
Bianca pun mulai siuman, ia bingung ketika ia melihat orang yang tak ia kenal sedang menunggunya..
" bi.. aw .. aku ada dimna bi " tanya bingung Bianca
" non ada dirumah sakit, kemaren non tak sdarkan diri " ujar bi inem
" lalu mereka siapa bi.. "
" hallo nak kenalkan saya bramantyo dan ini istri saya merry, saya adalah temen dari Alm. tn edgar, kita kesini ingin menjenguk sekaligus turut berdukacita atas meninggalnya ke 2 orangtua kamu.. "
Bianca pun kini menangis lagi karena ia masih tidak percaya ke 2 orang tuanya telah meninggalkannya..
ny. merry pun ikut tersentuh dan mendekati Bianca. " yang tabah yah sayang jangan bersedih biarkan mereka bahagia diatas sana, jika kamu sedih mereka juga pasti sedih melihat kamu seperti ini.. " ujar ny. merry menenangkan Bianca..
dan dokter pun dtang memeriksa keadaan Bianca..
" apah anda sekarang merasa lebih baikan nona "
" Biangka mengangguk "
" baiklah anda sudah boleh pulang, namun ingat jangan terlalu stress dan minumlah vitamin ini secara rutin " ujar dokter.
" terimakasih dok " jawab Bianca..
dokter pun kembali keluar dari ruangan tersebut
Bianca dibantu bi inem bersiap siap untuk pulang..
mereka pun pulang bersama ny. merry dan tn. bramantyo..
sampailah mereka dirumah kediaman khristabel..
Bianca berjalan dibantu ny. merry dan bi inem.. mereka pun duduk disofa..
" terimakasih tanteu om sudah mengantarkan Bianca.. " ujar Bianca dalam kesedihannya
" tidak apa-apa nak sudah tugas kami karena alm. sudah menitipkan kamu pada kami " jawab ny. merry
" nak to the poin saja om mau menikahkan kamu dan anak om lusa apah kamu sudah siap.. mungkin ini terdengar terlalu buru buru tapi om hanya ingin menepati janji dan wasiat ke 2 orangtua kamu, apah kamu sudah siap."
Bianca terdiam sesaat dan mengingat kata-kata terakhir dari tn. edgar.
" baik om terserah om saja " .. jawab Bianca asal..
" baiklah nak terimakasih om dan tanteu pamit dulu dan jaga kesehatan kamu .. "
" baik om tanteu terimakasih "
mereka pun pergi
...
lusa pun tiba dimana hari Bianca resmi menikah dengan vito..
" sayang sekarang kamu sudah sah menjadi menantu kami dan istri dari vito, kami harap kalian bisa menjaga hubungan ini dengan baik dan kamu vito jaga istri kamu dengan baik " ujar ny. merry
__ADS_1
vito hanya mengangguk..
" ehmm" deheman tn bramantyo sambil melototi anaknya
" baik mah pah " vito langsung menjawab
" sayang apah kamu mau ikut kami sekarang atau mau disini dulu " tanya ny. merry kepada Bianca .
"disini /pulang " jawab bareng Bianca dan vito
" ehemm" tn. baramantyo pun melototi anaknya lagi..
" iyah terserah saja lah " ujar males vito
" baiklah sayang papah sama mmah pulang dulu yah, vito kamu jagain istri kamu dan Bianca sayang kamu bilang saja sama papah mamah kalau suami kamu macam-macam sama kamu ok. "
"baik mah pah " ...:sambil mengangguk dan tersenyum paksa..
tn.bramantyo dan ny. merry pun pergi.
Bianca pun segera masuk kedalam kamar dan meninggalkan vito begitu saja.
" istri macam apah suaminya ditinggal sendirian, " vito pun mengikuti langkah bianca memasuki kamar Bianca.
" eh mau apah kamu masuk kesini, ini kamar aku dan untuk tamu silahkan kamarnya ada dibawah " .. usir Bianca
" apah... kamu lupa yah saya adalah suami kamu jadi apah yang kamu miliki itu milik saya juga " .. jawab vito dengan nada kesal
" saya menikah sama kamu itu karena wasiat paham jadi tolong jaga batasan kamu " ujar Bianca dengan culas
" tidak mau saya mau tidur disini paham" kekeh vito
" baiklah tapi kamu tidak boleh tidur diranjang aku "
"terus aku tidur dimana...? " tanya vito
" disofa...! " jawab Bianca dengan tegas dan pergi ke ruangan ganti baju dan mengganti kebaya dengan baju sexinya..
sedangkan vito memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri ..
Bianca yang keluar dari ruang ganti baju berteriak melihat vito yang keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk.
" aaaa...... apa-apaan ini memalukan " ucap Bianca sambil menutup matanya
dan vito yang dikagetkan dengan teriakan Bianca menelan ludahnya melihat tubuh **** Bianca dengan baju tidur sexinya..
" ambilkan baju saya di koper " ujar vito dingin
" what.. saya... " ujar Bianca tak Terima di suruh oleh vito
" iyalah kamu masa bi inem "..
" euuhhh dsar kau nyusahin saja " ketus Bianca sambil mengambil koper ke luar..
" non biar bibi saja itu sangat berat non " ucap bi inem yang tak tega melihat Bianca kesusahan membawa koper..
__ADS_1
" boleh bi terimakasih.. tapi sampai depan pintu saja yah bi "
" baik non "
biinem mengantarkan koper ke keatas diikuti Bianca
" disini saja non, kalo gituh bibi kebawah dulu yah non "
" baik bi terimakasih " .....
Bianca pun membawa koper ke dalam..
" lama banget tibang ngambil koper saja " ketus vito dengan cueknya
" ni...." ucap Bianca dengan kesal lalu ia pun meninggalkan vito ke lantai bawah..
Bianca memasuki kamar ke2 orangtuanya..
ia mengambil poto dan memeluknya..
" mih.. pih.. " Bianca gak bisa hidup tanpa kalian hiks hiks..., Bianca pun menangis dan tertidur...
vito yang usai mengganti baju ia membuka email dari andre asisten pribadinya...
namun stelah sekian lama vito memainkan laptopnya ia tak juga melihat Bianca memasuki kamar tersebut..
" kemana dia,.. ah masa bodo " ujarnya lalu ia membaringkan dirinya disofa dan tertidur..
..
keesokan harinya vito bangun dan melihat Bianca tak ada ditempat tidurnya...
" apah semalam dia tidak tidur disini...? " gumamnya sendiri
" tapi bodo amatlah ngapain mikirin dia terus "
vito pun segera memasuki kamar mandi dan membersihkan dirinya, ia pun memakai stelan kerjanya dengan rapih dan tak lupa membawa tas kerja nya ia turun kebawah
" kemana dia " .. gumam vito
" sarapan dulu tuan " ucap bi inem
" hmmm" jawab vito santai
" apah bibi melihat Bianca " tanya vito
" non Bianca tidur dikamar tuan dan nyonya besar tuan, maaf tuan nona terbiasa bangun siang dan mungkin ketiduran disana " ujar bi inem..
" baiklah terimakasih bi.. "
" maaf tuan apah mau bibi bangunkan non Bianca tuan...? "
" tidak usah bi biarin saja, lagian saya mau ke kantor udah siang juga.. "
" baik tuan, Hati-hati dijalan " ...
__ADS_1
vito pun pergi ke kantor dijemput oleh asistennya..