
Hari Pernikahan Arga dan aisya pun tiba . Tak ada banyak tamu keluarga Aisyah juga tidak ada yang di undang . Pernikahan ini sangat tertutup dan private hanya orang-orang tertentu yang datang .
" Saya Terima Nikah Dan Kawin nya Aisyah nur hasna binti Adam Hermawan dengan Mas Kawin tersebut Tunai ." Ucap Arga
" Bagaimana para saksi ? Sah ? "
Sah .. Sah ..
" Alhamdulillah " ucap penghulu
Aisyah pun terharu sekaligus sedih karna bukan ini pernikahan yang sebenarnya ia impikan .
Setelah selesai acara pernikahan , Aisyah meminta Arga untuk menemui keluarga nya .
Aisyah : " Mas "
Arga : " Hmm "
Aisyah : " Kita kan telah sah menjadi suami istri apakah kamu tidak ingin bertemu dengan keluarga ku ? "
Arga : " Buat apa kamu bertemu dengan keluarga yang tidak memperdulikan mu "
__ADS_1
Aisyah : " Tapi mas walaupun begitu mereka tetap orang tua ku ."
Arga : " Aku tidak cukup banyak waktu , akan ku pikirkan nanti "
Arga langsung pergi meninggalkan Aisyah .
Sesampainya di kamar Aisyah tak melihat ada arga di situ , ia pun merebahkan dirinya ke kasur arga .
Arga : " Hey jauhkan dirimu dari Kasur ku ."
Aisyah : " Tapi mas...
Arga : " Hey gadis bodoh , Kau pikir dengan kau menikah dengan ku kau bisa leluasa di rumah ini . Kamu salah besar nona , Kau akan tetap menjadi pelayan disini bahkan selama nya . Jangan pernah bermimpi menjadi tuan putri disini , Tak sudi ."
( Ya allah , Aku sebenarnya tidak ingin mengeluh namun aku bisa apa . Aku lelah dengan semua ini . Mengapa takdir membawa ku sini ) Batin Aisyah .
Arga : " Kenapa masih disitu ? Pergi buatkan aku teh hangat . "
Aisyah : " Baik tuan ."
Aisyah pun langsung menuju tangga untuk turun dan ke dapur . Setelah di dapur ia pun kebingungan karna di dapur ia tidak menemukan satu pun teh kemasan yang biasa ia gunakan di desa .
__ADS_1
Bik Asih : " Anda mencari apa nyonya ?"
Aisyah : " Emm ituu tuan arga menginkan teh hangat , tapi aku sama sekali tidak menemukan teh kemasan disini
Bik Asih pun terheran dan menahan tawa .
Bik Asih : " Maaf nyonya , Teh khusus buat tuan arga tidak memakai teh kemasan namun memakai alat ini hanya dengan membuka tabung ini lalu keluar bubuk teh sesuai selera tuan arga dan ada air hangat nya juga disini tinggal tekan saja ."
Aisyah : " Ohh begitu , Baiklah terima kasih ."
Bikk Asih : " Apa Non Aisyah bahagia dengan pernikahan ini ?"
Aisyah : " Mengapa bibi bertanya seperti itu ?"
Bik Asih : " Bibik liat semenjak non Aisyah kesini , non Aisyah jarang sekali tersenyum . Jika pun tersenyum hanya ketika bercanda dengan pelayan sini saja. "
Aisyah : " Tidak apa - apa kok bik , aku hanya butuh adaptasi saja . Bibik tak perku khawatir , Aisyah hanya butuh doa aja dari bibik untuk pernikahan ku . Karna doa seorang ibu sangat lah baik walaupun bibik bukan ibu kandung ku namun bagi Aisyah semua ibu itu sama . Sama - sama memiliki surga ."
Bik Asih : " Masyaallah non Aisyah , Anda baik sekali rasanya tuan Arga tidak menyesal memilih anda menjadi istrinya . "
Aisyah : " Amin . semoga aja bik . yaudah bik Aisyah pergi dulu yah takut tuan arga menunggu lama ."
__ADS_1
Aisyah pun langsung pergi ke kamar mereka sambil membawa teh yang di perintahkan arga tadi .