
"aku gak akan maafin apa yang telah kamu lakuin ke tenzhi !!! itu terdengar sangat keras dan seolah akan melahap orang yang sedang dia ajak bicara,begitulah kata-kata yuwei kepada kak reza...
karna kebisingan mereka aku pun terbagun perlahan membuka mata dan menoleh ke samping.melihat yuwei sedang marah besar seakan memberi tatapan yang sangat amat marah kepada seorang pria yang tak lain adalah kak reza,serentak akk kaget dan berteriak menangis hisreris melihat kak reza ada di samping ku seakan amarah,rasa malu dan kesal bercampur aduk dalam pikiran ku !!!
"tenzhi... tenanglah !!! aku disini kok kamu gak perlu takut"(yuwei langsung memeluk ku dan menenangkan ku). sembari aku menangis kembali yuwei mengomeli kak reza dan terus mengomeli nya entah apa yang mereka bicarakan aku seolah tak bisa mendengar mereka tak peduli keadaan sekitar yang aku tahu hanyalah aku yang kotor... "aku akan bertanggung jawab atas apa yang telah aku lakukan,sambil duduk berlutut kak reza menangis dan berkata bahwa dia akan bertanggung jawab !!! " tentu saja kamu harus bertanggung jawab,jawab yuwei !!!
__ADS_1
aku menatap kak reza yg duduk berlutut sembari menangis dan bergumam bahwa dia akan bertanggung jawab terus dan terus... "kak reza bangun !!! jawab ku... aku tidak tahu apa yang kak reza pikir kan sehingga bisa berbuat hal yang menjijikan seperti ini kepada ku,kak reza orang baik kak kenapa ??? reza pun bangun dan beranjak ke arah ku dan dia kembali mengatakan bahwa dia melakukan ini karna cinta nya yang teramat dalam kepada ku karna cinta nya itulah dia sampai melakukan hal seperti itu dan tidak bisa mengendalikan hawa nafsu nya... "aku minta maaf tenzhi... aku benar-benar minta maaf jika cinta ku membuat mu menderita tapi aku bertanggung jawab atas perbuatan ku,aku akan bilang pada orang tua ku aku akan menikahi mu dan akan bertanggung jawab jadi ku mohon maafkan aku"!!!
"tentu saja kamu harus menikahi nya" (yuwei kembali menjawab dengan nada jutek) apa kamu tahu dia beberapa hari ini seperti apa? dia tidak makan,tidak ke kampus,bahkan dia tidak mau keluarkamar atau bahkan hanya sekddar memberi kabar kepada ku saja dia tidak mau.apa kamu perna khawatir dengan keadaan nya ? aku seperti nya agak sedikit ragu kepada mu bagaimana kau mau bartanggung jawab menikahi tenzhi sedangkan kau tidak memperhatikan nya"
"aku beberapa hari ini juga mrncoba menghubungi nya tapi nomor nya tidak bisa di hubungi dan aku takut bertanya kepada mu"
__ADS_1
keesokan hari nya aku sudah bisa meninggalkan rumah sakit dan kondisi ku mulai stabil hanya saja masih lemas karna beberapa hari tidak makan,yuwie mulai sangat memperhatikan pola makan bahkan dia juga bilang akan antar jemput dan menemani ku karna khawatir dengan kejadian itu bahkan dia juga yang membayar biaya rumah sakit selama aku di rawat.sembari berjalan keluar rumah sakit aku melihat pak dosen yang aku kagumi tak lain adalah pak willson tengah berdiri di depan sembari membawa bucket bunga,jelas aku langsung memerah dan tersenyum kecil...
melihat tingkah ku berubah yuwei pun serentak berhenti dan kelihatan agak sedikit bingung kemudian dia melihat ke depan dan ternyata pak willson la yang membuat ku salah tingkah seperti itu...
perlahan pak willson menghampiri kami dan akupin mulai salah tingkah !!! " loh sudah mau pulang ?saya kira nak tenzhi masih di rawat di rumah sakit ini"... "hahahha iya pak dosen.keadaan tenzhi sudah membaik maka nya sudah bisa pulang" yuwei langsung menjawab... setelah berbincang-bincang sedikit terdengar bunyi klakson mobil " biib... biib... kemudian mobil itu berhenti di depan kami dan seseorang keluar yang tak lain adalah kak reza yang ingin menjemput ku dan mengantar ku pulang.
__ADS_1
"loh.. pak willson disini(mata kak reza melihat arak bucket bunga) binga itu untuk siapa pak willson ???
oohh.. iya ini bunga untuk nak tenzhi,semoga cepat sembuh ya... karna sudah membaik dan sudah boleh pulang kalau begitu bapak pamit karna masih ada urusan... sampai jumpa di kampus !!! pak willson pun beranjak pergi dan kak reza mengantar kami pulang tentu nya aku pulang ke rumah yuwei karna khawarir keadaan ku dia mengajak aku pulang ke rumah nya dulu...