Tanggung Jawab

Tanggung Jawab
bab 5


__ADS_3

Flash On


jam sudah menunjukan pukul 4 sore itu tandanya Lia akan kembali pulang kekontrakannya..


sebelum pulang Lia mengepel lantai tiba tiba selin mengatakan kepada lia bahwa bu mirna memanggil lia untuk segera datang ke Ruanganan wanita baru baya itu..


"Lia kamu dipanggil sama bu mirna tu, aku duluan yah soalnya aku udah ada janji sama teman aku" kata Selin.


"mau ngapain yah bu marni panggil aku keruangannya? apakah aku akan di pecat karena tidak sopan masuk keruangan bos tanpa mengetok pintu?" batin lia penuh dengan pertanyaan dikepalahnha ia takut jika dipecat dia harus mencari pekerjaan dimana lagi


"okok aku segerah kesana, hati hati yah dijalan" kata lia sebelum Lia meninggalkan Selin


lia bergegas menuju ruangan bu mirna, dengan langkah yang tergesa gesa dan takut apa yang akan dikatakan bumirna kedepannya pasti dia akan dipecat karena ketidaksopanan Lia tadi pagi.


Tok Tok Tok


"silakan masuk" kata bu mirna


lia langsung masuk keruangan bu mirna dengan takut takutnya lia bertanya maksd dan tujuan bu mirna memanggilnya


" ibu nyari saya? ibu saya mohon saya gak sengaja, jangan pecat saya" kata lia memelas


"siapa yang mau pecat kamu lia?" kata ibu mirna yang terlihat bingung


"trus ibu mirna menyuruh saya datang keruangan ibu untuk apa?" tanya lia lebih bingung

__ADS_1


"oh saya mau minta tolong sama kamu tolong bersihin ruang pak Rein, kamu tolong pel lantai dan rapiin ruangannya, bisa kan? maaf kalo sudah menunda jam pulang kamu" kata ibu mirna memperjelas sambil memohon


" oh gitu yah bu, oh gpp kan aku OB, okok nanti setelah dari sini saya langsung membersihkan Ruangan Bos" kata lia kepada bu mirna lia sangat menganjil jika Lia harus memanggil Rein dengan sebutan Pak Rein, lia sudah terbiasa memanggil Rein dengan sebutan Bos


.. kalau begitu saya permisi dulu bu mau bersihin ruangannya bos" kata lia langsung meninggalkan bu mirna di ruangannya


Tak lama kepergian lia dari ruangan itu bu marni bergegas mengemasi tasnya dan pulang.


suasana kantor sangatlah sepi, semua karyawan yang bekerja disitu sudah pulang semua, tertinggal hanya Lia yang membersihkan ruangan Rein yang begitu terlihat berantakan, entah apa yang terjadi di ruangah itu, berkas2 berserakan dimana mana, fas bunga yang pecah berserakan dimana mana..


Setelah selesai membersihkan ruangan itu Lia bergegas menuju pintu untuk keluar dari ruangan itu mengingat jam sudah menunjukan jam 7 malam.


pada saat lia membuka pintu, lia kaget dengan keadaan bosnya sudah berada didepan pintu..


"eh bos, maaf saya habis membersihkan ruangan in, saya permisi mau pulang dulu"jelas lia


lia sangat takut lia langsung tergesa gesa ingin meninggalkan bos nya dia takut akan terjadi hal yang tidak di inginkan..


tiba tiba tangan kekar menarik kuat tangan lia, sehinggah lia terjatuh dalam pelukan bosnya


" aduh bos sakit" kata lia


.. tolong bos hari sudah malam, saya mau pulang" lanjut lia


karena terlalu babyak minum Rein mabuk dan Rein tidak mendengarkan perkataan Lia, Rein langsung memeluk tubuh lia yang mungil lalu mencium bibir lia dan Melu*atkannya..

__ADS_1


"bos tolong lepasin saya bos" kata lia memohon


tapi lagi lagi Rein tidak mendengarkan perkataan lia


Rein langsung menarik tubuh lia masuk kedalam ruangan tempat tidur yang biasa Rein jadikan sebagai tempat untuk istrahat.


lia mencoba melakukan perlawanan untuk kabur tapi semakin lia melawan semakin kuat Rein malakukan pertahanan, Rein mengikat tangan lia dengan dasinya.


"pak saya mohon lepaska saya"


"DIAM.. setelah ini nanti saya akan bayar kamu, berapapun akan aku bayar asalkan kamu mau melayaniku malam ini" kata Rein dengan angkuhnya.


ini bukan karena pengaruh alkohol yang Rein komsumsi sehinggah membuat Rein mabuk tapi Rein memang sudah terbiasa setelah Rein mabuk dia mencari wanita malam untuk ia tiduri agar bisa terpenuhi dan memuaskan napsu birahinya.


mendengarkan perkataan Rein yang dengan entengnya menganggap lia wanita rendahan lia langsung menampar wajah Rein begitu kuat.


" saya bukan wanita murahan seperti yang ada maksudkan saya memang miskin tapi saya masi mempunyai harga diri" kata lia


"alah kamu sok suci, kamu kira aku bodoh, kulit kamu sangat putih mulus trus cantik pasti om om kan yang biayain kamu sampe cantik gini?? kamu tadi lagi main masuk keruangan saya pasti kamu mau cari perhatiankan sama saya?? ..


.. ngaku saja, kamu mau minta berapa nanti aku kasih asalkan malam ini kamu harus melayani aku, atau tidak aku yg melakukan pemaksaan"kata Rein


mendengarkan kata kata Rein, lia tidak percaya dia di anggap sebagai wanita murahan, gadis itu langsung menangis dan memukul dadah bidang Rein.


"lepaskan aku brensek" umpat lia

__ADS_1


dengan cepatnya Rein langsung melahap b*b*r lia smpai lia kehabisan napas. stelah itu Rein langsung memasukan tangannya ke dalam baju lia dan mer*mas pay*dar* lia lalu Rein melahap dengan mulutnya pay*udar* milik lia secara bergantian.


__ADS_2