
akupun menangis dengan menundukan pandangan sambil merangkul lutut ku.dengan perasaan yang takut dan kecewa atas apa yang telah kak reza perbuat.
kak reza pun duduk dan memeluk ku"maafin aku tenzhi".
aku langsung menepis dengan kuat tangan nya yang ingin memeluk ku.tanpa berpikir panjang aku menampar kuat kak reza,diapun hanya bisa diam sambil memegangi pipi nya yang mungkin terasa sakit karna tamparan ku tadi.
aku langsung berdiri dengan menatap tangan ku yang terasa panas.lalu bergegas meninggalkan ruangan yang begitu terasa panas dan beracun itu.
aku berjalan dengan hati yang yang teramat sakit.ku usap air mata ku yang sedari tadi mengalir tanpa henti.lalu ku kuatkan hati ini untuk tidak menangis karna aku gak mau ada yang tahu atas apa yang tadi aku alami.
sesampai nya di lab akupun menuju meja praktik ku.di tengah-tengah penjelasan dosen.aku pingsan karna pikiran dan sesak di dada yang aku rasakan akibat menahan tangis yang dari tadi aku bendung dan akhir nya tangis itu pecak hingga akupun pingsan.
"tenzhi... tenzhi" terdengar suara samar-samar memanggil ku.akupun membuka mata perlahan.menatap langit-langit putih lalu aku menoleh di samping ku ada sahabat ku yuwei dan kak reza.
serentak aku teriak"pergi kamu dari sini kak reza,aku gak mau ketemu kamu lagi,aku gak mau liat muka mu lagi"(kembali menangis dengan histeris).
yuwei yang ada pun langsung serentak kaget melihat aku yang begitu histeris nya karna melihat kak reza.lalu diapun menenagkan aku dan mengusir kak reza.
"tenzhi... kamu minum dulu ya biar tenang"(sambil mengambilkan minum)
__ADS_1
akuoun minum lalu berbaring menatap langit-langit putih dengan mata yg berkaca-kaca.
lalu yuwei menggenggam etar tangan ku dia menanyakan kenapa aku bisa pingsan dan menangis hingga stress begini?
aku masi diam menangis sambil menatap langit-langit di ruang uks.aku bangun dan duduk.lalu perlahan ku jelaskan kepada yuwie kenapa aku bisa seperti saat ini.
aku perlahan sambil menangi menceritakan hal yang memalukan ini.hal yang membuat aku tidak ingin lagi bertemu bahkan mengenal kak reza.dengan suara tangisan yang terisak-isak aku mengusap air mata ku dan memohon kepada yuwei agar jangan sampai ada yang tau dengan kejadian ini.
yuwie adalah sahabat ku.kami bertemu sejak pertama masuk sekolah.lalu kami mulai akrab karna dia adalah oarng yang baik,penyayang,dan setia kawan.dia slalu menolong ku di kala aku sedang kesusahan baik dalam hal pelajaran maupun hal pribadi.
yuwei menyeka air mata yang menetes di pipi nya lalu memeluk ku dengan erat,dia tahu bahwa aku disini sendiri jauh dati keluarga.jadi dikala aku sedang ada masalah dia slalu memeluk ku dan menenangkan ku.dia memeluk ku dengan erat dan berkata"tenzhi aku tau kamu anak baik,cantik ,dan pintar wajar jika banyak lelaki yang suka sama kamu tapi aku gak habis fikir kalo reza tega ngelakuin itu sams kamu".
setelah aku sudah merasa enakan,aku dan yuwei pergi ke sebuah lestoran dekat dengan kampus dengan suasana klasih dan diiringi musik yang membuat para pengunjung merasa nyaman dan rilexs ketika kaman disini."karna kamu baru aja pingsan ni,aku traktir kamu mkan hari ini.kamu mau makan apa pesan aja asalkan kamu senang dan bisa tenang"(sambil merangkul dan tersenyum yueei berusaha membuat aku senang).
"tenzhi kamu duduk disana ya sambil menuntuk ke sebuah meja yang terletak di paling sudul.aku mau ke toilet sebentar nanti kamu pilih-pilih aja dulu makanan nya"
"ok... jngan lama-lama ya wei,sku udah laper"(tersenyum sambil memegang perut yang sudah keroncongan)
"ok.. ga nyampe lumutan kok hahah"
__ADS_1
beberapa menit kemudian sekitar 5menitan yuwei keluar dari toilet lalu menuju meja.aku masih sibuk milah milih menu"udah nemu menu yang mau di pesan?
"haaa... aku bingun mau pesan apa wei,disini mahal lumayan loh harga nya.karna aku cuma anak asramah sedangkan yueei adalah anak orang kaya dia tidak perhitungan kalau lagi makan atau belanja sesuatu.
"sudah kamu pilih aja yang kamu suka yang mana,kan aku yang traktir". setelah memilih dan memesan makanan yuwei ke meja kasir dan memesan makan yang telah dipilih.aku melamun sambil memangku dagu dengan tangan kanan ku memandang ke luar jendela memikirkan betapa keras dan bahaya nya kehidupan ini.apa lagi aku seorang perempuan yang jauh dari orang tua pergi ke kota menimbah ilmu.berharap bisa mengubah kehidupan ku di masa yang akan datang.dengan mengandalkan kecerdasan yang aku miliki dan bersaing dengan orang yang mengandalkan uang itu yidaklah mudah apa lagi di tambah kehidupan di kota yang bebas lingkungan yang bebas.aku hanya bisa mengandalkan diri dan keyakinan ku sendiri berusaha agar tidak terjebak disituasi yang membahayakan diri ku dan masa depan ku.
"heii... heii sambil melambaikan tangan yuwei memanggil ku.dan seketika aku terbangun dari lamunan yang begitu dalam.
"kamu kenapa?masih sedih?masih marah?
udah gak usah mikirin yang aneh-aneh dulu yang penting sekarang kita isi perut dulu(sambil mengelus-elur perut)
beberapa menit kemudian makanan pesanan pun datang.kami tanpa pikir panjang langsung menyantap makanan katna perut sedah lapar sedari tadi...
setelah selesai makan aku dan yuwei pulang.karna sudah larut malam sekitaran jam delapanan yuwie mengantar ku takut ada yang mengganggu di jalan.padahal asramah dekat dengan lestoran tempat kami makan.
"tenzhi malam ini boleh gak aku nginep di tempat kamu?
"looh kenapa tiba-tiba mau nginep,tempat aku kan kamu tau sendiri sempit dan kumuh hahahah
__ADS_1
"yaa jangan gitu dong,boleh yaa?sambil menunjukan muka manja nya akupun ga bisa menolak karna dia sahabat ku apa lagi tadi dia sudah mentraktir aku makan jadi bisa hemat juga dalam hati ku bergumam sambil ketawa kecil.