
Aaa!!"
Suara teriakan keras dari sebuah rumah sakit yang terbengkalai.
di tempat lain seorang wanita sedang terduduk di mobil yang diparkirkan oleh Arif.
"Kenapa kita harus beli makanan sih, Rif. Kenapa kita gak bawa aja makanan dari restoran," ucap Silla kepada Arif.
"Aku bosen makan makanan di restoran terus, lebih baik aku makan makanan di tempat lain," jawab Arif.
Tak lama kemudian Silla menatap jalan yang sudah terlihat lenggang, di sana tidak terlalu banyak mobil yang berlalu-lalang. Tak lama kemudian nampak tatapan mata Shilla terkunci pada seorang wanita yang mungkin seumuran dengannya.
Tiba-tiba tatapan mata Silla langsung terfokus pada sesuatu yang ada di punggung wanita muda itu.
"Tuh.. kan, nampak lagi...Mengapa sih harus nongol tiap kali aku keluar," gerutu Silla.
"Kenapa sih setiap kali aku keluar aku harus bertemu parah makhluk yang menakutkan itu, kalau jadi seperti ini jantungku bisa maraton terus," ucap Silla. setelah mendengar perkataan dari Silla nampak tatapan mata Arif mengikuti arah pandang Silla.
__ADS_1
Nampak disana seorang wanita muda yang sedang menggendong sosok makhluk tak kasat mata.
"Mau lihat wajahnya nggak," canda Arif kepada Silla.
"Daripada ngajak lihat wajah mereka, mending Kalau ngajak aku kencan atau makan bakso super besar yang bisa membuat perut mules," jawab sila yang tidak karuan.
Sesaat kemudian nampak pandangan mata silla tertuju kembali pada sosok yang ada di punggung gadis muda itu.
"Tuh kan matanya melotot sama kita, tuh.. aduh ampun dah bisa-bisa kita jadi teman-teman mereka kalau tiap hari melihat mereka," ucap Silla sambil menundukkan kepalanya dan bersembunyi di punggung Arif.
Sesaat kemudian.. tiba-tiba suara rintihan langsung terdengar di telinga Shila,
"Ngapain sih makhluk yang membuat perutku mules itu malah nyamperin, nggak ada kerjaan apa selain nongol di depan wajahku...kalau nggak ada kerjaan mending minta kerjaan aja sama pak Joko kan lebih enak," ucap Silla kepada Arif.
Nampak Arif menghela nafasnya karena semua kata-kata sila terasa sangat kacau.
"Kelihatannya gadis itu arwah nya telah di tahan makhluk itu," ucap Arif.
__ADS_1
"Gak ada urusan, cepat bawa aku pergi," pinta Silla.
"Aku mau ikut kalian.." rintih suara yang sangat dikenal oleh Silla dan Arif.
"Aaa!!" teriak Silla.
Tiba-tiba sosok hantu wanita yang menempel pada gadis yang terlihat di jalan tiba-tiba sudah berada di belakang jok mobil Silla. hantu itu langsung merabah wajah Silla yang membuat Silla bertambah ketakutan.
Sedangkan Arif yang melihat hal itu, pria itu langsung menarik tubuh Silla menjauh dari hantu wanita yang sangat mengerikan itu.
"Pergi kau!!" seru Arif kepada hantu wanita yang berusaha menarik Sukma Sila. sesaat kemudian Arif membaca doa untuk mengusir hantu wanita itu.
"Aaa!!"
teriak hantu wanita saat mendengar lafadz ayat-ayat suci Alquran dibaca oleh Arif. Tak lama kemudian.. akhirnya hantu wanita itu langsung menghilang dari hadapan sila dan Arif.
"Makanya jadi orang harus sering-sering mendekatkan diri kepada ada Allah. agar makhluk seperti mereka tidak mendekatimu," ucap Arif kepada Silla. Silla sangat terkejut karena Arif sangat pandai membaca lantunan ayat-ayat suci Alquran.
__ADS_1
Setelah kejadian itu Shila mendekatkan diri kepada Allah. Dia meminta Arif untuk mengajarinya nya nya membaca Alquran dan doa-doa untuk kekhusyukan hidupnya. waktu berjalan sangat lambat namun sangat mengesankan untuk Shilla, Gadis itu setiap hari semakin dekat dengan Arif. Hal itu membuat benih-benih cinta di hati silla semakin kuat.