TERPAKSA MENIKAH DENGAN SEORANG MAFIA

TERPAKSA MENIKAH DENGAN SEORANG MAFIA
Episode 6


__ADS_3

Arjuna menyuruh bodyguard nya berhenti, dan dia membuka kepala bela, kemudian Arjuna bertanya kepada bela siapa pria itu? entah kenapa Arjuna sangat marah dengan kehadiran Tio bersama sama dengan bela.


"bela bagaimana perasaanmu? apakah kalau sudah siap mati? "


"tuan sekali lagi saya meminta maaf, tuan maafkan saya, saya tidak ingin kabur dari rumah tuan, saya hanya"


"hanya apa bela, kamu ingin menemui pacar kamu, da meluapkan rasa rindu yang telah lama terbendung". kata Arjun dengan suara yang keras.


" tuan Tio tidak bersalah, dia orang baik"


mendengar perkataan bela memuji Tio membuat Arjuna murka dan ingin membunuh Tio terlebih dahulu,


"hey kalian bawa Tio kemari dan biarkan dia mati dideoan mata perempuan ****** ini. " perintah Arjuna


Tio pun dibawa kehadapan bela, dan mereka menyiksa Tio dihadapan bela, dan bela pun tidak tahan dan menjerit serta menangis.


"Tio maafkan aku Tio, tadi seharusnya kamu tidak menolongku dijalan, sehingga kamu tidak perlu sperti ini. "


mendengar perkataan bela, Arjuna menjdi tau, bahwa Bela dan Tio tidak sedang janjian untuk bertemu, melainkan Tio menolong bela sewaktu dlm pengejaran bodyguard nya, hanya saja entah kenapa dia merasa benci sekali kepada Tio,.

__ADS_1


"bela ku sangat mencintaimu, aku siap mati untukmu, agar engkau selamat".


mendengar perkataan itu membuat Tio semakin dipukuli oleh Arjuna, dan Arjuna memandang tajam bela melepaskan tangannya dari bodyguard Arjuna serta berlari kehadaon rjuna sambil menangis dia memohon untuk melepaskan Tio, diapun berkata serta berjanji akan menuruti semua kemauan Arjuna


" Tuan aku berjanji aku menuruti kemauan tuan, apapun itu tapi tolong lepaskan Tio, dia tidak bersalah. kasihanilah aku tuan, aku sudah terlalu banyak disalahkan eh orang lain. kasihh orang tua Tio, nanti jika dia tau anaknya mati, atau bunuh saja aku tuan aku siap", kata bela sambil menangis


Arjuna mengangkat tubuh bela untuk berdiri dan memegang dagu bela, serta ingin mencekiknya krena dia terlihat sangt membela Tio, Arjuna merasa sangat tidak suka, melihat bela menangisi pria itu. dia hampir saja membunuh bela dengn mencekiknya. sesaat Arjuna berhenti dan melihat bela sudah hampir kehabisan nafas dan diapun pingsan dipelukan Arjuna. Arjuna merasa bersalah dan takut. Arjuna bingung, perasaan apa yang sedang melanda nya? karena dia tidak pernah seperti ini.


dia membawa bela kesebuah kamar kosong dan menguncinya, dan setelah beberapa menit, bela terbangun dan ketakutan serta terbatuk batuk, membayangkan nyawanya apakah sudah terlepas dari tubuhnya.


dia memandang Arjuna serta dia bangkit dari. tempat tidurnya dan berlari, sepertinya dia ketakutan melihat wajah Arjuna yang hampir saja membunuhnya, sesaat kemudian dia teringat Tio dan dia berlari kearah pintu dan dia sia sia saja Arjuna mengunci pintu itu dan Arjuna mengejar bela serta menggendongnya ketempat tidurnya serta membanting tubuh bela dia berusaha menindih tubuh bela, bela semakin gencar melawan Arjuna, bela semakin ketakutan dan dia menendang tubuh Arjuna sehingga Arjuna terjatuh, Arjuna mendatangi bela kembali dan mencekik bela, dan itu mbuat bela menangis dan mengeluarkan air mata.


mendengar perkataan itu dan perlawanan bela dengn suara yang lantang, Arjuna sekan akan semakin kesal dan ingin menodai Bela, tetapi bela berusaha. melepaskan diri. Arjuna semakin menggila ingin menindih tubuh bela tetapi bela tidka ingin melakukan dosa terbesar didalam hidupnya.


"Hentikan Tuan, aku bukan istrimu"


"tetapi kamu adalah budakku"


penolakan dari bela membuatnya semakin gila dn bela tidak tahan melihat Arjuna dia pun mengmbil sebuh gelas disampingnya dan memukul kepala Arjuna, dan kepala Arjun pun berdarah, tetapi karena Arjuna mafia besar dia tidak menghiraukan rasa sakit itu, dia pun terus memaksa bela untuk melakukan hubungan itu. dan bela mengecam akan membunuhnya,

__ADS_1


"Tuan, jika tuan berani mendekat, Tuan akan aku bunuh" ancam bela


"aku tidk perduli kamu sudah kurang ajar terhadapku" kata Arjuna.


bela kembali didorong ketempat tidur, dan kaca yg dipegang bela ditepis oleh Arjuna, dan belapun menyerah dia sangat lemah dia menghindari gsetiao gerakan Arjuna yang ingin menodainya, dia sudah byk menguras tenaga untuk lepas dari Arjuna hingga ia tidak bisa melakukan apa apa lagi,


"Tuan, tolong jangan lakukan ini padaku, aku tidak ingin berdosa, aku tau Tuan jauh dari Tuhan, tetapi tolong jangan jauhkan aku dari Tuhanku" pinta Bela


mesden r perkataan bela dia menjadi berhenti melakukan aksi brutalnya yang tidak bermoral itu.


"Tuan, jika ingin melakukan ini, tolong nikahi aku terlebih dahulu, tolong jangan membuatku ternoda dan memikul dosa disepanjang kehidupanku, sudah cukuplah aku banyak menderita setelah ayah dan ibuku meninggal"


"Tuan lepaskanlah Tio,, aku rela melakukan apapun untuk tuan, dan aku tidak akan menolak lagi, aku sangat lelah tuan, jika tuan tidak mau menerima permintaanku, jika tuan tidak sudi menikahi wanita tidak berguna sepertiku ini, pemghilumaka bunuh saja aku, aku rela mati asal kesucian ku tidak direnggut sebelum aku menikah".


setelah itu Arjuna keluar dan menyuruh bodyguard nya mengatur akad nikahnya dan dia menyuruh pamannya bela untuk hadir manyaksikan pernikahannya dan bela tetapi tidak dengan mira dan ibunya.


setelah selesai semua persiapan itu dilakukan, kemudian datngkah paman bela serta penghulu dan disitu juga disaksikan oleh bik siti, setelah beberla saat bela dipersiapkan untuk mnegnakan pakaian gaun putih khas ala akad, dan Arjuna memakai jas. mulailah ijab kabul dilantunkan oleh Arjuna dana semua orang dia itu berkata Sah sah sah, bela yang sudah tidak berdaya hanya mengikuti alur kehidupan yang membawanya dalam sebuah hubungan yang tidak diinginkannya sma sekali, dia mencium tangan Arjuna dan dia mencium tangan pamannya dan berlutut dikaki pamannya, dia sangat sedih, pamannya juga tau perasaan bela pasti hancur, tetapi paman mengiatkan


"bela anakku jangan lah menangis karena kamu sekarang sudah menjadi seorang istri, tanggung jawabmu sebagai seorang istri adalah berbakti kepada suamimu dalam hal yang baik baik dan benar. pandai pandai lah bela mengatur kehidupanmu mungkin ini sebuah hal yg tidak kamu inginkan tapi mungkin ini yang sudah digariskan Tuhan untukmu. kamu harus Terima, paman hanya bisa mendoakanmu agar dm. pernikahanmu ini bahagia dan kamu selalu diberikan kemudahan dalam segala hal dan dilindungi oleh Tuhan. perbanyak ibadah nak. jangan terlalu lama. larut dalam kesedihan karena kebahagiaanmu akan datang, kamu sudah lama menderita. paman akan baik baik saja, jika kamu juga baik baik saja. doa pan tulus untukmu" pesan paman kepada bela.

__ADS_1


" iya paman bela akan ingat pesan paman" kata bela sambil memeluk pamannya.


__ADS_2