
Happy reading..
Enjoy update..
Skip
Di parkiran.
Suasana sudah semakin sepi, jimin berjalan duluan atas permintaan yuna, agar tidak terjadi kesalah pahaman.
Jimin membukkan pintu untuk yuna dan beralih ke pintu sebelah nya, yuna melirik ke sekelilingnya lalu masuk ke mobil jimin.
" gila' ekstrim banget sih kalo sama lo "
" tidak juga, fens gue tidak sebanyak jungkook "
" ya ya, gue tidak tau itu, dan sekarang lo bahas siapa pun gue tidak tau "
" hm? Apa lo gk kenal dengan jungkook? "
" tidak, gue bukan tipe kpopers, walau gue sering bergaul dengan artis ataupun yang lain, tapi gue tidak tertarik dengan semua itu "
" apa lo pernah pacaran? "
" oh, ayolahh.. pacaran itu kelas rendahan, gue tidak tertarik dengan namanya pacaran "
" lalu, bagai mana lo berhubungan dengan kekasih mu? "
" gue? Tidak pernah punya kekasih "
" dengan banyak nya artis di sekeliling lo, lo gk tertarik? "
" tidak, gue tidak semudah itu menyukai orang, "
" apa lo pernah di peluk? "
" tidak, gue tidak membiarkan siapa pun memeluk gue "
" jadi... "
Jimin menatap yuna lekat, dan tersenyum penuh arti.
" apa aku yang pertama? "
" i' itu.. aisss.. kenapa gaya bicara lo berubah sih? "
" jangan mengalihkan pembicaraan "
" y' yaa.. i' ituu.. be' benar.. "
Jimin tersenyum penuh kemenangan, menepikan mobilnya dan beralih menatap yuna.
" ke' kenapa berhenti? "
Yuna gelagapan, berusaha mencari topik lain untuk di bahas, tetapi jimin masih saja serius dan membahas tentang dia.
" aisss.. jangan memojokkan ku. "
Yuna memalingkan wajah nya, tapi hal yang tidak terduga terjadi.
Jimin menarik yuna kedalam pelukan nya, memeluk nya posesif sesekali mengucapkan terimakasih.
Yuna tertegun, mata nya membulat sempurna, masih tidak mengerti suasana saat ini.
(( apa dia benar2 tulus mencintai ku? Hingga ia seperti ini dengan ku? Plis, jangan seperti ini, gue bisa saja menyukai mu jimin ))
Yuna melepas pelukan jimin, dan mengacak rambut jimin.
" hey, lo kenapa? Kenapa tiba2 meluk? "
Jimin tersenyum manis, yuna tertawa gemas melihat jimin saat ini, ia menyubit pipi jimin pelan.
" aww.. "
" ih, apaan? Orang cuma pelan kok "
" untuk kamu itu sakit "
" alah bicin! "
__ADS_1
" bucin? bucin itu apa? "
" di negara gue, bucin itu budak cinta "
" oohhh.. "
Yuna tersenyum.
(( kenapa gue jadi hangat ke dia? Apa karna gue nyaman bersama dengan nya? ))
" apa kita akan di sini terus? gue mau pulang, gue udah lapar banget "
" apa kita mampir di cafe sebentar? "
" tidak, bahaya buat lo "
" tidak apa apa, cafe ini khusus untuk bts dan yang lain nya "
" bts? Apa itu? "
" astaga yuna, bts itu adalah boy Ben di korea, dan salah satu member itu adalah aku "
" oh, ok terserah lo aja "
" yaudah, kita kesana ya "
Yuna mengangguk, dan jimin melajukan mobil nya ke arah cafe yang akan di tuju.
Sesampai nya di sana.
Jimin turun dengan santai nya, dengan yuna yang sudah ketakutan.
Jimin membuka kan pintu untuk yuna, yuna memasang ekspresi gelisah.
" tenang lah, di sini pengawasan nya sangat ketat, karna cafe ini wilayah privasi bts "
" apa begitu? Tapi tidak akan terjadi apa pun kan? "
" tidak akan, aku sudah pastikan itu "
Yuna keluar dari mobil jimin, dengan santainya jimin menggenggam tangan yuna untuk masuk ke dalam cafe, yang di tarik hanya pasrah.
jhope
" hai cim " jin dan jhope
" hai "
" eh, siapa yang kamu bawa cim? "
" dia pa- "
" gue teman nya " yuna
Yuna menyenggol jimin dan memelototi nya.
" ohh.. hanya teman kah? Atau lebih? "
" tidak- " yuna
" iya " jimin
Yuna menginjak kaki jimin kesal.
" tidak, hanya teman kok " yuna
" tidak hyung, dia benar2 kekasih ku "
Yuna memalingkan wajahnya frustasi.
" apa begitu? Wahh.. selamat untuk kalian berdua " jin
" kamu sangat cantik, siapa nama mu? " jhope
" yuna "
" nama yang cantik, dan sepertinya kamu bukan dari korea " jhope
" ya, gue dari indonesia "
__ADS_1
" wah, benarkah? Menakjubkan sekali " jhope
Yuna menyenggol jimin.
' siapa mereka? '
Yuna berbisik dan direspon dengan keras, membuat yuna malu sendiri.
" dia member bts yang ku sebutkan kepada mu, dia jin, jhope, dan suga "
" oh, apa kamu tidak mengenal kita? "
Jin
Yuna hanya merespon dengan senyuman saja, saat ini ia sudah kehilangan muka nya karna jimin.
" dia tidak mengenali idol mana pun di korea hyung, dan dia pun sebenarnya tidak mengenali ku "
" benarkah itu yuna? " jin
" ya, itu benar, gue bukan kpopers seperti yang lain nya, karna itu gue tidak mengenali kalian semua "
" waw, sungguh jarang sekali ada gadis seperti mu yuna "
Yuna mengerutkan alis nya, ia sudah mulai tidak menyukai suasana saat ini, ia melirik jimin.
Tiba2 saja jungkook dan taehyung datang.
Yuna terkejut melihat jungkook, dan saat ini suasana hati nya semakin tidak baik.
Jungkook yang melihat yuna bersama dengan jimin, membuat nya marah.
" kenapa lo sama dia? "
Jimin mulai tersulut emosi, ia menggenggam tangan yuna posesif lalu membawanya di dalam pelukannya.
Yuna terkejut bukan main, ia melirik jungkook yang muka nya merah karna amarah.
Menarik tangan yuna dengan kasar, membawanya mendekat dengan nya.
" awww.. "
" eh, lo gila' ya, lepas sin tangan yuna! "
" kalo gue gak mau? "
Yuna bingung menghadapi situasi saat ini, ia kesal bercampur bingung.
" kalian kenapa sih? Jangan tarik gue! "
Yuna menghempas tangan jungkook, yuna sudah tidak tahan lagi dengan sifat mereka.
" lo apa apaan sih! Narik gue keras gitu! Lo kira gue apa? Barang? Dasar *******! "
Yuna pergi dari cafe itu dengan keadaan marah.
Jungkook ingin mengejar yuna tapi di hadang oleh jimin.
" mau kemana lo? "
Jungkook langsung menarik kerah jimin dan menonjok nya.
Jin, jhope dan taehyung melerai jimin dan jungkook, dan tanpa di sadari oleh mereka suga keluar untuk mencari yuna.
di sisi lain yuna.
Yuna berlari menuju gerbang, yang di huni beberapa satpam.
" hey! Kamu siapa!! Kenapa kamu ada di sini! Cepat tunjukkan video yang sudah kamu rekam! "
Yuna mengernyit bingung, dan menyerahkan hp nya.
Tanpa ragu satpam itu langsung memeriksa hp yuna.
" kenapa tidak ada rekaman video mana pun? Atau sudah kamu uplod ke sosial media? "
To be cauntinyue..
Salam anatul💕💕
__ADS_1