
****duduk disebelah soleh karena terpaksa****
sambil membuka tas Shadow bertanya kepada Soleh
"Sekarang pelajaran apa?." Shadow bertanya dengan tenang.
"Sekarang pelajaran matematika, oh ya Shadow nanti lu jangan lupa ngedip ya pas ngeliat guru MTK kita." guyon soleh sambil tertawa kecil.
"Liat si soleh udah sok akrab juga dia sama si cacing keremi." Mike berteriak sambil menunjuk ke arah Soleh dan Shadow.
"Mau lu apa?? lu bisa nggak sehari aja diem! semua yang ada disini pusing karena kelakuan lu! ." Balas soleh sambil melotot karena emosi.
"maju lu sini tikus got! lu aman tadi karena dipisahin pak Rian!." mike berteriak.
"Sini maju!! lu pikir gua tak-..," belum selesai Soleh bicara ternyata mulut soleh dibungkam dengan kertas oleh Shadow.
"hummpphhh!!!."
"Lu ngapa Shadow??? kenapa lu nyumpal mulut gua make kertas???." Amuk Soleh kepada Shadow.
lalu dengan tenang Shadow menjawab
"Lu gak seneng sama dia, tapi lu masih ngeladenin dia. Bukannya artinya lu sama aja kayak dia??." Jawab Shadow.
*Soleh yang emosi lalu membentak Shadow*
"Gua ngebelain lu juga beg* ngapain lu malah nyumpel mulut gua Anj***." bentak soleh.
*shadow yang sedikit terbawa emosi lalu menepak kening Soleh sambil berkata*
*Plaaakk!!!*
"Diem jangan berisik! pikir apa yang gua bilang barusan sambil nenangin diri lu sana! coba lu pikir apa semua masalah bisa diselesain make tenaga?? contoh kecilnya MTK! kalo bisa make tenaga kenapa lu harus Ngitung?." Ceramah Shadow.
"itu beda!!!." teriak soleh.
Shadow yang melihat Soleh yang sedikit lepas kendali lalu berdiri dan merangkul bahu soleh seolah-olah sudah seperti sahabat seraya berkata.
"Kantin dimana?." tanya Shadow dengan tenang.
"ma-mau apa lu??." tanya soleh keheranan.
"udah ayo anterin gua, gak usah banyak omong." Jawab Shadow dengan ekspresi wajah emosi.
Soleh yang kaget sekaligus takut menjawab dengan gugup
"o..o..oke." Menjawab dengan gugup.
"Udah ayo, jangan banyak tingkah!". Balas Shadow seraya menarik Soleh.
Soleh yang gugup pun tanpa sadar menurut dengan perkataan Shadow, seperti Terhipnotis Everybodehh🤣
__ADS_1
Sesampainya Di kantin Shadow langsung membeli dua botol Teh Pacul,
"Nih, minum." sambil menyodorkan Teh Pacul kepada Soleh.
"lahh kok-...,"
Belum selesai soleh bicara, Shadow langsung memotong omongan soleh.
"minum aja ******! gak usah banyak laga!." Pungkasnya.
"o..oke deh, thanks ya." lalu soleh menenggak Teh Pacul pemberian Shadow.
"Gimana? udah tenang?." Tanya shadow kepada soleh.
"ya, ohh i..itu sorry banget masalah tadi di dalem ya. Gua ke bawa emosi," Soleh Menjawab dengan rasa bersalah yang tampak jelas diwajahnya.
"yaa santai aja gak usah dipikirin, sekarang lu tenangin diri dulu. Baru nanti kita ke kelas lagi." jawab Shadow.
"Lu bener, semua di dunia ini gak bisa diselesain cuma make tenaga. Semua bisa selesai kalo kita tenang, tenaga ditambah pikiran yang tenang maka masalah pasti selesai." Soleh membalas.
"ya, yaudah yang berlalu biarin aja. Sekarang kita fokus belajar aja, biarin orang lain fokus ke urusannya yang penting kita fokus sama tujuan kita." Lanjut Shadow.
**Soleh berkata dalam hati** : "andai gua bisa setenang dia saat ngadepin masalah, mungkin kejadian barusan gak bakal pernah terjadi".
Setelah selesai mengobrol dan juga Teh Pacul yang mereka minum pun habis, mereka berdua segera kembali ke kelas,
***kelas yang ramai***
"oy leh ngapain lu tadi ke kantin sama si Shadow?." tanya Rei ke Soleh.
Saat mereka berdua asik berbincang guru Matematika pun masuk kelas, yang lebih mengagetkan adalah ternyata guru itu adalah mantan shadow dulu saat ia ditugaskan di daerah kabupaten RR selama 3 tahun....
"Irene?? ****!!! Gimana ini????." Shadow berkata dalam hati.
"pagi semuanya, dengar-dengar kita kedatangan murid baru ya? boleh maju sebentar untuk perkenalkan diri?." Seru Irene.
"maju sana, lu disuruh perkenalan sama bu Irene." kata soleh kepada Shadow sambil meledek.
shadow pun kebingungan, tak habis akal ia memakai masker lalu maju ke depan kelas dengan gugup.
"pagi bu," sapa Shadow dengan gugup.
"pagi silahkan perkenalkan diri kamu ke saya, gak usaha gugup ya," jawab Irene dengan Senyuman yang sangat manis.
"baik bu, nama saya Shadow saya pindahan dari sekolah A. udah bu gitu aja saya bingung mau ngomong apa," Shadow memperkenalkan diri dengan tenang.
"nama saya irene, saya akan jadi guru kamu mulai sekarang." jawab irene
"baik bu, mohon bimbingannya." Shadow menimpali.
"baik, oh ya kenapa kamu make masker?," tanya Irene keheranan.
__ADS_1
"gak apa-apa bu saya cuma gigi saya sakit, takut nyebarin virus aja." jawab shadow kebingungan.
**"anjriittt!! kenapa gua ngomong begitu sih???"** ucap shadow dalam hati.
"hahahaha.... nyebarin virus, hahahaha sakit gigi kan bukan pandemi yang bisa nyebar ke sekitar." Irene tertawa karena mendengar alasan Shadow.
"hehehe, kan takutnya kayak gitu bu." jawab shadow malu.
"yasudah, silahkan duduk kembali.," lanjut Irene.
"baik bu," Shadow menjawab, dan langsung duduk di bangkunya.
***di tempat duduk***
"lu kenapa pake masker?? perasaan tadi lu baik-baik aja," tanya soleh keheranan.
"sutthhhh, diem lu," jawab shadow jengkel.
"oke kemarin kita sudah membahas tentang vektor, sekarang ibu mau memberikan pertanyaan ke pada kalian! Jika a \= ti – 2j + hk dan b \= (t +2)i + 2j + 3k dan a \= – b maka tentukan lah besar vektor a dan b! ," tegas irene.
Shadow yang sangat membenci matematika pun bingung, mendengar soal dari irene. Dan tanpa disadari olehnya, ternyata ia di tunjuk untuk menyelesaikan soal itu di papan tulis.
"Mari kita persilahkan teman baru kita untuk menjawab pertanyaan ini di papan tulis," tegas Irene.
****Shadow yang terkejut dengan perintah Irene berkata dalam hati****: "******, gua ini mayjen! kenapa orang kayak dia berani-beraninya ngasih perintah ke gua"
Tapi shadow tetap melaksanakan perintah irene walaupun terpaksa
"ayo Shadow coba selesaikan soal ini," tegas Irene.
"baik bu," Jawab Shadow dengan senyum pahit.
lalu shadow menjawab soal dipapan tulis, lalu menjelaskan
"Karena a \= -b maka dapat kita tuliskan,
ti – 2j + hk \= -[(t +2)i + 2j + 3k]
ti – 2j + hk \= -ti – 2i – 2j – 3k
Berdasarkan padanan koefisiennya setiap vektor satuan i, j dan k ruas kiri dan kanan.
t \= -1 dan h \= -3
sehingga,
a \= ti – 2j + hk \= -i -2j -3k
b \= (t +2)i + 2j + 3k \=Â i + 2j +3k." jawabnya sambil menjelaskan.
"bagus shadow jawaban kamu benar, silahkan duduk kembali,". Jawab Irene sambil memuji
__ADS_1
"baik bu," Shadow menjawab dengan rasa bangga.
****Lanjut part 4****