The Clean Killer

The Clean Killer
Misi Pertama


__ADS_3

John Doe sudah bersiap untuk misi pertamanya sebagai agen intelijen. Ia berada di sebuah kota besar di Eropa, bersiap untuk melakukan tugas yang sangat rahasia dan berbahaya.


Tugasnya adalah untuk mengikuti seorang penjahat internasional yang dikenal sebagai The Ghost. The Ghost adalah seorang penjahat yang sangat pandai menyembunyikan identitasnya dan tidak pernah diketahui oleh polisi atau agen intelijen lain.


John Doe harus berpura-pura menjadi seorang wisatawan dan mengikuti jejak The Ghost tanpa diketahui. Ia harus berhati-hati dan tidak boleh membuat kesalahan sedikit pun, karena kesalahan bisa membuat misinya gagal dan mengakibatkan bahaya bagi dirinya dan agensinya.


Dalam perjalanannya, John Doe akan menemukan beberapa informasi mengenai The Ghost dan mulai menemukan pola perilaku yang membantunya untuk mengikuti jejaknya. Ia akan berhadapan dengan beberapa tantangan dan harus berpikir cepat dan cerdas untuk mengatasi masalah-masalah yang muncul.


Setelah beberapa hari mengikuti jejak The Ghost, John Doe mulai memahami pola perilakunya dan membuat rencana untuk menangkapnya. Ia memperhatikan setiap gerak-gerik The Ghost dan melacak setiap tempat yang dikunjungi oleh The Ghost.


Pada suatu malam, John Doe melihat The Ghost masuk ke sebuah gedung tua di tengah kota. Ia segera mengikuti dan memasuki gedung itu. Ia berjalan pelan-pelan dan berhati-hati untuk tidak membuat suara yang menguntungkan The Ghost.


Ternyata, gedung itu adalah markas The Ghost dan penuh dengan para penjahat bawahannya. John Doe harus berpikir cepat dan memutuskan untuk menangkap The Ghost dan para penjahat itu sekaligus. Ia mengambil alat pemantau yang dibawanya dan memantau setiap gerakan mereka.


John Doe: (sambil memantau setiap gerakan penjahat) Begitu, mereka membuka pintu ruangan besar. Ini mungkin saatnya. (berpikir cepat) Saya harus memanggil tim kita sekarang. (mengambil walkie-talkie) Tim, ini John. Saya berada di markas The Ghost sekarang dan siap untuk menangkap mereka. Siapkan diri kalian dan siap untuk masuk. (menunggu jawaban)


Tim: (melalui walkie-talkie) Kami siap, John. Kami berada di luar gedung dan siap untuk masuk.


John Doe: (mengambil senjata) Baiklah. Saya akan memulai serangan. (memasuki ruangan besar)


(terdengar suara tembakan dan teriakan)


John Doe: (berlari keluar ruangan) Tim, apa yang terjadi?!


Tim: (berlari menuju John) The Ghost dan para penjahat bawahannya berhasil kabur, John. Mereka menyergap kami dan kami terpaksa untuk mempertahankan diri.


John Doe: (kecewa) Bagaimana bisa ini terjadi? Kita sudah berhasil memantau setiap gerakan mereka.


Tim: (menghela nafas) Saya tidak tahu, John. Tapi, kami melacak mereka sekarang dan mereka tidak akan berhasil lolos dari tangan kita.


John Doe: (berpikir) Ini lebih dari sekedar penjahat biasa. Mereka adalah pengedar narkoba terbesar di Eropa dan kita harus berhati-hati.


Tim: (setuju) Kami akan berkoordinasi dan memastikan mereka tidak lolos lagi.


John Doe: (memimpin tim) Baiklah. Ayo kita mulai. Kita harus menangkap The Ghost dan para penjahat bawahannya sebelum mereka menyebar narkoba ke seluruh dunia.


***

__ADS_1


John Doe dan timnya bekerja keras untuk melacak jejak The Ghost dan para penjahat bawahannya. Mereka mengumpulkan banyak informasi dan meminta bantuan dari agen-agen intelijen lainnya untuk memperkuat posisinya.


Setelah beberapa hari berlalu, tim menemukan bahwa The Ghost dan para penjahat bawahannya bersembunyi di sebuah pulau terpencil di Laut Mediterania. John Doe dan timnya segera berangkat ke pulau tersebut dan mempersiapkan diri untuk serangan.


***


Setelah sampai di pulau


John Doe: (menganalisis situasi) Kita harus berhati-hati. Mereka pasti sudah siap dan akan mempertahankan diri dengan segala cara.


Tim: (berkoordinasi) John, kami sudah siap. Kami akan mengelilingi pulau dan mencari celah untuk masuk.


John Doe: (memimpin tim) Baiklah. Ayo kita mulai. (berlari ke depan)


(terdengar suara tembakan dan teriakan)


John Doe dan tim berhasil memasuki pulau dan memulai serangan. Mereka berhasil mengalahkan beberapa penjaga dan memasuki markas The Ghost. Namun, The Ghost dan para penjahat bawahannya berhasil melarikan diri dan bersembunyi di dalam sebuah labirin.


John Doe: (mengikuti jejak The Ghost) Mereka tidak akan lolos dari tangan kita. Ayo kita cari mereka.


Mereka berhasil masuk ke dalam labirin dan berhadapan dengan banyak rintangan dan musuh yang berusaha untuk menghentikan mereka. Namun, dengan kerja sama tim yang baik dan kecerdasan John Doe, mereka berhasil melalui setiap rintangan dan sampai ke ujung labirin.


John Doe: (menemukan The Ghost) Inilah dia. The Ghost. (mengambil senjata) Jangan bergerak, atau saya akan menembak.


The Ghost: (tersenyum sinis) Terlalu cepat, John. Saya sudah memiliki beberapa penjaga yang siap menjaga saya.


The Ghost berhasil melarikan diri dari John dan timnya,karena dihalangi oleh bawahan The Ghost.


Tim:John,kamu tolong kejar The Ghost supaya dia tidak melarikan diri lagi ,bawahan The Ghost biar kami saja yang menghadapinya.


John:Baik lah,saya akan mengejar The Ghost(dengan hati yang senang)


Karena john berpikir akan bisa membunuh The ghost karena hasrat untuk membunuhnya sudah mulai bangkit,


Setelah beberapa waktu mengejar The Ghost,John berhasil menemukan The Ghost yang bersembunyi di dalam Rumah yang terbengkalai.


John:Sudah lah The Ghost,jangan melarikan diri lagi,karena kamu sudah tidak bisa lagi melarikan diri.

__ADS_1


The Ghost:(Dengan tatapan sinis)John kamu tidak akan bisa menangkap saya.


Tanpa disadari oleh the Ghost,Jhon sudah memikirkan caranya untuk membunuh The Ghost dengan sadis dan kejam


John:(Dengan Senyum tipis mendekati The Ghost)


Dan John mencoba untuk bernegosiasi supaya The Ghost tidak curiga dengan John yang ingin sekali membunuhnya


John:Apakah kamu ingin bebas?


The Ghost:Tentu saja,(tapi sedikit curiga),tapi apa yang harus saya lakukan


John mulai mendekat kepada The Ghost tetapi The Ghost sedikit mundur sehingga terdesak di dinding rumah tersebut yang terbuat dari kayu,


John Mulai berbisik dan mengatakan Selamat Tinggal The Ghost dengan badan yang mulai gemetaran The Ghost Akhirnya di bunuh oleh John dengan cara yang sadis,John Membunuh The Ghost Dengan cara Menusuk bagian leher The Ghost dengan pisau berulang ulang kali,dan membuang senjata yang di gunakan oleh John,Lalu john membakar rumat tersebut (dengan raut muka yang sangat senang),


***


Tim:John dimana The Ghostnya,apakah dia berhasil kabur lagi?


John:(dengan wajah yang sedih)


Tim:Kenapa John.


John menjelasakan kepada timnya,bahwa The Ghost Membunuh dirinya sendiri dengan cara Membakar rumah tempat dia bersembunyi.


John:Dia Bunuh diri.


Tim:Terus kenapa tangan mu terdapat luka bakar.


John:Saya tadi mencoba untuk menyelamatkannya, tapi api terlalu besar sehingga saya tidak sempat menyelamatkannya.(dengan wajah yang sedih),(berpura-pura),dia sudah mati. Kita harus segera pergi dari sini.


Tim: (berkoordinasi) Baiklah, mari kita pergi.


John Doe mengikuti timnya dan berpura-pura tidak tahu apa-apa. Namun, dalam hatinya, dia sangat senang karena bisa membunuh The Ghost dan tidak pernah diketahui oleh timnya. Ia tahu bahwa ini adalah risiko besar, tetapi dia tidak peduli karena dia sangat senang dengan hasil akhirnya.


Dalam perjalanan pulang, John Doe berpikir tentang bagaimana dia bisa memanfaatkan keahliannya untuk mencapai tujuannya dan memenangkan setiap misi. Ia tidak takut akan risiko dan siap untuk melakukan apa saja demi mencapai tujuannya.

__ADS_1


__ADS_2