisnya sambil tersenyum
"berisik lo,Sirik tanda tak mampu cuy" jawab Rangga gelak tawa pun terdengar
"iya iya deh jangan lupa ya PJ nya"timpa Tio
__ADS_1
Tak lama kemudian pun guru bahasa Indonesia Pak Wawan datang untuk mengajar dan mereka pun belajar dengan khusuk sekarang tepat pukul 10.30 waktu menunjukkan jam istirahat mereka pun berlomba lomba menuju kantin begitu juga endegeng Rangga
"pesen makanan yang kalian mau gue yang teraktir" ucap Rangga
"yeeeey" ucap messy kelas X pacar Dito
mereka pun memesan makanan mereka
"suapin yang" ucap Rangga wajah Muti langsung memerah Muti sangat malu "cepetan yang aaa" dengan ragu Muti mmberikan suapan demi suapan ke mulut Rangga 1 mangkok bakso berdua 1 gelas es jeruk dan satu botol air mineral "tambah lagi nggak"kata Rangga Muti menjawab dengan gelengan kepala
"anjrit Si Rangga Pelit amat masa traktir ceweknya cuman satu mangkok bakso berdua" ucap Miko
"itu bukan pelit cuy ciuman dengan perantara sendok dan sedotan" ledekan Riza
"Belum berani dia nyosor" tambah Yuda haaa haaa "malam minggu nanti kita ngumpul yuk kita nge-date bareng secara kita kan udah udah pada punya pasangan" kata sella
"Eh lo gak lihat si Miko muka nya kecut,Dia tuh jombi" ucap Riza
enak aja lo ngatain gue jombi gue joker tau gak "jawab Miko
"tuh anak nikung gue,yang mau deketin Muti kan gue,ehhhh malah dia diembat" jawab Miko
"dia tuh bukan nikung,dia emang udah Cinta pada pandangan pertama tahu nggak"
"iya nih giliran ka Miko Kak Tio Kan pacarnya Kak Livia Kak Sella pacarnya Kak Yudha Muti pacarnya Kak Rangga Kak Riza pacar Kak Gita Aku pacarnya Kak Dito jadi tinggal ka Miko yang belum ada pasangan" ujar messy
"ya udah nanti malam minggu lo jadi supir kita aja" ucap sella
"enak aja lu bacot gue mau dijadikan kambing congek lihat aja ntar gue udah punya gebetan lain gue mau tembak sekarang sebelum malam minggu biar gue punya pasangan pas ngedet bareng sama kalian.kalian jangan bengong ya kalo misalnya gue jalan bareng sama cewek ni"jawab Miko dengan bangga
"siapa sih bikin penasaran aja ada deh" Ucap Livia "yang jelas kalian bakal terbangong-bengong terheran-heran dan terkaget-kaget" jawab Miko
"yakin lo bakal diterima sama tuh cewek"ucap Riza
"Yakinlah secara Gue ganteng gitu"
__ADS_1
"narsis lu mah,tapi bener ya malam minggu nanti kita jalan bareng" ucap sella "
"oke nanti gue izin dulu sama ibu Muti soalnya cewek gue mah Alim nggak kayak kalian" kata Rangga
"dihhhh kayaknya penyakit bucin udah masuk ke dalam jiwa raganya seorang Rangga Wijaya haaa haaa haaaa ucap Dito
" ya udah yuk kita masuk kelas sebentar lagi bel masuk"ucap sella
Mereka pun masuk ke kelas masing-masing dan tak lama bel masuk pun terdengar Mereka pun kembali mengikuti pelajaran hari ini sampai akhir jam pelajaran Usai
"yo Lu pulang duluan aja gue mau antar pulang dulu pacar gue" ucap Rangga sambil berjalan dan saling bergandeng tangan
"Oke deh gue cabut dulu ya udah ditungguin tu di gerbang ma Livia" jawab Tio
dan akhirnya mereka pun keluar dari gerbang sekolah
" pegang yang"perintah Rangga pada Muti dan Muti pun melakukannya
sampai di depan rumah Muti Rangga memarkirkan motor nya mengantarkan Muti sampai pintu
" Assalamualaikum"salam Rangga
"Wa'alaikum salam" jawab ibu
"Rangga pamit pulang dulu bu " ucap Rangga
"gak mampir dulu nak" kata ibu
"engga bu, lain kali aja"
"ya sudah hati-hati dijalan jangan ngebut-ngebut" "iya bu" "yang aku pulang ya" ucap Rangga
"iya hati-hati"jawab Muti sambil tersenyum manis
daaaa aaaa h
__ADS_1