TERPAKSA MENIKAH DENGAN SEORANG MAFIA

TERPAKSA MENIKAH DENGAN SEORANG MAFIA
episode 9


__ADS_3

ketika sudah sembuh bela menjadi wanita yang suka melamun, dia bingung dengn dirinya, ketika melihat Arjuna pun dia. merasa takut, tapi apalah daya semua sudah terjadi, melihat wajah tampan arjuna namun karena dia seorang mafia, bela merasa Arjuna bukan pria yang baik. bela selalu berdoa untuk meminta perlindungan kepada Tuhan. agar dia merasa aman di setiap hari.


pada suatu hari ada sebuah acara diperusahaan ayahnya, acara ulang tahun perusahaan itu, Arjuna memang tidak pernah mengurus perusahaan milik ayahnya itu, dia hanya sesekali kesana, jika diperlukan, karena semua tugasnya sudah diserahknnya kepada orang kepercayaannya. jadi untuk menghadiri pesta itu dia harus membawa istrinya itu, Arjuna berfikir bagaimana bisa mengajak bela, sedangkan bela tidak menyukainya, melihat wajahnya saja bela tidak suka. jadi dia bingung dan terlihat mengabaikan usulan tersebut. tetapi dia ingin sekali untuk membawa bela dan memperkenalkan bela itu sebagai istrinya.


orang kepercayaannya bertanya


" tuan apakah tuan akan mengajak istri tuan"


"tidak" jawab Arjuna


"mengapa tuan, disini semua karyawan ingin berkenalan dengan istri tuan Arjuna"


"dia tidak akan mau" jawab Arjuna ketus


"belum dicoba tuan, boleh saya yang mengajaknya".

__ADS_1


" emmmm"


kemudian frans orang kepercayaannya arjuna ikut Arjuna kerumah, dan dia menemui bela


"selamat siang nyonya"


"selamat siang" jawab bela


"perkenalkan saya frans orang kepercayaannya tuan Arjuna diperusahaan"


"iya nyonya, apakah nyonya tidak tau? "


"saya baru tau hal ini dari kamu".


" baiklah nyonya saya beritahukan kepada nyonya tuan Arjuna punya perusahaan yang diberikan oleh ayahnya kepada dirinya, tetapi setelah berjaya, dia hanya menyerahkan tugasnya kepada saya, tepat pada hari ini ada acara diperusahaan kami, tuan dan nyonya diharuskan untuk menghadiri acara tersebut?" bagaimana nyonya? tanya frans.

__ADS_1


"halo perkenalkan nama saya bela, saya adalah seorang wanita biasa, yang tidak punya apa apa dan hidup sebatang kara, orang tua saya telah meninggal, saya dijaga dan dibesarkan oleh paman saya, saya menikah dengan tuan Arjuna karena sebuah perjanjian agar harta warisan dari orang tua saya kembali ke tangan saya. karena sebuah kejadian yang tidak diinginkan, harta warisan itu jatuh ke tangan tuan Arjuna, saya harus menebus harta itu, karena itu adalah SATU SATUNYA Harta berharga yang saya miliki. dan dengan cara seperti itu saya akan bahagia.


bagaimana saya bisa hadir diacara besar tersebut, saya hanya wanita biasa, yang dinikahi oleh tuan Arjuna hanya sebatas kontrak karena belas kasihan beliau melihat penderitaan saya.


melihat hal itu frans merasa iba kepada bela, karena kecantikan yang bela miliki mampu memikat frans, dan frans tidak hentinya memandangi bela, dia merasa ada hal yang berbeda didalam hatinya. karena mendengar pernikahan kontrak antara bela dan Arjuna, dia merasa mereka hanya melakukan pernikahan paksa. ini membuat hati frans lega dan timbulnya rasa juang untuk mendekati bela. setiap hari frans kerumah Arjuna hanya untuk berbincanng dengan bela.


Arjuna memerintahkan frans untuk membelikan kebutuhan bela pada saat acara nanti. Arjuna memaksa frans agar bela dpat hadir, jadi ini juga menjadi kesempatan frans untuk mendekati bela.semakin hari hubungan frans dan bela menjadi dekat, dan bela bisa tersenyum didepan frans. dan bisa bebas menceritakn byk hal layaknya sperti teman, melihat hal tersebut Arjuna merasa cemburu. dan merasa salah memberi perintah. dia merasa bela lebih nyaman dekat dengan asistennya dari pada dengan dirinya sebagai suami bela.


frans pun bertukar fikiran dengan bela, dia sangat senang dengan bela yang selalu berfikir dewasa, penuh semangat dan bekerja keras dan sangat tulus.


"saya punya toko, toko itu saya bangun karena usaha saya sendiri, saya hanya pedagang kecil awalnya, lambat sekali saya bisa mendirikan toko sendiri, orang bilang saya sangat bekerja keras, padahal saya masih muda, orang orang bilang, hasil dari kerja saya tidak ada, iya benar sekali karena saya bekerja untuk membantu meringankan beban paman saya (orang tua saya yang merawat saya selama ini). jadi sebagian hasil keuntungannya saya berikan kepada bibi saya agar tidak menjadi beban orang lain, orang orang juga bilang saya bekerja tidak PAKAI OTAK, mereka semua terlalu banyak bicara, padahal mereka lah yang berkata tapi tidak menggunakan OTAKNYA. seharusnya mereka tau, di dunia ini banyak orang bekerja tapi tidak dengan tujuan yang sama. mereka tidak mengerti ada beberapa orang bekerja bukan untuk dirinya tapi untuk orang lain. ada beberapa orang bekerja dengan sangat tulus dan tidak memperhitungkan hasil dari jerih payahnya serta mau melakukan pekerjaan apapun untuk orang yang ada disisinya, agar mereka senang dan tercukupi kebutuhannya. benar tidak frans??? tanya bela.


"wah bela, kamu brilian sekali, pemikiran kamu dewasa sekali".


"jangan pernah menyamakan kehidupan kita dengan orang lain, jangan pernah memaksakan pemikiran kita harus sama dengan orang lain. orang lain tentu memiliki versi kehidupannya masing masing, kalau ingin membantu silahkan bantu, tapi jangan mematahkan semangatnya untuk berjuang. setiap manusia dimuka bumi ini berjuang untuk hal yang berbeda beda. orang tulus akan terlihat BODOH. tetapi Tuhan maha tau dan dia memiliki balasan yang terbaik bagi. mereka yang tulus dan baik hati"

__ADS_1


Arjuna menguping percakapan bela, dia merasa sangat terkejut bahawa orang yang berada disampingnya selama ini. sangat bijak serta baik hati. karena selama ini Arjuna juga merasa bela adalah wanita bodoh yang mau berkorban demi keluarga pamannya itu. Arjuna tidak pernah melihat orang baik, karena dilingkungannya dia biasa dengan kehidupan yang keras dan tega dalam segala hal. Arjuna merasa takjub melihat istrinya itu dengan pemikirannya yang berbeda dari yang lain. tetapi dia juga bingung apa yang harus dilakukan untuk bela. karena Arjuna tidak bisa memperlakukan bela seperti frans memperlakukan bela layaknya seorang teman.


__ADS_2