
..
bianca pun melajukan mobilnya dengan sangat kencang .. dengan air mata yang terus berjatuhan
" jahat kamu vito, kamu jahat,... kenapa kamu lakukan ini, kenapa... hiks.. hiks.. "
bianca terus histeris, hingga nesya pun bener2 tegang,
" biy,, bianca pelan2 biy.. sebaiknya aku saja yang nyetir yah.. bahaya nanti biy.. "
bianca tak menghiraukan nesya ia terus saja melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi , Tiba-tiba seseorang menyebrang dengan mendadak.." awass biy ..." bianca berusaha melajukan mobilnya ke arah lain namun... brakk... mobilnya menabrak sebuah pohon besar..
.. " biy bangun biy...hiks... hiks " nesya pun ketakutan dia hanya mengalami luka ringan, lain dengan bianca. bianca tak sadarkan diri dengan darah yang terus mengalir dari kepalanya...
se kerumunan orang2 pun dtang menolong mereka dan segera membawa mereka ke RS ..
tiba nya di RS suster langsung membawa bianca ke UGD..
sedangkan nesya menunggu diluar..
" ya ampun biy, semoga kamu baik2 saja.." ..
vito yang sedang berjalan pun semar2 dia melihat nesya..
ia menghampiri nesya..
" nesya..! "
nesya pun menengok ke samping..
" kamu..! ngapain kamu kesini, dsar laki2 brengsek kamu.. " amarah nesya pun memuncak dikala ia melihat laki2 yang sudah menyebabkan sahabatnya terluka..
" nes dengerin aku ini semua salah paham nes. dimana istri ku nes..? "
" hahaha istri...?!, suami macam apah kamu yang tega menghianati pernikahannya., brdo'a lah semoga bianca baik2 saja, jika tidak maka penyesalanmu hanya akan sia2.. cih.. "
" mksud kamu apah nes.. dan kenapa kamu bisa luka2 seperti ini.. "
tiba2 suster pun keluar, " mhon maaf pasien kritis karena kehilangan banyak darah dan golongan darah nya O+ apah disini ada keluarganya.. ?"
" kebetulan darah saya juga O+ Sus, ambil darah saya aja.. "
" baik mba silahkan ikut saya .. " nesya langsung melangkah mengikuti suster..
vito terdiam, ia duduk lemas.. seketika air matanya jatuh..
" sayang maafkan aku.. ini semua salah aku.. ah bodoh.. " ungkapnya ngerutuki dirinya sendiri..
tiba2 suster yang merawat enjel pun datang menghampiri nya..
" tuan nona enjel sudah sadar beliau ingin bertemu dengan anda.. "
" katakan saya sedang keluar..! "
" tapi tuan.. "
" katakan saja...! "
" baik tuan.. "
suster itu pun pergi menemui enjel..
" gimana Sus apah dia datang.. "
" permisi nona, mhon maaf tuan sedang pergi keluar... "
enjel pun yang sedang duduk setengah berbaring ia menangis, ia merasakan kecewa harapannya untuk bersama vito akan hancur..
" kenapa kamu cari aku lagi jika kamu sudah bersama orang lain, apah artinya aku bagi kamu.. " gumam enjel dalam isak tangisnya..
" ya sudah Sus, gak terimakasih.. "
" sus saya ingin pulang, bisa kan..? "
__ADS_1
" tapi nona baru sadar, apah tidak menunggu keluarga nona saja..! "
" tidak Sus, lagian saya merasa baikan dan gak papah.. "
" baik nona, ini resep obatnya "
bianca pun mengambil resep obat tersebut..
" terimakasih Sus.. "
ia pun segera menukarkan resepnya lalu ia pergi meninggalkan RS tersebut..
..
disisi lain bianca selesai melewati masa kritisnya, ny. merry dan tn bramantyo pun datang. .
" sayang kenapa ini bisa terjadi gimna dengan bianca, .. " ujar ny. merry diangguki dengan tn
bramantyo
" alhamdulillah sudah melewati masa kritisnya om tante. " ujar nesya
" syukurlah kalau begitu.. "
bianca pun segera dipindahkan ke ruang rawat inap..
sampainya di ruangan tersebut
" vito mamah ingin bicara 4 mata sama kamu.. ayo..!
ny. merry membisikan nya ke telinga vito,
" nesya Sayang tante titip bianca yah sebentar.. "
" baik tante.. "
" ayo vito, pah. "
mereka pergi keluar menuju halaman yang ada di RS tersebut..
" ma.. " ujar vito
" cukup vito, mama harap kamu bisa berpikir dengan akal sehat ..! jngan kira mama gak tau tentang kamu dan enjel juga penyebab bianca bisa kecelakaan seperti ini... "
" ma ini hanya salah paham ma, aku dan enjel gak ada hubungan apah2.. "
" diam kamu, sekarang kamu putuskan kamu harus memilih diantara mereka.. dan gunakan akal sehat kamu.. "
ny. merry pergi disusul tn. bramantyo yang menepuk pundak anaknya..
" kamu pasti tau siapa yang harus kamu pilih."
vito pun hnya terdiam..
" apah yang harus aku lakukan..! aku tidak mau kehilangan bianca tapi aku juga gak bisa meninggalkan enjel.." vito berpikir dengan rasa prustasi nya ia bingung harus berbuat apah..!
lalu vito pun segera masuk kembali menemui bianca menyusul ny. merry dan tn. bramabtyo..
ny. merry pun masuk
" gimana nak, apah bianca sudah sadar..? "
" belum tan, "
" ya sudah tante lihat kamu juga terluka dan sangat kacau.. sebaiknya kita pulang saja nak, biar vito yang jagain bianca..iya kan pah "
" iya nak, kita pulang saja dulu om dan tanteu antar kamu pulang! "
" tapi tanteu om, nesya gak bisa ninggalin bianca sendiri "
" aku suaminya, dia tidak sendiri aku akan menjaganya.. " jawab vito dengan tegas..
nesya menatap mata vito..
__ADS_1
"baiklah om, tanteu, nesya akan ganti baju dulu nanti kesini lagi.. karena nesya sangat khawatir takut bianca ditinggal sendiri.. "
"ya sudah ayo pah kita pulang sekarang..vito ingat pesan mamah.. " tatapan ny. merry yang slalu lembut terhadap anaknya kini berubah sangat seram, hingga membuat vito pun menunduk
" iy ma.. "
..
mereka pun pergi meninggalkan vito dan bianca di RS
tanpa diduga ketika ny. merry hendak ingin memasuki mobil sekilas ia semar2 melihat enjel..
" sepertinya aku pernah melihat perempuan itu..! "
" ma.. ayo naik ko ngelamun.. "
" oh iya maaf.. "
" bukannya itu enjel..? ngapain dia di RS ini, jangan2 dia mau ganggu vito lagi..? dsar wanita murahan.. " ny. merry terus melamun memikirkan enjel.. hingga tn. bramantyo pun kebingungan melihat istrinya bengong terus..
" ma halloo kamu kenapa ngelamun terus.. "
" oh iya kenapa..? "
" itu mama bengong mulu kaya kesambet setan kenapa..? "
" mm tidak pah.. mama hanya merasa khawatir saja sama bianca, soalnya mama udah syang banget sama bianca.. "
" oh ya sudah berdo'a saja ma, semoga dia baik2 saja.. "
nesya hanya terdiam mendengarkan percakapan ny. merry dan tn. bramantyo..
..
di RS vito pun mendekati bianca, ia memegang tangan bianca ,dan terus mengucapkan kata penyesalannya..vito dengan setia menemani istrinya ,,
hingga esok hari pun tiba.
pagi2 seseorang mengetuk pintu
" masuk.. " ujar vito yang terbangun ia tau siapa yang dtang tersebut..
" andre , mana ponsel dan laptop saya.. "
" ini tuan.. "
" terimakasih.. "
" dan ini tuan baju ganti buat anda, dan juga sarapan untuk anda.! "
" baiklah kamu boleh pergi dan tolong kamu suruh anak buah kamu untuk menjaga enjel dan hari ini kamu kirim semua pekerjaan yang harus saya kerjaan ke email saya, karena hari ini saya akan full time menemani istri saya disini..! "
" baik tuan.. saya permisi.. "
" dasar bucin, siapa suruh rakus.. " gumam andre dalam hati..
..
vito pun mengganti bajunya dan memakan sarapan yang dibawakan andre..!
tiba2 ia melihat tangan bianca bergerak..
vito segera mendekati bianca dan merasa sangat bahagia
" sayang kamu sudah sadar.. "
bianca terbangun dengan tatapan kosong..
" sayang2 apah kamu baik2 saja.. "
vito berulang kali mengajak bianca bicara. namun bianca hanya terdiam dengan tatapan kosongnya..
" dokter.. dokter istri saya kenapa.. "
__ADS_1
teriak vito yang segera bergegas memanggil dokter..