Tangis Dan Jeritan Seorang Istri

Tangis Dan Jeritan Seorang Istri
part 6


__ADS_3

* Alia menangis di kamar nya.pa,ma apa yg harus Alia laku kan ! sampai kapan ini berlangsung ,di hati mereka yg terdalam sudah tertanam kebencian ,apa yg di ajar wanita tua itu,gumam Alia menangis


* sementara Al dan pacar Riana sudah pergi ,tinggal Bagas ,dan kara, di ruang tamu


* kak hari ini ada pertemuan orang tua di sekolah kata,ucap kara


* iya nanti kalau sempat kakak datang ,ucap bagas


* dulu Oma yg slalu datang ,tapi sekarang gak ada ,gumam kara pelan


* udah jgn di bahas kita berangkat ,seru Bagas


* kara tidak menjawab nya ,tapi ikut berjalan di belakang kakak nya


* Bagas pun mengantar adik bungsu nya sekolah,sambil berangkat kerja


di mobil pun sepi , tidak ada yg bicara ,sampa tiba di sekolah adik nya


* sampai turun ,lah belajar yg rajin,kata Bagas


* kara turun tidak menjawab nya , atau pun menoleh Kaka nya

__ADS_1


* kara ,hei .ucap sahabat kara


* ada apa Lisa, Jawab kara


* Lo melamun apa si Ra,tanya raya sahabat kara


* gak ada ,emang kenapa sih ,jawab kara


kedua teman2 kara bingung yg melihat kara ,yg murung gak biasa pikir mereka, yg melihat kara duduk di samping anak kutu buku yg sering mereka bully


* Lo duduk sendiri tanya kara


* Lo bicara Ama gue ,Lo gak takut ketularan kutu buku juga,dan apa ini .biasa nya Lo yg paling rajin membully gue


* apa orang tua mu datang tanya kara yg pengen tau


* gue gak tau , karena mereka sibuk kerja untuk masa depan gue, karena mereka tidak ingin anak2 kekurangan jadi gue memakluminya, jawab Dea santai


* Lo gak marah gitu Lo di besarin pengasuh sementara orang tua Lo sibuk !tanya kara


* hahhh,dengus Dea menatap kara,lalu air mata Dea pun menetes

__ADS_1


* Lo tau gue sedikit bangat ,kedua orang tua gue sibuk kerja demi kebutuhan dan masa depan anak2 nya ,tapi di balik itu mereka menyimpan luka di hati yg dalam.ujar Dea masih menangis.


* maksud Lo,gue gak ngerti .tanya Alia yg bingung dgn ucapan Dea


* mama ku hanya anak haram , otomatis harta papa nya tidak akan ada untuk nya ,papa ku hanya anak yatim-piatu, yg besar di panti, mereka menikah tidak memiliki apapun ,sampai gue lahir,tapi dgn ada nya gue di tengah mereka menambah semangat mereka , untuk bekerja,tidak mengenal lelah. mereka pun pernah makan gak makan asal putri nya makan ; apa menurut mu aku pantas menuntut ,apa yg kita lihat belum tentu kenyataan seperti itu ,dan apa yg Lo dengar pun belum tentu itu benar,ucap Dea


* deg


* deg


*deg


* apa itu juga yg di rasa kan papa,mama dulu ,hingga tidak pernah ada waktu untuk kami ,batin kara yg menangis


* ayo masuk ,bentar lagi pelajaran di mulai,kalian apa gak capek diri. tanya Dea yg melihat kedua sahabat kara berdiri dan mata sembab


semua masuk kelas ,dan duduk di bangku masing-masing,dgn diam mengikuti pelajaran


, sementara kara melamun sampai nama mata pelajaran selesai,


* Ra Lo kenapa sih, melamun Mulu deh tanya raya

__ADS_1


* gak apa2 kok


__ADS_2