
Happy reading..
Enjoy update..
Skip
Paginya.
Yuna sedang makan bersama dengan uncle dan auntie nya, anak mereka sedang tidak ada di rumah.
" setelah makan nanti, kamu ikut uncle ya? "
" mau ke mana? "
" kita akan daftar ke universitas yang akan kamu tempati, sekalian daftar kan anak uncle "
" apa secepat itu? "
" iya sayang, di sini berbeda dengan negara mu "
" baiklah2 uncle.. yuna tau itu "
Setelah makan, yuna kembali ke kamarnya untuk mengambil ransel nya dan turun ke bawah menemui uncle nya.
" hmm.. apa kamu akan seperti ini saja? "
" kenapa? Apa ada masalah? "
" gaya mu simpel sekali ya? "
" yuna tidak suka dengan hal yang membuat diri sendiri ribet "
" baik lah, ayo kita berangkat "
mereka masuk ke mobil lalu melenggang pergi menuju tujuan nya.
Sesampainya di seoul univercity, saat mereka berjalan di koridor menuju ruang pendaftaran.
" uncle "
" ne wae? "
" sepertinya aku akan ke toilet dulu, jadi uncle duluan saja "
" ok, nanti kamu tinggal lurus terus belok kanan ya? Ruangan 05, ok?"
__ADS_1
" sip, thanks uncle "
" ne, cepatlah, teskan di mulai "
" ok ok, "
Yuna berjalan menari toilet, dan akhirnya dapat.
Setelah selesai, yuna keluar, saat ingin berjalan tiba tiba..
Brug..
" auch!! "
" mian "
Yuna mendongak menatap siapa yang menabraknya.

Yuna memandang orang itu sengit, penuh amarah.
" hey, kalo jalan itu lihat2! Dasar tidak mempunyai tatakrama!! "
(( cantik, siapa dia? apa dia tidak mengenali ku? Kenapa reaksi dia biasa saja saat bertemu dengan ku? Bahkan memandang ku sengit sekali, ah.. aku suka ))
Di sisi lain yuna.
Yuna berjalan ke ruangan pendaftaran, setelah sampai yuna duduk di samping paman nya.
" uncle, apa masih lama? "
" kita tunggu seseorang yang memegang kertas pendaftaran nya, "
" ughh.. aku tidak nyaman uncle, semua orang menatap ku "
" jangan perdulikan mereka, wajar saja karna kamu cantik dan gaya mu unik "
Tak lama kemudian seseorang masuk ke rungan itu, seketika semua ricuh dan berteriak histeris.
Yuna menyipitkan mata nya setelah tau siapa yang datang, dan orang itu menatap nya dengan tersenyum.
Setelah itu duduk di depan mereka dengan mengambil kertas pendaftaran lalu menyodorkan nya ke hadapan paman yuna.
" saya ingin mendaftarkan dua orang, "
__ADS_1
Ucap uncle yuna tersenyum, ia tau siapa pria di depan nya itu.
" apakah gadis di samping mu itu tuan? "
" iya jimin si "
Jimin menyodorkan kertas pendaftaran itu ke hadapan yuna.
" silahkan di isi "
Yuna merespon nya dengan dingin yang masih menatap jimin sengit, mengisi formulirnya dengan diam tanpa ekspresi.
Setelah merasa semua sudah lengkap, yuna menyodorkan keras itu ke pada jimin, begitu juga dengan paman nya.
" baik, pengumuman nya akan di beritahukan melewati emile yang sudah tertulis, terimakasih "
Yuna berbalik dan jalan duluan tanpa merespon sapaan jimin, paman nya hanya tersenyum.
" maaf kan dia ya jimin, dia memang terkesan dingin dan tidak perduli oleh orang yang tidak di kenali nya "
" iya paman, saya mengerti "
Paman nya berjalan menyusul yuna, di sisi lain yuna.
" SKSD banget sih tu orang! Kenapa juga tadi saat dia masuk semua orang histeris gitu? Sungguh memuakkan! "
Saat paman nya datang.
" uncle, siapa pria tadi? Hingga satu aula histeris begitu? Lebay banget sih! "
" apa kamu tidak mengenali nya? Dia seorang idol tersenal yang mempunyai berjuta fens "
" oh, yuna tidak perduli, lagian dia biasa2 saja menurutku "
" hahah.. aku sudah tau jalan fikirmu yuna, kamu tidak mudah tertarik dengan siapa pun "
" maybe "
" hahah.. baik lah, kita pulang sekarang "
" tuhan.. semoga yuna tidak lulus aminn.. yuna ingin kuliah di LA 😥 "
To be cauntinyue..
Vote and komen :v
__ADS_1