TakdirTakPernahSalah

TakdirTakPernahSalah
Mama Baru


__ADS_3

3 Hari pun berlalu , Aku pun kembali bekerja sebagai guru paud di desa ku .


Sepulang aku bekerja aku sangat terkejut karna papa sedang makan bersama dengan seorang perempuan .


Aisyah : " Assalamualaikum ."


Adam : " walaikumsalaam "


Aisyah : " Dia siapa pa ?"


Adam : " Dia ini tante Dinda temen kuliah papa dulu . "


Aisyah : " lalu kenapa ia disini ?"


Papa : " ini rumah saya terserah saya mau bawa siapa kerumah ini ."


Aisyah : " tapi pa , gak enak nanti jika tetangga tau papa berduaan dengan wanita lain sedangkan mama baru aja meninggal ."


Adam : " Kamu gak usah ngajarin saya yah lebih baik kamu masuk dan beres-beres ."


Aisyah pun langsung berjalan melewati mereka berdua dengan muka kurang suka .


Dinda : " Mas , apa putri mu tidak suka pada ku ?"

__ADS_1


Adam : " sudahlah dia memang begitu , padahal Zainab meninggal juga karna dia jadi jangan salahkan saya jika saya mencari mama baru untuk nya ."


( Awas kamu Aisyah setelah aku menikah dengan papa mu aku akan balas semua sikap mu pada ku kau pikir kau siapa haa ) batin dinda .


Dinda : " Jadi kapan mas menikahi ku ."


Adam : " setelah 7 harian nanti , setelah itu kita pindah dari desa ini dan pindah ke kota karna aku akan pindahkan pusat kantor ku disana ."


Dinda : " baiklah mas ." Jawab dinda dengan senyum sinis nya


** Di kamar Aisyah


Aisyah yang melihat itu pun langsung masuk kamar dan ia pun menangis lalu ia mengambil foto ibu nya .


Aisyah pun terus menangis dan langsung memeluk foto ibu nya , Lalu ia menyenderkan tubuhnya di dinding dekat dengan kasur nya . Setiap hari Aisyah hanya bisa memeluk foto ibu nya ketika ia bersedih maka ia hanya bisa bercerita pada foto ibu nya .


***


Keesokan pagi nya


Setelah Aisyah beres beres rumah dan membuat sarapan seperti biasanya aisyah pun langsung menuju kamar papa nya untuk ngajak nya makan bersama . Namun dengan terkejut nya ia ketika yang buka pintu kamar ayah nya malah Tante dinda .


Aisyah : " Paa...Paa Aisyah udah buatkan sarapan mari kita makan bersama ." Ajak Aisyah dengan senyuman.

__ADS_1


Dinda : " Papa kamu sedang tidur lebih baik kamu makan sendiri saja ."


Aisyah : " Tanteee?? Kenapa tante ada di kamar ayah ku ?? Apa jangan jangan tante....


Dinda : " Yaa itu benar . Kenapa ? Ada masalah ? Aku sebentar lagi akan jadi mama tiri mu bersiap lah untuk merasakan siksaan ku " jawab dinda sinis


Aisyah : " tante kita sama - sama perempuan , tante harusnya malu dengan tingkah tante yang begini . Menjijikan ."


Plakk..


Dinda : " Heyyy Berani-Berani nya Kamu bicara seperti itu pada ku ." Bentak dinda


Adam : " ada apa ini ? "


Dinda : " Massss... ini anak kamu ini kurang ajar masa aku di bilang perempuan tak tau malu tak punya harga diri padahal kan kamu yang meminta nya ." Drama dinda sambil pura pura menangis


Adam : " Aisyah kamu bener-bener kurang ajar . Kamu tau tante dinda ini adalah calon mama baru kamu , kamu harus hormat dengan nya ." Bentak adam


Aisyah : " Tapi Paa..


Belum selesai Aisyah melanjutkan bicara nya adam dan dinda sudah pergi meninggalkan nya di depan kamar , Aisyah begitu terpukul dengan perlakuan ayah nya . Sosok yang ia selalu banggakan sosok yang ia harapkan sebagai pelindung nya malah berbalik sebagai orang yang menyakiti nya . Aisyah Sekarang Hanya bisa pasrah dengan kehidupan nya ke depan Ia selalu berdoa agar ia bisa menemukan kebahagiaan nya kembali , yang ia juga tidak tahu datang darimana kebahagiaan itu . Semenjak Kepergian ibu nya ayah Aisyah berubah total karna ia merasa penyebab kematian ibu nya adalah karena nya . Padahal itu semua udah takdir yang sudah di gariskan sama tuhan . Namun sepertinya ayah nya belum bisa menerima itu dengan ikhlas .


( Paa kenapa papa masih saja menyalah kan aku atas kepergian mama . Aku juga tidak ingin merasakan ini paa , bukan hanya papa yang kehilangan mama aku juga sangat kehilangan pa. Kenapa semua orang menyalahkan ku ) Tangis Aisyah sambil berjalan menuruni anak tangga.

__ADS_1


__ADS_2