
Hade baru saja sadar dari pingsanya, hal yang terakhir di ingatnya adalah dirinya sedang berjalan pulang ke apartemenya, namun tiba-tiba sebuah benda keras menghantam kepalanya dari belakang, yang membuat dirinya tidak sadarkan diri.
Saat ia sudah sadarkan diri, hal yang pertama kali di lihatnya adalah sebuah ruangan yang cukup besar dan banyak sekali barang-barang canggih di dalamnya, dan yang membuatnya kesal adalah sekarang dirinya dalam keadaan terbaring di atas kasur dengan ikatan yang melilit hampir seluruh tubuhnya.
Saat ia sedang mencoba untuk menerka-nerka apa yang sebenarnya sedang terjadi, seorang pria tua dengan pakaian layaknya seorang ilmuan memasuki ruangan itu di ikuti oleh beberapa orang yang berpakaian sama sepertinya.
“ Akhirnya kau sadar juga anak muda.Tenang lah kau tidak akan aku apa-apakan, kau justru beruntung karena akan menjadi orang yang pertama kali mencoba Game milikku, sebuah maha karya yang akan menyenangkan hati semua orang hahaha. ”ucap pria tua itu sembari di iringi dengan tawa yang menyeramkan. Yang akan membuat orang yang mendengarnya merasa ngeri.
Jika bisa mungkin Hade akan lebih memilih kembali pingsan dari pada harus mendengar ucapan pria itu.
‘ Sial, jadi aku akan di jadikan kelinci percobaan. ’
Gumam Hade dalam hati. Ia ingin sekali berteriak namun apa daya? Mulutnya saat ini sedang di bungkam dengan lakban.
" Pasangkan alat itu! " perintah pria tua kepada salah satu pengikut nya.
Tanpa menunggu perintah yang ke dua,
Langsung saja salah seorang memasangkan sebuah alat yang lebih mirip helem di kepala Hade.
__ADS_1
Selang beberapa menit alat itu di aktifkan, sesuatu yang tidak terduga terjadi.
Duaarr....
Ledakan besar menghancurkan seluruh seisi bangunan, dan menewaskan semua penghuninya. Namun sebelum ledakan itu terjadi raga Hade menghilang dari pandangan semua orang.
______
Sementara itu saat alat yang berbentuk seperti helem di aktifkan, kesadaran Hade perlahan menghilang. Kini dirinya berada pada sebuah ruangan hampa tidak ada apa-apa sejauh mata memandang hanya lah ada hamparan luas berwarna putih.
" Apa yang terjadi? " gumam Hade.
[Selamat datang di 'RO Game' silahkan isi nama karakter anda] suara sistem tiba-tiba terdengar di telinga Hade.
‘ Ini hanya lah sebuah Game, tidak akan terjadi sesuatu bukan? ’ pikir Hade berusaha menenangkan diri.
Akhirnya Hade memutuskan untuk mengisi nama karakternya dengan nama asli. Setelah itu ia memilih menjadi ras Human dan tidak ingin mengubah penampilanya.
[Selamat anda menjadi orang yang pertama memainkan 'RO Game' akan ada berbagai keunggulan untuk anda]
__ADS_1
Hade sedikit senang dengan pemberitahuan itu, namun hal yang tidak ia duga terjadi.
[System Error! ]
[System Error!]
[System Error!]
[System Error! Anda tidak akan bisa kembali kedunia nyata!]
Hampir saja Hade muntah darah setelah membaca pemberitahuan yang terdapat pada panel tersebut. Namun belum semoat Hade mencerna apa yang ia alami, pandanganya kembali memudar.
‘ Apakah ini mimpi? ’gumam Hade dengan perasaan harap-harap cemas. Saat ia membuka matanya dirinya sudah berada pada sebuah jalanan kota yang bernuansakan eropa kuno.
Hade mencoba menampar pipinya sendiri memastikan kalau yang di alaminya sekarang hanyalah sebuh mimpi.
' Ini bukan mimpi? ' Hade sudah terduduk lesu di pinggiran jalan sembari mememagangi kepalanya yang terasa mau pecah. Ia benar-benar ingin menangis sekarang, bagai mana tidak? Sekarang ia terjebak di dunia entah apa namanya, ia benar-benar ingin mencabik-cabik orang yang telah mengirimnya kemari.
______
__ADS_1
**Catatan penulis: Sedikit dulu yah, namanya juga prolog, Hehe 😁
Oh ya maaf kalo banyak kesalahan menulis ataupun kata yang kurang berkenan, silahkan kirimkan saran di kolom komentar. Dan jangan lupa dukunganya yah, karena dukungan kalian sungguh berarti bagi saya**.