TERPAKSA KARENA TERLANJUR BASAH

TERPAKSA KARENA TERLANJUR BASAH
#bab12


__ADS_3

pagi pun tiba,matahari bersinar menembus jendela kaca memapar wajah ku seketika aku bangun."huuuuh"begitulah aku menghelah nafas panjang kemudian sejenak aku memandangi langit-langit kamar ku dan mengingat kejadian semalam,aku pun tersadar bahwa hari ini aku sudah berjandi kepada kak reza bahwa aku akan memberikan jawaban ku hari ini dan akan menemui orang tua kak reza.tapi sebelum itu aku jiga harus memberi kabar kepada orang tua ku bahwa ada orang yang akan melamar ku,sejenak aku memejamkan mata dan memikirkan jawaban nya terdengar suara seseorang menggedor pintu"tenzhi... tenzhi apakah kamu sudah bangun,boleh ku buka pintu nya? seperti itu la terdengat agak samar dari luar kamar ku."ya... aku sudah bangun,masuk saja " akupun menjawab sembari bangun menuju pintu dan pas sekali aku membukakan pintu ternyata yuwei...


"gimana tidur nya nyenyak semalam"


yuwei bertanya sembari masuk kekamar dan duduk di tempat tidur."yaaa... cukup enak tidur ku"jawab ku dengan wajah yang agak bingung dan menggaruk kepala.setelah berbincang-bincang dengan yuwei diapun pergi dan aku pun menuju ke kamar mandi dan ku nyalakan syower air pun mulai membasahi tubuh ku perlahan ku bersihkan badan dan ketika aku sedang keramas membersikan rambut,seketika aku melihat bayangan pak willson di kaca serentak aku pun kaget ku matikan syower dan akupun menoleh kebelakang"tidak ada orang sama sekali,aku menoleh kiri kanan sama sekali tidak ada orang"begitulah tutur ku dalam hati,tanpa pikit panjang ku nyalakan syower secepat mungkin ku bilas rambut dan badan ku lalu mengambil handuk dan bergegas keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


"apa yang sedang aku pikirkan sehingga bisa membayangkan pak willson"bergumam di depan cermin sembari mengeringkan rambur dengan hydryer,setelah selesai akupun keluar kamar turun menuju meja makan dan ternyata yuwie sedari tadi sudah menunggu ku."maaf lama menunggu yuwei"berjalan dengan tergesah-gesah di tangga."heii hati-hati itu tangga bukan perosotan,kalau kau jatuh apa yang akan ku katakan pada reza"begitula yuwie menceramahi ku sembari memberikan muka yang kesal,aku hanya bisa tersenyum melihat tingkah nya yang seolah-olah sedang memarahi anak nya.kami pun makan sembari berbincang-bincang biasa nya aku yang bangun pagi masak membantu bibi di dapur karna hari ini aku kesiangan jadi aku tinggal makan dan duduk manis saja.""tiiinnnn... terdengat suara klakson mobil aku dan yuwe pun beranjak dari tempat makan dan bergegas kuluar ssmbari penasaran siapa yang pagi-pagi gini sudah bertamu kerumah."yooo... selamat pagi tenzhi yuwei"sembari melambaikan tangan berjalan menghampiriku dan yuwei dengan senyuman yang ramah dan tak lain itu adalah kak reza...


"kak reza pagi sekali datang nya,apa ada sesuatu yang begitu mendesak"


"aku gak tau kalau kak reza suka cofee,hanya menebak saja"

__ADS_1


begitulah jawab ku dengan sedikit senyuman di bibir ku."kak reza,maaf sebelum nya tentang jawaban ku atas pertanyaan kak reza semalam.aku sudah memikirkan nya dan aku memutuskan sebaik nya aku memberi orang tua ku sebelum kita menikah,karna bagaimana pun orang tua ku berhak tau mereka adalah keluarga ku.jadi kalau kak reza mau menikahi ku sebaik nya kak reza menemui orang tua ku dulu,tapi hari ini kalau mau ketemu orang tua kak reza dulu gak apa-apa kan aku sudah janji untuk bertemu dengan mereka"dengan nada sedikit ragu sembari menggenggam kedua tangan akupun memberi jawaban itu pada kak reza,berharap dia bisa mengerti."eemmh okey aku ke belakang dulu,kalian ngobrol saja"tutur yuwei sembari pergi meninggalkan kami berdua !!! keadaan pun agak semakin canggung dan kak reza sejenak berfikir dan menjawB"tentu saja aku akan menemui kedua orang tua dan keluarga mu sebelum kita menikah,bagaimana bisa kkta menikah tanpa restu orang tua mu" menjawab dengan wajah serius...


setelah berbincang-bincang yuwei pun memanggil untuk berangkat ke kampus"heii kalian berdua,aku duluan ya kalian segerahla berangkat nanti telat.tenzhi aku duluan ya kak reza duluan"sembari berjalan kuar dan melambaikan tangan yuwei pun berangkat duluan,aku dan kak reza pun bersiap-siap untuk berangkat."kak reza tunggu aja di depan aku mau ke kamar mengambil tas dan buku dulu"akupun bergegas ke kamar mengambil tas dan buku segerah turun dan menghampiri kak reza yg sudah di dalam mobil"eett... tunggu dulu" kak reza pun keluar dari mobil,dan tidak di sangka dia membukakan pintu mobil untuk ku akupun di buat tertawa oleh tingkah nya yang konyol itu."silakan nyonya reza"sembari membukakan pintu mobil dan membungkukan badan.akupun masuk dengan masih tertawa geli melihat kak reza begi baik nya pada ku,kami pun berangkat ke kampus sepanjang perjalanan banyak hal-hal yang kak reza lakukan agar aku tertawa dengan tingkah konyol nya."tak disangkah kak reza juga me.iliki sisi humoris juga"tutur ku dalam hati sembari memandangi dan tertawa melihat kak reza.dan akhir nya kami pun sampai di kampus dan aku pun meminta kak reza untuk stop di depan loby tapi kak reza tidak mendengarkan perkataan ku dan langsung ke parkiran di bassement."kenapa mau turun di loby,apa segitu gak nyaman nya sama aku sampai-sampai gak mau nemenin parkirin mobil" dengan sedikit kak reza pun turun dan kemudian membukakan pintu mobil untuk ku...


"kak reza maaf,bukan itu maksud ku kak.bukan karna gak nyaman sama kak reza kok tadi aku lihat yuwei di depan lobi jadiiii..." belum sempat aku menyelesaikan perkataan ku kak reza tiba-tiba memeluk ku dan berkata"maafkan aku,aku berfikir bahwa kamu gak yaman sama aku" kemudian dia melepaskan pelukan nya dan menggenggam tangan ku berjalan menuju lift,aku hanya bisa diam dengan tingkah kak reza itu bukan nya aku marah atau memberontak entah sejak kapan aku merasa nyaman pada kak reza ? entah apa perasaan cinta,atau sekedar sayang,atau apalah aku juga tidak mengerti dengan diri ku sekarang ini.tak melepaskan tangan ku yang di genggam nya begitu erat aku lun terus memandangi kak reza dari belakang sembari senyum... mata pun mulai tertuju kepada kami berdua,secara kak reza juga adalah pria tampan,pintar dan juga baik pastilah banyak wanita yang menyukai dan mengejar nya.ada juga yang menatap dengan tatapan kesal dan marah aku hanya bisa menundukan pandangan ku."sudah sampai di kelas mu,masukla nanti jam makan siang aku kesini.ada urusan sedikit aku mau keruang dosen mau izin absen jam pagi" lalu dia pun mencium kening ku lalu pergi,serentak sorak suara anak-anak pecah melihat kelakuan kak reza "cieeeehh ter yata tenzhi pacaran sama reza yaa,kapan jadian ya sudah sampai mana ni" bermacam pertanyaan pun datang dan akupun hanya bisa senyum dan diam kemudian masuk kelas...

__ADS_1


__ADS_2