
Happy reading..
Enjoy update.
" kenapa di sini tidak ada rekaman video mana pun? Atau sudah kamu uplod ke sosial media? "
Yuna berdecak tak suka.
" tinggal cek, kalo gk percaya, saya bukan fens mereka "
Satpam itu membajak semua sosmed yuna, tapi satu pun video tidak di temui oleh nya, satpam itu mendadak heran.
" lalu, apa yang kamu lakukan di sini? "
" helow pak! saya di sini karna di ajak oleh salah satu member itu, jadi saya tidak ada niat buruk sama sekali! Saya bukan fens merela, dan saya tidak tertarik dengan mereka! Permisi! "
" eh, tunggu dulu, apa yang kamu katakan itu benar? Saya curiga dengan kamu "
" terserah bapak kalo tidak percaya, saya ingin pulang, niat ingin makan malah masalah yang ada "
Tiba2 sebuah mobil berhenti di depan mereka.
" ayo masuk! "
" eh, lo siapa lagi sih? Gk! Gue mau pulang! "
Suga keluar dari mobil nya dan menggendong yuna masuk ke dalam mobil.
" ayaaa.. woy! Gila' ya lo! Turunin *******! "
Suga tidak perduli dengan ucapan yuna, dan berjalan masuk dan melajukan mobil nya.
Satpam nya melongo menyaksikan momen paling langka itu terjadi di depan mata mereka.
Di sisi lain.
Cafe.
Suasana cafe itu sangat mewah dan tertutup, suga keluar menggunakan masker, topi, dan kacamata hitam, membukakan pintu mobil untuk yuna.
Yuna hanya pasrah menuruti suga, orang yang tidak di kenali nya sama sekali.
Suga menggenggam tangan yuna untuk masuk kedalam cafe, sesmpainya di meja pesanan nya.
Suga melepas atribut penyamaran nya, meletakkan nya di atas meja, lalu mengambil buku menu.
" pesan apa? "
" terserah deh, apa aja gue laper banget, minumnya Americano "
Suga mengangguk, lalu suga menunjuk apa saja yang ia pesan, dan mbak pelayan nya pun mengerti.
Suga menatap yuna sedari tadi memainkan hp nya, tiba2 hp yuna berdering.
" ne uncle? "
" di mana kamu yuna? Kata bobby jam mata kuliah kamu sudah habis "
" yuna pergi ke cafe dulu dengan teman uncle, jangan menghawatirkan ku, aku baik2 saja "
" oh bagus lah, jangan lupa 2 jam lagi orang tua mu sampai di bandara, kamu harus menjemputnya dan tidak ada penolakan itu kata mereka "
__ADS_1
" aiss.. baik uncle, yuna mengerti, nanti suruh saja eomma untuk menghubungi ku "
" baik sayang, sepertinya kamu akan pindah ikut dengan eomma dan appa mu di rumah mereka "
" yak! Uncle, hentikan mereka untuk itu, aku tidak ingin tinggal bersama dengan mereka "
" kita lihat saja nanti ya yuna "
" cek! "
Tut tut..
Yuna mematikan hp nya sepihak, meletakkan hp nya di atas meja dengan kesal.
Tak sengaja yuna terpandang suga, ia baru sadar kalau ia tidak sendirian di sini.
" baik lah, gue tidak kenal siapa lo, yang gue tau lo tadi di panggil dengan jimin hyung, yang artinya lo salah satu member itu kan? "
" ya, nama ku min yoongi, nama panggung ku adalah suga "
" jadi? Gue harus panggil lo apa? "
" terserah kamu saja, "
" ok, suga saja, gue gk mau yang ribet2 "
Suga hanya mengangguk, menatap yuna lagi.
" kenapa lo seting natap gue gitu sih? Emang ada yang salah ya, sama gue "
" tidak, aku suka saja memandang nya , "
Yuna memalingkan wajah nya, suga yang melihat itu pun tersenyum.
" 19 tahun, kenapa? "
" pantas saja kamu masih terlihat imut "
" tidak, masih cantik idol wanita lain, gue tidak secantik itu "
" boleh ku beri tahu? "
" apa "
" walau banyak nya idol wanita lain yang cantik, tapi mereka tidak memiliki sifat yang rendah hati seperti mu, mereka selalu menyombongkan ke kayaan mereka dan selalu mengoleksi barang2 bren lain nya, dan kamu sederhana "
" sepertinya lo udah salah duga gue deh, gue itu tidak sesempurna idol wanita, mereka cantik, imut, baik gaya mereka pun galor dan seksi, dan gue suka dengan baju yang berbau tomboy, walau gue tidak suka barang2 yang seperti itu, tapi tetap aja penilaian lo salah "
Suga tersenyum, baru kali ini dia bertemu dengan gadis yang tidak meyadari diri mereka sendiri.
Tak lama kemudian makanan mereka datang.
Mata yuna sudah berbinar melihat makanan di depan nya itu sangat menggugah selera.
" makan lah, katanya kamu lapar? "
Yuna mengangguk dan memakan makanan nya dengan lahap.
Beberapa menit kemudian.
Yuna sudah menghabiskan makanan nya dan menyeruput minuman nya.
__ADS_1
Tiba2 hp yuna berdering.
" halo? "
" HEH! KATANYA MAU JEMPUT EOMMA DAN APPA, TAPI KENAPA KAMU TIDAK ADA DI SINI! "
Yuna menjauhkan hp nya, yuna menggrutu dalam hati.
" iya eomma, yuna ke sana sekarang "
Tut tut..
Yuna memasukkan hp nya kedalam tas, mengambil beberapa lembar uang .
" ada apa? "
" gue harus jemput eomma dan appa di bandara, ini uang nya, gue pergi dulu "
Saat yuna ingin pergi, tangan nya di tahan, menyodorkan uang nya kembali.
" ambil "
Yuna hanya menuruti saja, ia mengambil uang nya kembali lalu menyimpan nya, suga menggenggam tangan yuna menuju kasir.
Suga menyerahkan kartu blakcart nya, setelah itu ia mengambilnya kembali dan mambawa yuna ke parkiran dengan atribut penyamaran yang sudah di pakai nya.
" mau kemana?Β Gue harus ke bandara secepatnya, eomma sudah marah2 dari tadi "
" akan ku antar "
Yuna mengagguk, lumayan irit uang itu kata hati yuna.
Suga melajukan mobilnya menuju bandara.
Skip
Sesampainya di bamdara.
Suga memberhentikan mobil nya tepat di depan eomma dan appa ya yuna.
Yuna keluar dari mobil, dan berjalan ke arah kedua orang tua nya, mereka tatap2pan, lalu..
" aw! Aw! Ampun, eomma! Ampun.. "
" dasar kamu ya? Kelayapan kemana saja kamu! Eomma dan appa di sini sudah menunggu hampir satu jam! "
" eh! Iya eomma.. ampun! "
Eomma nya melepas jeweran nya, dan menatap mobil yang di naiki oleh yuna.
" mobil siapa yang kamu pakai yuna? Kenapa begitu mewah? "
" harus kah aku beritahu di sini? Nanti saja saat sudah bertemu orang nya langsung "
Suga ingin keluar tetapi banyak orang, ia tidak bisa membantu yuna untuk memasukkan barang orang tua nya ke dalam bagasi.
(( sial! Kenapa gue jadi gk jentel gini sih! ))
to be cauntinyue..
Jangan lupa vote :)
__ADS_1
Salam anatul ππ
"