Terpaksa Menikah Dengan Ketosku " DIJODOHKAN" ( Nana & Rey )

Terpaksa Menikah Dengan Ketosku " DIJODOHKAN" ( Nana & Rey )
06. Nasihat orang tua


__ADS_3

'' LOEE '' pekik mereka bersamaan dan refleks keduanyapun berdiri.


Teman teman mereka pun juga tak kalah terkejutnya


'' Astagaa ... kenapa idup gue apes banget sih , kenapa dari sekian banyaknya cowok di dunia ini kenapa musti loe sih yang di jodohin sama gue !'' ucap Nana dengan nada yang sedikit meninggi , Rey langsung mendekatinya dan berbisik


'' Jangan buat keluarga kita malu , kendaliin diri loe . kita bahas ini nanti '' bisik Rey . Nana memutar pandangannya ke seluruh ruangan dan benar saja mereka semua tengah memperhatikannya .


Setelah acara usai kini tinggallah Nana ,Rey beserta orang tua mereka , sedangkan Satria kini sudah masuk ke dalam kamarnya .


'' Pahh kenapa sih aku harus di jodohin sama ketos alay ini '' rengek Nana pada Dion.


'' Nana jaga bicara kamu , dia itu sekarang sudah menjadi suami kamu jadi kamu harus menghormati dan mematuhi segala ucapannya '' Ucap Dion dengan nada yang sedikit meninggi


Nana yang tidak pernah di bentak oleh Dion hanya menundukkan kepalanya dan mengangguk lirih .


Anastasya mendekati Nana dan merangkul pundak menantunya


'' Sayang Ibu tau kamu pasti kaget dengan pernikahan ini , Ibu paham . Kamu juga butuh waktu untuk menerima semua ini , tapi Ibu harap kamu bisa secepatnya menerima Rey ya sayang . Ibu janji , Ibu akan selalu ada buat kamu dan kalau Rey macem macem sama kamu kamu bilang aja sama Ibu , oke '' ucap Anastasya yang mencoba membujuk Nana.


Nana menganggukkan kepalanya tanda mengerti


'' iya ma ... Nana boleh peluk ibu ?'' pertanyaan Nana yang langsung di angguki oleh Anastasya .


Nana berhambur memeluk Anastasya dan menumpahkan tangisnya di sana . mungkin karena ia begitu merindukan sosok seorang ibu jadi dia begitu mudahnya menerima Anastasya , tapi sepertinya untuk menerima Rey akan membutuhkan waktu .


'' udah ya nangisnya , jangan sedih sedih gini ahh ... ini kan hari bahagia buat kita semua ... sekarang kamu pergi ke kama r kamu dan bersihkan diri kamu setelah itu istirahat ya sayang '' ucap Anastasya . Nana mengangguk dan langsung berjalan menuju kamarnya tanpa memperdulikan Rey .


Saat Rey akan beranjak mengikuti Nana masuk ke kamar mereka , David memanggil Rey untuk bicara empat mata dengan putranya itu


'' Rey kamu sekarang sudah menjadi seorang suami , kamu harus bisa menjaga dan mengayomi isteri kamu . kamu juga harus belajar untuk menerima dia dalam hati kamu . Kamu harus menjalankan kewajiban kamu sebagai suami '' ucap David menasehati Rey


'' Iya yah Rey paham '' jawab Rey


'' Ya sudah , sekarang kamu istirahat karena besok pagi kalian akan pindah ke apartemen . kamu juga bicarakan soal pindahan besok pada istri kamu '' Rey mengangguk dan pergi menuju kamar Nana .


Rey membuka pintu kamar Nana , dia mengedarkan pandangannya mencari sosok gadis yang kini sudah sah menjadi istrinya . Tapi nihil , dia tak mendapati Nana di sana . Hingga terdengar suara gemricik air dalam kamar mandi dan Rey yakin Nana sedang mandi saat ini .

__ADS_1


Dia melepaskan kemejanya meletakkannya di atas sandaran kursi belajar milik Nana . Dan merebahkan tibuhnya di atas ranjang .


15 menit berlalu


Ceklekk


Suara pintu kamar mandi yang terbuka , menampilkan sosok gadis yang keluar hanya mengenakan handuk yang membalut tubuhnya hingga atas lutut saja dan rambut yang masih di gulung handuk memperlihatkan leher jenjangnya yang putih .


Rey yang sudah dalam posisi duduk memandang Nana tanpa berkedip , dan menelan ludahnya kasar . Merasa ada yang memperhatikan Nana membalik tubuhnya dan ...


'' Aaakkkkahhhh '' Teriak Nana yang langsung membuyarkan lamunan Rey .


Rey langsung bangkit dan membekap mulut Nana dengan telapak tangannya


'' Jangan berisik , nanti di kira orang rumah gue lagi ngapa ngapain loe '' bisik Rey tepat di telinga Nana . sangking dekatnya deru nafas Rey yang hangat begitu terasa di leher Nana dan itu berhasil menimbulkan glenyar aneh dalam tubuh nana .


Deg deg deg


setelah beberapa saat mematung akhirnya Nana tersadar dan langsung meronta meloloskan diri dari dekapan Rey .


Rey yang melihat tingkah Nana entah kenapa jadi ingin menggoda istrinya itu , bukannya menjawab Rey malah mendekati Nana , Nana yang merasa terancam pun memundurkan langkahnya . Haingga langkahnya terhenti karena membentur tembok .


Rey mengurung Nana dengan kedua tangannya .


'' R.. Rey L.. Loe mau ng..ngapainnnn'' ucp nana terbata bata


Melihat wajah Nana yang sudah memerah Rey jadi semakin bersemangat untuk menggodanya .


Rey semakin mendekatkan wajahnya , semakin dekat


Fyuhhh


Rey meniup wajah Nana , aroma mint yang sangat kuat dari nafas Rey membuat nana mengerjepkan matanya dan itu membuat Rey tergelak akan tingkah konyol Nana


'' Hahhaha loe lucu kalo lagi kaget kayak gitu '' ucap Rey yang masih tergelak


Nana yang masih memperhatikan Rey seolah tak percaya bahwa Si ketos alay yang terkenal dingin tidak pernah tersenyum itu kini tengah terbahak di hadapannya

__ADS_1


Seperkian detik Nana seakan terpesona dengan wajah tampan laki laki yang kini sudah menjadi suaminya itu .


'' Tos gue kagak nyangka ternyata loe bisa ketawa juga , gue kira loe itu udah lupa caranya ketawa '' pernyataan itu sontak menghentikan tawa Rey dan Rey kembali memasang wajah datarnya .


'' ganti baju loe , gue gak bakalan minta hak gue malem ini . Kecuali loe menginginkannya '' ucapnya dengan nada datarnya sambil berlalu memasuki kamar mandi .


perkataan Rey membuat Nana tersadar bahwa dia kini hanya mengenakan handuk di hadapan Rey , dan dia melihat ke arah da*anya yang sudah terlihat bagian atasnya , matanya langsung membola menyadari itu


'' Dasar ketos mesuuummmm '' teriak Nana yang sudah pasti terdengar jelas dari dalam kamar mandi


Di dalam kamar mandi Rey tersenyum mengingat tingkah konyol Istrinya .


setelah selesai membersihkan diri Rey keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan celana pendek saja dan bertelanjang dada , Nana di buat melongo dengan pemandangan indah di depannya yang baru pernah dia lihat selama ini


'' Lap tuh iler loe '' ucap Rey , dan dengan bodohnya Nana mengelap mulutnya dan lagi lagi hal itu membuat Rey tertawa


'' Huhh dasar loe boongin gue ya , eehhh ngapain loe naik ke ranjang gue '' tanya Nana mendapati Rey akan berbaring di sebelahnya


'' Terus gue harus tidur di mana Na , di sini ngga ada sofa '' ujar Rey , karena memang sofa di kamar Nana sudah di keluarkan sebelum mereka menikah .


'' Ya loe tidur di kamar laen lah , masa gue harus tidur seranjang sama loe si'' ucap Nana


'' Oke , gue bakal tidur di kamar tamu biar aja bokap loe tau dan loe di marahin '' ucap Rey yang langsung bangkit dan hendak keluar , namun baru saja dia memegang gagang pintu Nana menghentikannya


'' Ya udah , loe boleh tidur di sini . Tapi ingit , jangan macem macem '' ucap nana pasrah


Rey yang masih memunggungi Nana mengangkat sebelah sudut bibirnya , dan kembali berjalan menuju ranjang.


'' Awas loe sampe ngelewatin batas guling ini '' ucap nana sambil meletakkan guling di tengah tengah mereka


Setelahnya mereka terlelap tanpa ada lagi perdebatan , mungkin keduanya sudah sangat kelelahan karena acara tadi .


Bersambung⚘⚘⚘


Jangan lupa untuk terus dukung Author ya


TERIMA KASIH 💐

__ADS_1


__ADS_2