TERPAKSA MENIKAH DENGAN SEORANG MAFIA

TERPAKSA MENIKAH DENGAN SEORANG MAFIA
episode 5


__ADS_3

sudah 2 bulan bela melayani keperluan arjuna, bela sudah faham keperluan arjuna dan apa yang arjuna sukai dan tidak ia sukai, dan arjunapun bisa tenang karena sekarang kebutuhannya dan keperluan membuatnya menjadi mudah dalam beraktifitas sehari hari.


pada suatu hari bela izin ingin pulang menengok keadaan pamannya, dia meminta izin kepada arjuna, tetapi arjuna tidak mengizinkan bela pulang, karena dia merasa setelah kontrak tersebut ditanda tangani bela sepenuhnya menjadi miliknya. jadi bela menangispun tidak akan diizinkan oleh arjuna untuk kembali pulang kerumah pamannya itu.


bela merasa sangat sedih dia tidak bisa melawan arjuna dan kalau dia nekat pasti bodyguard nya akan mencari carinya, kemudian bela menyusun rencana agar bisa bertemu pamannya walau hanya sebentar saja. jadi dia menyusul rencana untuk pergi ketika ia belanja keperluan dapur bersama bik siti. dia merengek minta ikut kepada bik siti.


setelah sampai dipasar, bela langsung izin sebentar kepda bik siti, bik siti sebenarnya tidak ingin membantu bela tapi dia kasihan kepada bela yang sangat merindukan pamannya.


setelah itu dia pergi naik ojek dan sampai kerumah pamannya itu, dia mengetuk pintu rumah itu dan yang membuka pintu itu adalah mira, mira pun berkata.


"eh ada babu mampir kerumah"


"kak paman mana"


mira menunjuk kearah ruang tamu, dan bela melihat pamannya lagi duduk dikursi roda dengan raut wajah menyedihkan, pmn terkena struk.


"ya Allah paman, paman kenapa?"


"ini semua karena kamu anak sialan, ayahku jadi sakit gara gara kamu"


bela sesenggukan menangis sambil memeluk pamannya yg dikursi roda, dan dia berkali kali mengucapkan kata maaf kepada pamannya dn pamannya juga ikut menangis, karena hidupny sangt tersiksa setelah ditinggal bela, anak dan istrinya semakin menyiksanya setelah sakit, tetapi untuk berbicara saja paman bela sudah tidak bisa.


"aku mau kamu sekarang pergi dari rumah ini,"mira mengangkat badan bela dan menyeretna keluar, bela pun tersungkur serta kesakitan"


bela berjalan dijalanan ingin kembali kerumah arjuna, tetapi ada beberapa bodyguardnya arjuna yang melihat bela di jalanan, dan mereka menyimpulkan bahwa bela ingin kabur.


"lapor bos, sepertinya non bela ingin kbur saya nampak dia berada dijalan patimura" lapor bodyguard


"tangkap dia dan bawa dia kerumah" itu membuat Arjuna merasa kesal dan mengepal tangannya dan memukul meja kaca sehingga pecah".


bela yang melihat ad yg mengikutinya segera berlari kencang dan disaat ia berlari TIO Adalah teman lelaki bela yang sngat menyukainya dari dulu, dan dia pun membonceng bela mengendarai sepeda motornya dengn cepat.

__ADS_1


"Bela itu siapa? " tanya Tio


" panjang ceritanya Tio, aku beneran takut saat ini tuan Arjuna akan membunuhku, tolong selamatkan aku Tio".


"siapakah tuan Arjuna itu" kata Tio sambil mengendarai sepeda motornya


"dia adlah seorang Mafia kejam".


Tio terkejut mendengar perkataan bela dan dia juga kasihan kepada bel tetapi malang nasib Arjuna adlah Mafia besar dimana mana dia memiliki Anggota dan akses untuk bela dan Tio ditutup. Akhirnya merek tertangkap dan dibawa kesebuah ruangan. dan mereka diikat.


" Ya Allah Tio, aku merasa bersalah padamu, aku ya g membuat kamu. menjadi seperti ini, Tio maafkan aku."


"tidak apa apa, bela ada yang mau aku sampaikan"


"apa itu Tio? " tanya bela


"aku ikhlas menolongmu bela, karena aku sangat menyukaimu dari dulu saat kita masih SMA, sampai sekarang tetapi aku tidak berani mengingkapkannya selama ini".


" bela aku merasa kamu yang onta smenjadi pendampingku, aku tidak bisa melupakanmu".


mendengar percakapan antara Bela dan Tio darI luar pintu, itu membuat Arjuna kesal, dan menjadi sangat Marah, Arjuna tidak mengerti mengapa ia sangat tidak suka ketika Tio dekat dan menyatakan cinta kepada bela, dan akhirnya diapun masuk dan menepuk tangan.


"wah disini rupanya adalah tempat untuk memadu kasih, bagus sekali kalian, tapi sayang sebentar lagi kalian harus MATI".


" Tuan maafkan saya tuan".


"mengapa kamu kabur bela?, kamu sudah menandatangani kontrak untuk melayaniku.


" saya tidak lari tuan, saya hanya".


belum sempat berbicara dan diapun dibawa keruangan tersendiri, dan meninggalkan Tio sendirian.

__ADS_1


Arjuna keesal dan pulang ke rumahnya, dan dia membnting semua yanga da disekitarnya, melihat itu, bi siti jadi takut pasti Arjuna sudah tau tentang bel yang pulang kerumah orang tuanya krena rindu pamannya , disaat bi siti ingin membawakan kopi untuk Arjuna ke kamarnya, nampak terlihat ruangan kamar yang berantakan. bisa siti masuk dan menaruh kopinya, tiba tiba dering telepon berbunyi


"lapor tuan kita apakan bela dan Tio ini".


" bunuh saja bela dan Tio"


"mendengar itu bi siti terkejut dan menjatuhkan nampan.


arjuana memandang bi siti dengan tatapan tajam, dan bi siti pun membonceng


m beranikan membuka mulut u tuk bertnya kepada Tuan Arjuna


" tuan arjuna mengapa sperti ini, mengapa saya dengar non bela akan dibunuh".


"itu bukan urusan bibi" bibi urus saja pekerjaan bibi. kata arjuna.


" tuan saya minta maaf, gara gara saya membantu non bela kerumah pamannya,, membuatnya harus dibunuh" bik siti berkata sambil menangis menyesal.


mendengar perkataan bik siti, arjuna tercengng dn lantas mengintrogasi bik siti.


"bik siti, dengarkan ucapan saya, jangan membela bela, karena bela ingin kabur dari rumah ini, jadi di bersalah".


" tuan sekali lagi saya minta maaf, non bela bukan ingin kabur, tetapi dia rindu pamannya, dia sering melamun dan menangis, dan sayapun membantunya, saya yang salah tuan" kata bik siti.


"tetapi siapakah lelaki muda itu"


"siapa tuan, nom bela pergi sendiri dan tidak ada laki laki lain. kami tadi dari pasar dan non bela langsung pergi kerumah pamannya naik ojek. "


perasaan dihati Arjuna semakin memburuk kalau mendengar bela tidak ingin kabur dari rumahnya, hanya saja dia ingin menemui pamannya, dan di otaknya terus bertanya lantas siapakah pria lajang tersebut yang mereka culik bersama bela, apakah dia kekasih bela?


kemudian arjuna menelpin anak buahnya, karena lagi sibukempersiapkan untuk mempersiapkan eksekusi mati bela dan Tio, mereka semua tidak menagngkatnya,, jadi Arjuna pun bergegas keluar dari rumahnya dan mengendarai kencang sepeda motornya, dan setelah beberapa menit dia sampai kelokasi dn dia mendapati bela yang hendak dibawa ketempat terakhirnya membuka mata, dengan menutup kepala bela dengan sebuah pembungkus kepala.

__ADS_1


"


__ADS_2