Terjebak Di Dalam Dunia Game : Reality In Game

Terjebak Di Dalam Dunia Game : Reality In Game
Kakek Gou


__ADS_3

” Uchkk.. Perasaan ini... sama seperti saat aku di sekap ilmuan gila itu. Apakah aku baru saja pingsan lagi? " Gumam Hade yang merasakan kepalanya sangat pusing.


" Ouh, kau sudah sadar anak muda? " ucap seorang pria tua dengan rambut yang sepenuhnya putih dan ber penampilan seperti seorang pengemis, namun memiliki aura yang begitu berwibawa.


Karena penasaran akan hal itu, Hade mencoba memeriksa stattus sang kakek seperti saat dirinya memeriksa status para monster.


' Hmm, kenapa gak bisa? Apakah memang cuma monster saja yang bisa di lihat statusnya? '


" Kake, kalau boleh tau keke itu siapa? Dan bagai mana saya bisa ada dinisi? "


Hade juga penasaran bagai mana dirinya bisa lolos dari maut, dan bisa berada di sebuah rumah yang lebih mirip gubuk tua.


" Hohoho, anak muda kau sungguh tida memiliki sopan santun. Bukankah seharusnya kau terlebih dahulu yang memperkenalkan diri?. " Jawab kake itu sambil terkekeh pelan.


" Ah, maafkan ketidak sopananku kek. Aku Hade, Aku lupa siapa keluargaku dan di mana tempat tinggalku " Hade berusaha menutupi kebenaran kalau dirinya berasal dari dunia lain, karena percuma saja cerita juga orang-orang justru akan menganggapnya pembual.


" Hmm begitu yah, aku Gou lan kau bisa memanggilku dengan sebutan kakek gou.Waktu itu kau sedang di serang oleh sekelompok serigala dan tidak sdarkan diri, karena itu aku membawamu kesini. Jika kau benar-benar tidak memiliki tujuan bagaimana kalau kau tinggal bersama kakek tua ini? "


Hade berfikir sejenak, karena ada hal yang mengganjal di fikiranya. Bukankah yang di lihatnya waktu di kota adalah bangunan-bangunan yang bernuansa kerajaan Eropa abad pertengahan? Tapi kenapa orang di hadapanya memiliki nama seperti orang tiong hoa? Dan juga wajahnya memang berbeda dari orang-orang yang di temuinya di kota.


Karena penasaran Hade memutuskan untuk bertanya.


" Kake apakah kau bukan berasal dari Negara ini? "


" Hahaha, kau benar Hade aku bukan berasal dari Negara ini, bahkan aku bukan berasal dari benua ini"


Ketika Hade menanyakan tentang, hal itu lebih rinci, kake itu tidak mau menjelaskany.

__ADS_1


Akhirnya Hade tidak mau ambil pusing, karena ia bisa merasakan bahwa kakek itu tidak memiliki niatan jahat terhadapnya, toh dirinya juga tidak menceritakan yang sesungguhnya pada sang kakek.


Akhirnya Hade memilih menanyakan tentang benua dan negara tempatnya sekarang berada.


Menurut keterangan kakek Gou, benua ini bernama benua Angin Timur, yang di huni oleh berbagai ras, baik Manusia, Elf, Blacksmit, Trol, dan masih banyak yang lainya.


Di Benua ini terdapat banyak sekali kerajaan-kerajaan dan hanya ada 5 kekaisaran yang jauh lebih besar dari kerajaan.


Lima kekaisaran tersebut antara lain, Blue Watter Empire, Red Fame Empire, Browen Erth Empire, White Wind Empire, dan Black Empire.


Masing-masing dari ke empat Kekaisaran tersebut di pimpin oleh manusia sebagai Ras yang paling mendominasi di benua Angin timur.


Namun berbeda dengan ke empat kekaisaran yang lain, Black Empire Adalah kekaisaran yang paling misterius, yang entah siapa pemimpinya, bahkan sangat jarang sekali orang yang mengetahui letaknya, sebagian orang bahkan menganggap bahwa Black Empire itu sebenarnya tidak ada dan hanya cerita belaka.


_________


Hade akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran sang kakek, lagi pula memang dirinya tidak memiliki tujuan yang jelas.


" Kakek, kini aku sudah pulih kembali, aku berniat untuk pergi berburu lagi untuk menaikan levelku. "


" Dasar anak bodoh! Apa kau mau cari mati lagi berburu di hutan ini dengan kemampuanmu yang seperti itu?


Kau bahkan belum memiliki skil ataupun job.setidaknya kau harus berlatih terlebih dahulu denganku. Aku akan melatihmu menjadi seorang Assasin berpedang, hahaha"


" Waahh.... Apa kah dulu kakek adalah seorang pembunuh bayaran yang habat "


Mendengar respon yang tidak terduga dari Hade, kakek Gou hanya bisa terbatuk-batuk pelan.

__ADS_1


" Ehem, Hade... Seorang Assasin bukan berarti seorang pembunuh yang jahat, hanya saja banyak sekali orang yang mencoreng nama baik para Assasin "


"Ouhh.... " jawab Hade sembari mengangguk-anggukan kepalanya.


" Sudah lah... Ayo kita keluar dan mulai berlatih agar kau bisa cepat menjadi orang yang kuat. "


" Tapi kek, aku bahkan tidak memiliki senjata apapun. Karena itu aku berniat berburu terlebih dahulu dan menjual hasil buruanya agar aku bisa membeli pedang "


Kakek Gou tidak menjawab ucapan Hade, melainkan mengambilkan pedang dan melemparkanya kepada Hade.


Pedang itu tidak seperti pedang pada umumnya, tapi lebih mirip dengan Katana.


" Wahhh, dari mana kakek mendapatkan pedang yang bagus seperti ini? "


" Hah bagus? Itu hanyalah pedang biasa yang harganya murah. "


Hade pun mencoba memeriksa status dari pedang itu,mungkin saja berhasil. Dan ternyata muncul sebuah panel transparan.


[Pedang tak bernama.


Dmg : 40


Low-tier]


Dalam Dunia ini senjata memiliki tingkatan Masing-masing antara lain, Low, Mid, Top, Special, Legendary dan yang terakhir adalah Unique.


Yang di berikan oleh Kakek Gou adalah senjata Low-tier. Tingkat paling rendah yang di miliki oleh senjata, dimana biasanya senjata setingkat ini tidak akan memiliki ke mampuan apapun kecuali kemampuan utamanya sebagai senjata.

__ADS_1


" Baik sekarang kamu sudah ada senjata maka ikuti aku sekarang. " ucap kakek gou sembari melangkah-kan kaki-nya ke luar rumah tanpa menunggu jawaban dari Hade.


Hade pun menyusul setelah menaruh pedang-nya di pinggang bagian belakang.


__ADS_2