Terjebak Di Dalam Dunia Game : Reality In Game

Terjebak Di Dalam Dunia Game : Reality In Game
Dragon knight


__ADS_3

Hade beranjak dari duduk nya berniat keliling kota dan memahami situasi dunia barunya. Menurutnya terus-terusan meratapi nasib tidak akan merubah apapun, ia masih bersyukur walaupun terjebak di dunia yang entah apa namanya tapi ia masih di beri kesempatan untuk tetap hidup, bukan tidak mungkin kan jika dirinya tetap hidup suatu saat nanti ia bisa menemukan cara untuk kembali ke Dunia asalnya.


" Jika benar ini adalah dunia Game, maka seharusnya ada fitur untuk melihat status. Tapi bagaimana caranya? "


Baru saja Hade menyelesaikan kata-katanya sebuah panel transparan muncul di hadapanya.


______________________________________________


[ Hade/Lv. 1


Human


Hp :100/100


Mana:50/50


Dmg:10/10


Job :?


Skil : ?


Invastory :


-Pakaian biasa(1)


-Pisau kecil(1)


-Kartu job(bonus pemain pertama)


______________________________________________


" Uhk, apa-apaan sama sekali tidak di bekali uang sepeserpun "gerutu Hade dengan perasan kesal setelah mengetahui tidak ada sepeserpun uang yang ia miliki. Ia pun memilih untuk memeriksa bonus yang ia dapatkan.


" Hmm kartu apa ini? "Setelah membolak balikan kartu tersebut, tetap saja Hade tidak mengerti kegunaanya. Tetapi saat ia hendak menyimpanya kembali, tiba-tiba kartu itu mengeluarkan cahaya ke emasan dan dalam sekejap cahaya itu menghilang.


Setelah itu sebuah pemberitahuan muncul di kepala Hade.


[Selamat anda telah menjadi seorang ‘ Dragon knight '! Sebuah job legendaris yang hanya ada dalam legenda!]


[Bisa menguasai keahlian semua job!]

__ADS_1


[Bisa menguasai semua skill!]


Mata Hade berbinar setelah membaca pemberitahuan tersebut, setidaknya ini bisa menghiburnya sedikit, yah walaupun tidak bisa kembali ke dunia asalnya, tapi bukankah ia termasuk beruntung di dunia ini? Mungkin mulai sekarang ia akan menikmati petualanganya sampai bisa menemukan jalan keluar untuk kembali.


Tapi kebahagian itu tidak berlangsung lama, karena perutnya sudah mulai keroncongan.


“ Uchk, sebenarnya aku termasuk beruntung tidak sih di dunia ini? ”


Akhirnya ia memutuskan untuk mencari pekerjaan dan mengisi perutnya terlebih dahulu. Satu persatu toko ia datangi, mengharapkan ada pekerjaan yang bisa ia lakukan. Sialnya setelah puluhan toko ia datangi tidak ada satupun yang menerimanya.


' sial! kemana lagi aku harus pergi? 'Sebuah ide terlintas di benaknya. Bukankah di dunia game terdapat monster yang bisa di buru untuk menaikan level? Mungkin saja di antaranya ada yang dapat di makan.


Hade memutuskan bertanya mengenai letak para monster berada. Dari informasi yang ia dapatkan, tidak jauh di sebelah barat kota terdapat hutan tempat biasa para monster biasa bermunculan.


Tidak membuang waktu lagi karena perutnya yang sudah semakin lapar, Hade berangkat saat itu juga menuju hutan yang di maksud.


Setelah sampai di sana, ia memangkas dahan pohon sepanjang dua meter, dan di pasangi pisau kecil yang ia miliki sehingg menyerupai sebuah tombak.


Setelah berkeliling hutan beberapa menit, terlihat seekor rusa sedang memakan dedaunan. Rusa itu tidak seperti rusa pada umumnya, dengan kulit berwana merah dan tanduk yang sangat kuat, rusa itu terlihat begitu mengerikan.


[Rusa liar/Lv. 7


Hp:700/700]


Sruttt...


Clebb...


Tombak berhasil menancap pada leher rusa itu, yang membuatnya terbunuh seketika.


[Selamat anda berhasil membunuh rusa merah!


Hadiah Exp.3000


Level Up!


Level Up!


Level Up!


Selamat anda telah mencapai level 3!]

__ADS_1


‘ Tak kusangka akan semudah ini’ Senyum lebar menghiasi wajahnya. Akhirnya dia bisa makan!


Langsung saja Hade memotong-motong daging rusa itu agar memudahkanya untuk di masak. Tapi satu hal yang terlupakan olehnya adalah bagai mana caranya ia membuat api?.


‘ Ah.. Sial.. masa aku harus membuat api seperti jaman purba? '


Dengan wajah masam terpaksa dirinya membuat api dengan menggesek-gesekan dua kayu yang kering, seperti orang jaman dahulu sebelum adanya korek api.


A few minutes later...


” Fiuhhh... Ini lebih melelahkan dari berburu. ”


Setelah selesai makan, Hade berniat melanjutkan berburu untuk menaikan levelnya, dan mungkin hasil buruanya bisa di jual di pasar.


Baru beberapa saat ia berjalan, sekarang ia sudah di kepung oleh oleh sekawanan serigala berwarna hitam gelap. Masing-masing memiliki level 15 dan jumblahnya 10 ekor.


" Ho ho ho, tenang lah tuan-tuan kita bicarakan semua ini dengan baik-baik ” seru Hade mencoba menenangkan diri. Jujur saja ia benar-benar merasa lemas di kelilingi oleh sekawanan serigala yang levelbya jauh di atas dirinya.


Gerrrr....


Para serigala itu tidak menghiraukan ucapan Hade tadi, karena memang mereka tidak mengertii bahasanya.


Aura membunuh terlihat jelas di sekawanan serigala itu, mereka benar-benar berniat menjadikan Hade sebagai makanannya, dan mereka siap menyerang kapan saja.


Sementara itu Hade sudah menggenggam erat tombak buatanya. Bersiap bertahan sekuat tenaga.


Seekor serigala maju menyerang Hade, cakarnya ia arahkan mencoba menerkam Hade. Hade pun tidak tinggal diam Tombaknya bersiap menusuk kearah perut serigala.


Bummm....


Serigala dan tombak Hade bertemu , mengakibatkan sedikit luka tusukan pada perut serigala itu, tapi sebagai gantinya tombak buatanya seketika hancur, karena memang hanya senjata kualitas paling rendah.


Sekarang Hade benar-benar prustasi, lawanya begitu kuat dan banyak. Di tambah ia sama sekali tidak memiliki senjata apapun.


Para serigala tidak memberi kesempatan pada Hade untuk berfikir, mereka langsung menyerang secara bersamaan. Pertarungan berat sebelah pun terjadi.


Beberapa saat sudah berlalu, kini Luka cakaran sudah memenuhi seluruh tubuh Hade. Untung saja pada dunia asalnya Hade sedikit ahli dalam bela diri, sehingga dengan berbagai teknik bertarung tangan kosong Hade berhasil membunuh tiga ekor serigala. Yang membuatnya naik sampai level 10.


Setiap kenaikan level maka Hp Hade akan kembali penuh, itulah mengapa ia masih bisa bertahan sampai saat ini.


Duarrrr...

__ADS_1


Salah satu cakaran serigala berhasil mengenai Hade yang membuatnya terpental beberapa meter. darah mengucur deras dari mulutnya, ia sudah tidak bisa lagi berdiri akibat serangan tersebut. Dan bar Hpnya pun hanya tersisa 5 persen saja.


" Heh, apakah cuma sampai disini? Nasibku sungguh sial. ” Hade hanya bisa tersenyum kecut menerima nasibnya. Kesadaranya pun perlahan mulai hilang.


__ADS_2