TakdirTakPernahSalah

TakdirTakPernahSalah
Aisyah di jodohkan


__ADS_3

***


Keesokan hari nya


Aisyah dan bik ani pun sibuk membereskan semua sisa sisa acara pernikahan papa dan ibu tiri nya . Aisyah sebenarnya belum menerima dengan sepenuh hati ibu tiri nya itu namun ia harus mencoba sayang kepada ibu tirinya karna walaupun begitu ia tetap ibu nya dan istri papa nya sekarang .


Dinda : " Hee Upik abu kemari kau ?" Panggil Dinda kepada Aisyah


Aisyah : " Ada apa ma ?"


Dinda : " Jangan pernah panggil aku dengan sebutan itu , karna aku tidak sudi di panggil itu pada anak pembawa sial seperti mu ."


Aisyah : " maaf " ucap Aisyah sambil tertunduk


Dinda : " Nanti siang keluarga pak dion wijaya dan anak nya akan kemari dandan lah yang cantik walaupun aku tau mau di apain wajah mu tidak akan pernah berubah  "


Aisyah : " Tapi kenapa aku harus ikut menyambut nya ma ?"


Dinda : " Tidak usah banyak tanya kerjakan perintah ku atau kau mau melihat ayah mu marah-marah lagi dengan mu ."


Aisyah : " Baiklah ."


**


Makan siang pun tiba . Terdengar suara mobil telah memasuki halaman rumah dinda , dinda dan adam pun dengan sigap menyambut dion dan wisnu .


Dinda : " silahkan masuk tuan "


Dion : " Terimakasih ."

__ADS_1


Dinda : " Silahkan duduk tuan , Saya akan memanggil kan Aisyah ."


Dion dan wisnu pun duduk bersama dengan adam yang menemani nya . Tak lama Aisyah dan dinda pun keluar menuju ruang tamu dimana dion dan wisnu menunggu nya .


Dinda : " Tuan , Ini Aisyah anak tiri saya yang udah saya anggap sebagai anak sendiri ." Sapa dinda dengan senyum palsu nya


Mereka pun duduk .


Dion : " Baiklah tidak perlu basa basi kedatangan saya  kesini ingin Menjodohkan  anak kalian Aisyah dengan putra ku wisnu ."


Aisyah yang mendengar itu pun kaget


Aisyah : " Apa ? T-tidak saya tidak ingin di jodohkan dengan siapa pun ." Jawab Aisyah dengan gugup


Dinda : " Upik abu kamu jangan malu maluin saya mereka ini keluarga terhormat kaya raya lagi hidup akan terjamin dengan nya jadi jangan melawan ." Bisik dinda


Aisyah : " Tapi aku belum siap menikah ma ."


Aisyah : " Paaaaaaa...."


Adam : " Sudah lah Aisyah umur kamu sudah cukup untuk menikah apakah kamu akan selama nya menjadi gadis kamu ingin jadi perawan tua . "


Aisyah : " Tapi paa Aisyah belum siap ."


Adam : " Tidak ada penolakan aisyah ."


Dion :" baiklah jika setuju satu minggu lagi pernikahan akan di adakan semua urusan pernikahan biar saya yang menyiapkan . Kalian hanya akan datang ketika hari itu tiba ."


" Baik tuan ."

__ADS_1


Jawab adam dan dinda bersamaan .


Setelah itu dion dan wisnu pun pulang , Aisyah masih menunduk dan menangis tanpa suara .


Adam : " papa tidak mau tahu yah Aisyah pernikahan ini akan terjadi . Tidak ada penolakan kamu harus menurut dengan papa jika tidak ingin di cap anak durhaka ."


Adam dan Dinda pun meninggalkan Aisyah yang masih menangis di sofa ruang tamu itu .


**


4 Hari Pun berlalu


Setelah sarapan pagi mereka selesai ada pesan masuk dari ponsel dinda , pesan itu dari wisnu yang akan mengajak Aisyah memilih baju pengantin nya .


Dinda : " Setelah ini kamu akan pergi dengan wisnu untuk memilih baju pengantin ."


Aisyah hanya diam saja tidak memberikan respon apa pun namun tampaknya orang tua nya tidak peduli dengan sikap Aisyah .


Tak lama kemudian wisnu pun datang dan langsung di persilahkan masuk oleh dinda .


Dinda : " Ehh nak wisnu silahkan masuk nak Aisyah sudah siap daritadi ."


Wisnu : " benarkah tante ."


Dinda : " Ya tentu saja , Aisyahh... Aisyah..." Teriak dinda


Aisyah : " Iyah ma , ada apa ?"


Dinda : " Kamu ini gimana sih ada calon suami nya datang malah pergi . Ini wisnu datang menjemput kamu segera lah pergi jangan buat wisnu menunggu ."

__ADS_1


Aisyah pun hanya mengangguk dan mereka pun berangkat pergi .


__ADS_2