
sambil menunggu pesanan mereka datang Al dan panji membahas cafe yang akan Al bangun.
sementara Alia hanya diam sambil melihat email yang dikirim perusahaan cabang nya yang ada di kota C tempat kelahiran nya
"maaf pak ini pesanan nya"kata pelayan pria
"terimakasih "jawab Al
"ayo sayang kita makan dulu,nanti malah sakit nahan lapar"kata Al
"iya mas, jawab Alia dan meletakkan hp nya di meja
Panji ,Albaren dan juga Alia Menikmati makanan mereka.tampa bicara sama sekali.
15menit kemuan Mereka selesai makan,Alia ijin ke toilet sambil membayar makanan Meraka
"apa pak Al yakin,membuka cafe di sana"tanya Panji lagi
"iya pan aku ga ingin terus bergantung sama Alia,aku pun harus punya penghasilan sendiri"jawab Al serius
"ayo kita pulang,!sahut alia yang nyamperin mereka berdua
"iya "jawab Panji dan juga Al
mereka pun keluar dari restoran itu danasuk ke mobil,di mobil seperti biasa hanya ada keheningan, hingga sampai di rumah.
"apa Bagas dan raya datang,ini mobil ada dua parkir"tanya Al
"mungkin pak,apa lagi sehaky berita yang lagi hits tadi siang"jawab Panji
__ADS_1
"hemm, mungkin"kata Al lagi
"dari pada kita bertanya-tanya disini' mending kita masuk ke dalam,"sahut Alia
mereka berdua cengengesan,sambil mengikuti Alia masuk ke rumah.
"kalian disini toh"kata Alia
"iya kami dari tadi disini.tapi kalian lamah banget datang nya ,! jawab Lusi
"*astaga mereka ini,batin Alia*
Alia bukan menjawab pertanyaan Lusi tapi malah duduk di sofa.
"*astaga kalau sudah begini,harus keluar jurus andalan"bagian Alia*
"ga akan mempan lagi ya rayuan Lo,sekarang jawab dari masa saja kalian ha,!bentak Lusi
Al , Bagas,kara dan Panji kaget dengan ke berani Lusi membentak Alia.sementara raya dan Jo sudah biasa jadi mereka Santai-santai saja.
"*berani sekali sahabatnya bentak istri ku"batin Al* kesal melihat Lusi
"*kak Lusi bentak mba Alia, berani juga kak Lusi"batin kara*
__ADS_1
"maaf tadi gara-gara lalat-lalat itu datang ke kantor gue,jadi kita ga makan siang jadinya
saat pulang kita cari makan dulu lus"kata Alia
yang merasa bersalah
"bisah ga sih Lia kalau pergi kemana dan ngapain Lo kabarin ke kita bertiga,sekarang ini Lo lagi jadi incaran musuh Lia!sambung raya yang dari tadi hanya diam saja
"*segitu besar nya hubungan persahabatan mereka berempat "batin kara dan Bagas*
"maaf "jawab Alia
"kita ga marah sama Lo Lia kita hanya khawatir,Lo tau betul Lia om Ardi nitip Lo ke kita bertiga beliau tidak percaya dengan siapa pun bahkan suami lo.kita bertiga selalu di depan saat orang-orang nyakitin Lo karena kita sayang Lo Lia"?sambung Lusi lagi
"maaf gue raya Lusi Jo,maaf membuat kalian kawatir "batin Alia menangis di hati nya
"sudah-sudah, sekarang kan Alia nya juga ga apa-apa kan "!sahut Jo
raya dan Lusi Langsung menatap tajam Jo.
"*astaga dua singa betina marah "gumam Jo*
"*semua karena ku,batin al*
__ADS_1