Takdir Janda Idiot

Takdir Janda Idiot
Episode 5. Tertangkap.!


__ADS_3

Setelah Bella sampai di kantor polisi itu Bella langsung minta tolong kepada para polisi untuk mengantarkannya ke tempat mahluk luar angkasa itu membantai orang-orang di sebuah taman hiburan.


"Pak polisi..!! Antarkan saya ke tempat orang jahat itu..!!"


"Hah, kamu kan gadis yang meringkus buronan waktu itu, ada apa kamu datang ke sini..?"


"Antarkan saya ke sana, cepat..!!"


"Apa maksudmu? diantakan kemana??"


"Ke tempat orang jahat itu..!" ujar Bella sambil menunjuk ke arah TV yang sedang menayangkan insiden pembantaian itu.


Sang polisi pun sempat berpikir, untuk apa dia meminta diantar kesana, namun dia mengingat bahwa Bella sudah pernah meringkus seorang buronan dan Bella juga pernah melumpuhkan para *******, kemudian dengan rasa ragu polisi itu menyuruhnya untuk ikut bersama para polisi yang lain, karena pada saat itu para polisi disana akan menuju ke TKP untuk membantu polisi di sana melumpuhkan makhluk itu, kemudian Bella pun ikut bersama mereka, begitu juga dengan Doni yang penasaran apa yang akan Bella lakukan disana.


Setelah menempuh jalan panjang, akhirnya mereka pun sampai di TKP, namun sesampainya mereka disana, mahluk luar angkasa itu sudah tidak ada, namun disana ada begitu banyak korban jiwa yang telah dibantai oleh mahluk itu.


"Dimana orangnya, kenapa tidak ada disini..?"


Karena mahluk luar angkasa itu sudah tidak ada, para polisi pun mengevakuasi para korban, dan Bella pun hanya duduk diam menunggu evakuasinya selesai dan evakuasi itu membutuhkan waktu lama karena banyaknya korban jiwa.


Doni dan Bella menunggunya sampai bosan namun tidak lama kemudian Bella melihat sebuah asap tebal yang begitu besar, dan Bella juga mendengar sebuah ledakan yang tempatnya tidak begitu jauh dari posisinya sekarang.


"Ledakan apa itu.?"


"Bella, jangan-jangan itu ledakan dari ulah orang jahat itu."


Kemudian mereka melihat orang-orang yang berlarian dari kejauhan, dan kemudian ledakan yang besar pun terjadi lagi..


BOOMMM...!!!


para polisi yang ada disana pun segera menuju ke arah ledakan itu berada.


"Bella, ledakannya terjadi lagi.! ee.?? Dimana dia? Eeeee...!!! Woy woy tunggu..!! Seenaknya pergi tanpa pamit.!! Rrr..."


Di saat Doni memberi tahu Bella, trnyata Bella sudah pergi duluan menuju ke arah ledakan itu berasal.


Setelah sesampainya disana ternyata ledakan itu adalah ulah dari mahluk luar angkasa itu, kemudian para polisi mencoba melumpuhkannya, namun semua polisi yang melawannya langsung dikalahkan seketika dengan senjatanya yang canggih, lalu Bella dengan gegabah langsung menyerang mahluk itu, dan mahluk itu langsung menembakkan lasernya ke Bella, namun Bella dapat menghindarinya dan hampir saja Bella terkena laser itu.


Bella pun berhenti sejenak dan tubuhnya sedikit gemetar ketakutan.


"Huft.. hampir saja."


"Woi jangan gegabah.! Bodo..!" (dasar gadis merepotkan) ujar Doni lirih


Kemudian Bella pun terus maju dan menyerang mahluk itu, mahluk itu pun terus menembakkan lasernya ke Bella, dan Bella pun terus menghindarinya dengan lincah dan kemudian Bella pun menghantam mahluk itu, dan mahluk itu pun terdorong oleh pukulan dari Bella, kemudian mereka pun bertarung jarak dekat, dan saling beradu tinju, namun Bella masih lemah dan Bella pun tersungkur.


"Aduuhh sakit sekali..!" ujar Bella merasa sakit tangannya setelah beradu tinju.

__ADS_1


Kemudian Bella pun mengeluarkan kekuatannya dengan api yang keluar dari kepalan tangannya dan kemudian menghantam mahluk itu lagi, kemudian mereka bertarung dengan hebat dan saling beradu kekuatan.


Pow, pow..!!!


Para polisi yang melihatnya pun tercengang melihat Bella yang dapat mengimbangi mahluk itu, kemudian mahluk itu pun terpental dan membentur sebuah besi dari reruntuhan gedung yang dihancurkannya sehingga mahluk itu mendapatkan luka pada tubuhnya dan mengeluarkan darah, darah yang berwarna hitam, para polisi pun terkejut melihat darahnya, mengapa darahnya berwarna hitam.??.


Kemudian makhluk itu menggunakan senjatanya dan mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang besar sehingga membuat Bella terpental sangat jauh dan menghancurkan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya, dan Bella pun tertimpa puing-puing bangunan yang hancur itu.


"Bellaaa....!!!"


"Kalian mahluk bumi lemah.! Lebih baik ku musnahkan saja kalian semua..!!"


"Mahluk Bumi.? Apa maksudnya, dan kenapa darah orang itu berwarna hitam, apakah dia alien??" ujar salah satu polisi yang kebingungan.


Doni yang kuatir dengan Bella, Doni pun mencoba menolong Bella dari reruntuhan bangunan yang hancur itu dan mengangkat satu demi satu puing-puing yang menimpanya, namun Doni tidak dapat mengangkat puing yang besar karena puing itu sangat berat, namun Doni terus berusaha mengangkat puing itu dengan sekuat tenaganya.


"Bella, bertahanlah aku akan menolongmu." ujar Doni sambil mengangkat puing yang besar itu.


Di saat Doni berusaha mengangkat puing itu tiba-tiba di sebelah Doni ada sesuatu yang bergerak dari bawah puing, dan ternyata itu adalah Bella yang bangkit dari bawah reruntuhan.


"Aduuhh,, punggung ku sakit sekali.! yahh bajuku sobek lagi.."


Kemudian Bella menoleh ke sebelahnya dan melihat Doni yang sedang mengangkat puing besar.


"Doni, kamu sedang apa?" tanya Bella dengan muka polosnya


"Ee..??? Kamu disitu rupanya..?" ujar Doni dengan wajah kebingungan kemudian menjatuhkan puing itu dan menimpa kakinya.


Kemudian Bella bangkit dan membantu Doni mengangkat puing yang menimpa kakinya, lalu Bella mulai menyerang makhluk itu lagi, karena Bella telah merasakan kekuatan yang sangat dahsyat dari makhluk itu, Bella merasa tidak mampu jika tidak menggunakan kekuatan besar juga, lalu Bella pun mengeluarkan kekuatan apinya yang keluar dari seluruh tubuhnya, api itu pun berkobar sangat besar di tubuh Bella sehingga membakar semua pakaian yang dipakai oleh Bella.


Para polisi yang melihatnya pun kembali tercengang melihat Bella yang dapat mengeluarkan api dari tubuhnya.


Saat itu para wartawan juga sedang meliputnya dari kejauhan dan semua orang yang menonton live streaming di TV pun melihatnya.


Lalu Bella pun membuat apinya semakin besar dan membuat dirinya melayang.


Para polisi dan orang-orang yang melihatnya pun bertanya-tanya siapa dia sebenarnya apakah dia juga seorang alien..?


Kemudian Bella yang sedang melayang mulai menyerang makhluk itu dengan kecepatan tinggi.


Wuzzzz..! Trappp..!! Pow.. poww..!! Aaarrrghh..


Bila pun terus menghantam makhluk itu sehingga membuat makhluk itu terdesak dan kewalahan melawannya, kemudian Bella membuat bola api yang besar dan melontarkannya ke arah makhluk luar angkasa itu.


BOOMMM...!!!!


Makhluk itu pun tidak dapat menghindarinya sehingga bola api itu mengenai dirinya dan membuatnya terbakar, makhluk itu pun terbaring lemah dan tidak dapat bangkit kembali.

__ADS_1


Karena dia merasa terancam dan akan dibunuh dia pun mengirimkan sinyal darurat kepada rekan-rekannya yang berada di planet Black dengan alat canggihnya.


Kemudian Bella membuat api yang sangat besar di kepalan tangannya dan tidak segan-segan membunuhnya dengan tinju apinya.


Akhirnya semuanya pun usai dan Bella dapat mengalahkan makhluk luar angkasa itu.


Setelah makhluk itu kalah Bella pun memadamkan api di tubuhnya sehingga orang-orang dan para polisi di sana pun melihat Bella yang telanjang.


Para polisi pun melihatnya dengan mata mesumnya, Doni yang melihatnya pun segera menghalangi pandangan mereka dengan berdiri di depan Bella.


"Tutup mata kalian semua jangan ada yang melihatnya..!"


Doni terus menghalangi pandangan para polisi itu namun Doni menghalanginya dengan badan yang menghadap ke arah Bella, Doni pun menatap bela dengan wajah mesumnya.


PLAKK...!!


"Doni...!!! Berikan aku bajumu..!!"


Bella yang merasa marah kepada Doni, Bella memukulnya dan merebut jaket dan celana Doni dengan paksa,


"Hey mau apa kamu, jangan copot celanaku..!!"


Kemudian Bella pun memakai celana dan jaketnya Doni dan Doni pun hanya memakai ****** ********.


"Kurang ajar, dasar perempuan merepotkan, untuk aku pakai boxer."


Setelah semuanya usai para polisi pun menghampiri Bella dan menodongkan pistolnya ke arah Bella.


"Angkat tanganmu.!! siapa kamu sebenarnya..??"


"*.*.*.t.t tunggu dulu, apa yang kalian lakukan?" ujar Doni dan melindungi Bella.


"Dia bukan orang biasa dan kemungkinan besar dia juga alien, minggir kau jangan menghalangi kami..!"


"Tidak, dia bukan alien dia adalah temanku , Bella"


"Kalau dia bukan alien kenapa dia bisa mengeluarkan api dari tubuhnya..?"


"Aku bisa menjelaskannya pada kalian tapi turunkan dulu senjata kalian.!"


"Baiklah kalau begitu kalian ikut kami ke kantor polisi dan jelaskan pada kami di sana..!"


Kemudian sebagian polisi membawa Doni dan Bella ke kantor polisi untuk dimintai keterangan dan sebagian lagi mengevakuasi para korban.


Karena penasaran para polisi itu pun membawa jasad makhluk luar angkasa itu dan mengamankannya untuk diteliti siapa dan dari mana makhluk itu berasal.


"Evakuasi semua korban dan amankan alien itu.!"

__ADS_1


Di saat mereka sedang mengevakuasi makhluk luar angkasa itu mereka menemukan sebuah alat yang aneh dan itu adalah alat yang digunakan oleh makhluk itu untuk memberi sinyal kepada rekan-rekannya, kemudian para polisi pun mengamankan barang tersebut dan tidak menghancurkannya, barang itu dibawa ke seorang yang ahli teknologi dan jasad mahluk luar angkasa itu dibawa ke sebuah laboratorium untuk dilakukan penelitian.


...****************...


__ADS_2