
Disaat Doni kepergok oleh Bella, Doni begitu ketakutan diasaat menatap mata Bella berwarna merah api, kemudian Bella menarik tangan Doni dan mengajaknya bersembunyi karena takut ada orang lain yang melihatnya.
"Hei kamu mau membawaku kemana Bella??"
Doni terus ketakutan dengan cengkraman tangan Bella yang begitu erat sampai membuat pergelangan tangan Doni sakit, namun Doni juga memikirkan yang tidak-tidak karena dia melihat Bella berani telanjang di tempat terbuka.
"Ehh apa dia mau mengajakku itu.??" ujar Doni dalam hati sambil berfikir dan tersenyum jahat.
Bella pun berhenti menyeret Doni, mereka berhenti di belakang semak-semak yang tinggi dan tertutup.
"Doni, apa yang kamu lakukan disini..?"
"Maaf Bella, aku sangat penasaran dengan apa yang kamu lakukan, karena setiap aku ingin bermain denganmu kamu selalu pergi, maka dari itu aku mengikutimu sampai sini."
"Jadi kamu sudah melihat semuanya.? dan kamu juga melihatku telanjang.??"
"Iya" jawab Doni dengan menundukkan kepalanya.
Plak. Plak. Plak..!!!
Bella langsung menampar wajah Doni sampai merah,
"Maafkan aku Bella, aku tidak bermaksud mengintip mu, aku hanya penasaran denganmu."
"Baiklah aku maafkan kamu, tapi ingat.! Jangan bilang kepada semua orang kalau kamu melihatku telanjang.!"
"Ee... Gampang banget maafinnya. { Dalam hati } baiklah Bella aku tidak akan bilang ke siapapun, tapi bisakah kamu menunjukkannya sekali lagi.?, tadi aku tidak jelas melihatnya."
PLAKK..!!!!
Bella langsung memukul Doni dengan sangat keras dan membuat wajah Doni babak-belur.
Kemudian Bella memutuskan untuk pulang saja dan menghentikan latihannya.
###
Diluar angkasa, tepatnya di sebuah planet yaitu planet Black, orang-orang dari bangsa planet Black sedang mencari planet lain untuk dikuasainya, dengan alat canggih mereka melacak seluruh luar angkasa dan mencari planet yang yang cocok untuk tempat mereka tinggal, karena planet Black saat ini sudah rapuh dan akan hancur.
Dengan begitu banyak monitor dan satelit yang mengorbit ke segala arah, mereka melihat sebuah planet yang besar dan bagus, dan itu adalah planet Bumi.
Kemudian salah satu orang yang melihat planet itu segera melaporkan kepada pimpinannya, kemudian pimpinan mereka menyuruh salah satu anak buahnya untuk mengecek planet Bumi itu apakah planet itu kuat, berpenduduk, cocok, dan lain sebagainya.
Kemudian orang yang diperintahkan itu bergegas dan langsung menuju planet Bumi.
####
Sementara itu di Bumi, Bella yang sedang bersama Doni sedang berada di rumah Doni, orang tua Doni yang melihat Doni babak-belur, kebingungan dan cemas.
"Doni, kamu kenapa? Kenapa wajahmu babak-belur seperti ini, kamu berantem ya.?!"
Doni melirik ke arah Bella, dan Bella menatap Doni dengan tatapan yang tajam sehingga Doni meresa takut.
"Hei Doni.! Jawab pertanyaan ayah, kamu kenapa..?!"
"i.i iya yah tadi aku berantem."
"Berantem sama siapa kamu, mana orangnya biar ayah kasih pelajaran padanya."
"Tidak yah,, tidak usah, mereka hanya preman-preman lemah, Doni sudah menghajarnya yah."
"Baguslah anak ayah memeng hebat"
"Hebat apanya, orang akau yg memukulnya kok" ujar Bella dalam hati sambil menatap sinis ke arah Doni
__ADS_1
"Tapi memangnya apa yang kau lakukan, apa kau melakukan kesalahan pada mereka.?( Tanya sang ayah )
"Itu..... Eeee... Jadi begini yah, tadinya itu Bella sedang di hadang oleh preman dan akan diperkosa, tapi untungnya aku tepat waktu dan langsung menghajar mereka yah, ya kan Bella.?"
PLAK..!!!
Sontak Bella memukul kepala Doni sampai benjol.
Bella hanya diam dan membiarkan Doni mengarang cerita pada ayahnya.
"Kenapa kamu memukulku lagi..??" Ujar Doni lirih sambil merasa kesakitan
"Hm.."
"Yasudahlah ayah mau panggil ibu suruh mengobati lukamu"
#####
Keesokkan harinya bangsa planet Black yang sedang menuju Bumi sudah semakin dekat, dan hampir memasuki atmosfir Bumi.
Orang-orang di Bumi masih belum menyadari bahwa akan ada meteor yang jatuh ke Bumi.
Tidak lama kemudian meteor itu memasuki atmosfir dan menjadi panas sehingga menimbulkan kobaran api dan melesat cepat karena tarikan gravitasi Bumi, semua orang pun melihatnya dan lari ketakutan untuk mencari tempat berlindung..
BOOOMMM...!!!
Meteor itu pun jatuh dan menimpa sebuah pabrik sehingga membuat ledakan yang sangat besar dan memakan begitu banyak korban jiwa..
Meteor itu jatuh di tempat yang jauh dari posisi Bella, Bella pun belum mengetahuinya, dan Bella sekarang sedang jalan-jalan bersama Doni.
"Doni kita mau kemana..??"
"Aku akan mengajakmu ke sebuah pemandian air panas, disitu sangat ramai dan banyak wisatawan yang datang berkunjung disana, airnya juga begitu segar, kamu pasti menyukainya."
"Hei Doni, tempat apa ini? Ramai sekali disini."
Doni pun terus terbengong dan memandangi gadis-gadis cantik dan bikini.
"Hei Doni..?? Doniii...!!!
PLAK..!!
"Aauu,, kenapa kamu memukulku..??"
"Rrrrr... Jadi ini tujuan kamu kesini, hanya ingin melihat cewek-cewek telanjang..???"
"Eeee... B.b.b.b. bukan, bukan itu tujuanku, aku hanya ingin mengajakmu mandi bersama. ups.."
PLAK..!!
"Aku mau pulang..!"
Bella pun merajuk dan meminta Doni untuk pulang, namun Doni tidak mau dan meminta Bella untuk tetap disana dan mandi bersama.
Bella pun langsung pergi meninggalkan Doni, dan pulang ke kontrakannya.
Di tempat meteor itu jatuh, orang-orang sedang berkumpul untuk mengevakuasi para korban dan melihat meteor yang jatuh itu.
Orang-orang melihat ada sesuatu yang bergerak di bawah serpihan meteor itu dan munculah mahluk yang menakutkan, orang-orang pun bertanya-tanya, mahluk apa itu, seram sekali, mahluk itu pun melihat sekeliling dan mencoba memahami bahasa dan wujud penduduk Bumi, seketika mahluk itu berubah menjadi seorang laki-laki yang gagah dan tampan dia juga bisa bicara dengan bahasa manusia, kemudian orang itu pergi begitu saja untuk melihat keadaan Bumi, orang itu merasa sangat nyaman berada di bumi, namun orang itu mempunyai niat jahat yaitu untuk menguasai Bumi, Orang-orang disekitarnya ketakutan dan menjauh darinya.
Beberapa hari kemudian orang itu membuat rencana untuk menghabisi para penduduk Bumi dan membuat senjata yang sangat canggih, senjata itu mampu mengeluarkan laser dan gelombang elektromagnetik yang mampu menghancurkan gedung-gedung besar dan membunuh banyak orang.
Suatu hari dia melakukan kejahatan serta membuat onar, dan dia sudah membunuh banyak orang.
__ADS_1
Keesokan harinya Bella sedang bermain di rumah Doni dan menonton acara di TV, Bella melihat berita tentang terjadinya meteor yang jatuh ke Bumi dan terlihat seseorang yang keluar dari serpihan meteor itu, Bella pun teringat tentang musibah yang menimpa dirinya saat dia tertimpa meteor, kemudian Bella melihat berita lagi tentang insiden pembantaian massal oleh seseorang yang tidak dikenal, Bella pun ingin sekali kesana dan membantu melumpuhkan orang itu, namun jaraknya sangat jauh, tapi Bella tetap bersikeras untuk kesana.
Bella pun mengambil motornya dan menuju ke TKP, Doni yang kuatir juga mengikuti Bella dari belakang, namu Bella melaju sangat kencang hingga Doni pun tidak dapat menyusulnya dan kehilangan jejaknya, disitu Bella melaju tanpa arah yang benar, Bella asal mengambil jalan hingga Bella tersesat dan hanya berputar-putar saja, namun Bella belum menyadarinya, hingga Bella terus memacu motornya dengan kencang.
Doni yang kehilangan jejaknya berhenti sejenak dan berfikir kemana arah Bella pergi, lalu tiba-tiba WUZZZ..!!! dari belakang Doni Bella melaju dengan kencang.
"Hah, bukankah itu Bella?? Hey Bella tunggu..!!"
Doni pun mulai mengejar Bella lagi, namu di persimpangan lagi-lagi Doni kehilangan jejaknya, dan kedua kalinya Bella melaju dari belakang Doni.
"Hei Bella..!!"
Doni teriak memanggil Bella, namun tidak didengar olehnya, Kemudian Doni berfikir kalau sepertinya Bella sedang berputar-putar tidak tau jalan, Doni pun memutuskan untuk menunggu Bella di persimpangan itu, dan untuk ketiga kalinya Bella melaju dari arah belakang Doni dengan kencang, Doni pun segera menghentikannya dan berdiri di tengah jalan.
STOOPPPP...!!!!
"Doni.. awaass...!!!!"
"Walah.. cepat sekali dia,, woy, woy, woy.. berhenti..!!"
"Awas Doni....!!!"
Bella pun kehilangan kendali sehingga Bella terjungkal ke saluran air pinggir jalan.
"Ealah, dia malah nyusruk dong.. hadehh."
"Doonii...!! Kenapa kamu menghalangi jalanku, lihat ini aku jadi terjungkal kan.. Rrrr..!!!"
"Sini aku bantu."
PLAK..!!
"Kenapa kau malah menamparku..? Aku mau menolongmu..!"
"Dasar bodoh kamu, kalau tadi aku menabrakmu gimana, apa kamu gak tau kalau aku sedang buru-buru..??"
"Hadehh.. Bella kamu itu dari tadi hanya berputar-putar saja, makanya aku hentikan,, coba kamu lihat ini jalan yang sama yang kau lalui.."
"Hah, iya kah..??"
"Astaga.."
"Yasudah, kalau begitu tunjukkan jalanya..!!"
"Jalan kemana.?"
"Ketempat penjahat itu..!"
"Aku gak tau, itu sangat jauh dari sini."
"Bohong..!!"
"Hadeehh,,, dibilangin gak percaya."
"Terus gimana caranya kesitu..??"
"Aku gak tau, tanya saja sama polisi."
"Baiklah."
"Walah,, beneran dong,, hey Bella tunggu dulu.."
Bella pun langsung pergi ke kantor polisi yang pernah dia datangi saat meringkus buronan waktu itu..
__ADS_1
******