
mas Al begitu bahagia dengan wanita itu dan dia bisah tertawa lepas,tapi beda dengan ku yang jarang melihat nya tersenyum,pikir Alia.
"pan apa sudah selesai,ayo kita pulang"kata alia lirih yang berusaha menahan air matanya jangan sampai jatuh di depan Panji.
Panji yang mendengar bos nya bergetar saat mengajak nya pulang pun semakin membuat nya bingung.
"kenapa ya Bu alia,kenapa saat dia berbicara suara nya bergetar, seperti menahan sesuatu"
batin Panji.
"saya sudah selesai Bu"kata Panji
Alia pun berdiri dari kursinya dan berjalan keluar.
saat Alia masuk ke mobil ,dia melihat Al dan wanita nya keluar dari restoran sambil bergandengan tangan.
"Calista,dia sudah bebas apa mas Al yang menjamin nya keluar,jika ia berarti benar dugaan Panji selama ini jika mas Al masih benar-benar masih mencintainya"batin Alia yang sedih dan kecewa ke Al
Panji pun akhirnya melajukan mobilnya,tanpa banyak bertanya ke bos nya itu,tapi Panji selalu curi-curi pandang ke belakang melihat bos nya yang menangis dalam diam .
"Bu kita sampai"kata Panji ke Alia yang melamun sepanjang jalan.
__ADS_1
"ah kita sudah sampai ternyata, terimakasih pan,pulang lah "ucap Alia ke panji.
"baik Bu"Jawa Panji yang berlalu dari sana
Alia pun masuk ke rumah , dengan perasaan yang kacau, hingga tidak menyadari kara yang duduk di ruang tamu memperhatikan nya.
"mba...mba Alia "ucap kara yang teriak
"i-iiya kenapa Ra,koq teriak"tanya Alia yang kaget.
"mba Alia kenapa ,ini mata lagi koq bengkak
apa mba ada masalah ,atau bertengkar sama mas Al"tanya kara. ke mba nya itu
"mba cerita lah,siapa tau aku bisah membantu mba Alia"kata kara tulus ke mba nya itu
Alia pun langsung duduk di sofa, sambil memijat alis nya.
"mba tadi ga sengaja melihat mas Al dan Calista di restoran Ra"kata Alia
kara yang mendengar nya pun sontak kaget.
__ADS_1
"apa !apa mba ga salah lihat,bukan nya kak Calista di penjara ,koq bisah dia keluar apa jangan-jangan"kata kara yang menutup mulutnya.
"mba ,apa jangan-jangan mas Al yang mengeluarkan nya dari penjara,apa dia ga sadar mereka lah penyebab mama papa meninggal"sambung kara langsung menangis.
Alia yang melihat badan kara bergetar karena menangis,dia pun memeluk nya Sambil mengusap punggung kara lembut.
"sabar ya Ra"ucap Alia
dia sendiri bingung,akan seperti apa rumah tangga nya kedepan.
###
besok pagi nya Alia dan kara sudah rapih, mereka berdua sarapan dengan diam tanpa bicara mereka larut dengan pikiran mereka masing-masing.
"aku akan ceritakan ini ke kak bagas,aku ga mau mereka menghancurkan keluarga ku lagi, cukup karena ke bodohan kami mama papa pergi ninggalin kami selamanya"batin kara
"Ra ayo nanti kau terlambat ke kampus nya"
kata Alia ke kara yang melamun.
"ah i-iiya mba"jawab kara yang kaget
__ADS_1
"mba pulang dari kampus,aku ga pulang ke rumah ya aku ke kantor kak bagas ya"ujar kara
"iya ga apa-apa"jawab Alia senyum