Terpaksa Menikah Dengan Ketosku " DIJODOHKAN" ( Nana & Rey )

Terpaksa Menikah Dengan Ketosku " DIJODOHKAN" ( Nana & Rey )
07. Pindah


__ADS_3

Pagi harinya Nana mulai mengerjepkan matanya , tidurnya terasa sangat nyenyak tadi malam . dia merasa aneh dengan bantal guling yang masih dia peluk , dia merasakan kalau bantal gulingnya bisa bernafas .


Matanya kini mulai terbuka dan betapa kagetnya dia saat mendapati wajahnya dan wajah Rey begitu dekat , dia seakan terpana melihat wajah tampan Rey yang masih memejamkan matanya itu .


'' Udah puas mandangin wajah gue ?'' Tanya Rey dengan suara serak khas bangun tidurnya , yang entah mengapa terdengar begitu seksi di telinga Nana .


Nana yang kaget karna mendapati Rey sudah bangun sedikit menjauhkan tubuhnya dari Rey .


'' waahh kurang ajar loe ya , gue bilang semalem jangan lewatin gulingnya . Kenapa malah loe peluk peluk gue '' ucap Nana yang belum sadar bahwa dirinyalah yang sudah melewati batas dan memeluk Rey .


Rey menarik sebelah sudut bibirnya menampakkan senyuman mengejek .


'' ngga salah loe '' ucap Rey dengan nada datarnya menunjukan sisi tempat tidurnya yang tak bergeser sedikit pun


Nana mengikuti arah pandang Rey , dia langsung terperanjat karna dia lah yang sebenarnya sudah melewati batas tempat tidur yang dia buat sendiri .


Nana bergegas bangkit dan langsung berlari kecil ke kamar mandi dengan wajah yang sudah merona karena malu .


'' dasar '' gumam Rey sambil menggelengkan kepalanya dan sebuah senyum tipis terukir di wajahnya .


Setelah mereka berdua selesai membersihkan diri kini mereka sudah berkumpul di meja makan .


'' Pah nanti setelah sarapan Rey mau izin buat ngajak Nana pindah ke apartemen Rey '' Rey meminta izin pada Dion


Uhhukk uhukk


Nana yang sedang minum tersedak dengan apa yang baru saja Rey ucapkan


'' kenapa loe gak bilang ke gue kalo kita bakalan pindah ke apartemen loe ? '' ucap Nana dengan suara yang sedikit meninggi karena syok


'' Udah lah dek , loe gak perlu heboh gitu . Lagian tuh apartemen Rey sama apartemen kita tuh sebelahan , jadi loe gak perlu khawatir gitu . Kalo Rey kasar sama loe , loe tinggal pindah aja ke Apartemen kita lagi '' ucap satria santai , dan langsung membuat Dion menatap tajam ke arahnya sedangkan Satria yang melihat tatapan Dion langsung menunduk.


'' Na dengerin papa , apapun yang terjadi kamu harus selalu ikut suami kamu kemanapun dia pergi dan kamu sebagai istri yang baik tidak boleh menentang ucapannya . Kamu paham sayang '' ucap Dion mencoba memberi pengertian pada Nana .


'' iya pah Nana ngerti ''


''Nak Rey papa terserah kamu saja , karna sekarang Nana sudah menjadi tanggung jawab kamu sepenuhnya'' ucapp Dion pada Rey


'' Iya pa Terima kasih ''

__ADS_1


Setelahnya mereka melanjutkan sarapan mereka dalam diam .


'' Pa Rey sama Nana pamit dulu ya '' ucap Rey


'' iya , Nak papa mohon sekali sama kamu . Tolong jaga dan sayangi Nana , papa harap kamu sabar dalam menghadapi sikap Nana yang kadang keras kepala . Tegur dia dengan lembut bila dia melakukan kesalahan . Bila kamu sudah tak menginginkannya kembalikan dia pada papa dengan baik baik , seperti kedua orang tuamu memintanya pada papa secara baik baik tempo hari . walaupun itu bukan keinginan kamu sendiri '' Nasihat Dion Untuk Rey yang kini hanya tinggal mereka berdua saja yang masih berdiri di ambang pintu .


sedangkan Nana menunggu suaminya di dalam mobil dan Satria sudah lebih dulu pergi ke apartemennya untuk membantu mengemasi barang barang adiknya .


'' Iya pa , terima kasih sudah memberikan Rey kepercayaan ''


----------------------------


Kini mereka sudah tiba di gedung apartemen , dan sedang sibuk memindahkan sebagian barang barang Nana ke unit milik Rey .


'' Huhh capek banget gue dek , gue balik dulu deh . Udah selesai ini '' pamit Satria


'' Ya udah sono gue juga mau istirahat '' ucap Nana sambil berlalu pergi menuju ruang tv


''Rey gue titip adek gue . gue percaya sama loe , biarpun adek gue bentukkannya kayak gitu tapi dia tetep adek kesayangan gue . kalo loe berani nyakitin adek gue abis loe sama gue '' ujar Satria


'' iya bang '' ucap Rey


'' Tidur yang nyenyak my wife '' entah sadar atau tidak kata itu lolos dari mulut Rey , dia juga mencium kening Nana .


⚘⚘⚘


jam menunjukan pukul 3 sore , Nana terbangun dari tidurnya dia menyipitkan matanya saat melihat dirinya berada di ruangan yang asing baginya , beberapa detik kemudian dia tersadarr bahwa dia kini berada di apartemen suaminya .


Dia mencari keberadaan Rey , tapi tidak menemukannya dia memutuskan untuk keluar kamar dan memanggil Rey


'' Reeyy loe di mana '' teriak Nana dengan suara yang menggema di seluruh sisi apartemen


'' Gue di ruang kerja '' ucap Rey yang juga berteriak


Nana pergi menghampiri Rey di ruang kerjanya , di apartemen Rey memang terdapat 3 kamar tetapi 1 kamar ia gunakan sebagai ruang kerja dan satu lagi ia jadikan sebagai tempat olahraga .


'' Rey di kulkas gak ada bahan masakan , gue laper . Temenin gue belanja yok '' ajak Nana , Rey yang masih sibuk dengan laptop di pangkuannya langsung bangkit dan berlalu pergi meninggalkan Nana yang masih duduk .


'' iihh nyebelin anget sih , dasar ketos alay . tega teganya dia ngebiarin istrinya kelaperan '' gerutu Nana

__ADS_1


Beberapa saat kemudian , Rey datang menghampiri Nana yang masih duduk di tempatnya .


'' Jadi belanja gak '' ajak Rey pada Nana


'' Eeeh a.. ayok , tungguin bentar tos gue ganti baju dulu '' ucap nana kegirangan dan langsung berlari ke kamar mereka


Kini mereka sudah dalam perjalanan menuju super market


'' Tos cepetan dong , gue udah laper banget nih . belom lagi entar gue kudu masak sampe apartemen '' ucap Nana sambil memegangi perutnya .


Tanpa menjawab rey terus melajukan mobilnya , dia berhenti di sebuah restoran cepat saji


'' ngapain tos , kita kan mau belanja kenapa malah ke sini '' tanyaa Nana


'' Kalo laper cepet turun , kita makan dulu di sini '' ucap Rey dan langsung turun dari mobilnya meninggalkan Nana


'' issshhh dasar suami lucknut , kagak ada romantis romantisnya . Bukain pintunya kek , ini malah ngloyor sendiri '' gerutu Nana , dia bergegas turun dan menyusul Rey yang kini sudah duduk manis di meja pojok restoran.


'' Tega banget sih loe main tinggal gitu aja '' ucap Nana yang tak di hiraukan oleh Rey


'' issshhh gue tuh berasa jalan sama patung tau gak , cuman capek ngomong sendiri '' seru Nana yang mulai geram dengan sifat Rey yang irit bicara dan dingin itu.


Rey masih tetap sama tak mau menanggapi ucapan istrinya yang sudah menekuk wajahnya karena kesal .


Setelah selesai makan , mereka melanjutkan perjalanan untuk berbelanja


Mereka berkeliling dengan Rey yang mendorong troli dan Nana yang sibuk memilih belanjaan .


saat sedang asik berbelanja mereka di kejutkan dengan teriakkan seseorang yang memanggil nama Rey .


'' REYY ...


Bersambung ⚘⚘⚘


Maaf kalau fell.nya kurang dapet , karna Author masih pemula jadi belum tau gimana caranya biar readers semua dapet fell.nya


jangan lupa terus dukung Author untuk terus menghasilkan karia yang lebih baik lagi ke depannya .


Jangan lupa juga untuk LIKE , VOTE & KOMEN

__ADS_1


TERIMA KASIH 💐


__ADS_2