The Clean Killer

The Clean Killer
Persiapan John Doe


__ADS_3

John Doe memutuskan untuk mendaftar ke badan intelijen negara karena dia merasa bahwa dia bisa membunuh targetnya tanpa takut dicurigai oleh siapa pun. Dia mempersiapkan diri dengan berlatih menembak dan mempelajari taktik dan strategi intelijen.


Tes Seleksi


John Doe melakukan tes seleksi untuk masuk ke badan intelijen negara. Tes ini meliputi tes fisik dan intelektual, tes psikologis, dan wawancara.


John Doe memulai tes dengan tes fisik dan intelektual. Petugas tes meminta John untuk melakukan beberapa tes fisik seperti lari, angkat beban, dan melompat. Setelah itu, John harus mengerjakan beberapa soal tes intelektual seperti matematika, logika, dan bahasa asing.


Petugas Tes: Baiklah, John. Kami akan memulai tes fisik dan intelektual. Siapkah Anda?


John Doe: Ya, saya siap.


Petugas Tes: Bagus. Anda harus berlari sejauh 1000 meter secepat mungkin dengan 100 kali putaran.


John Doe: Baik.


(John berlari dan menyelesaikan tugas)


Petugas Tes: Selanjutnya, Anda harus mengangkat beban seberat 50 kilogram sebanyak 30 kali.


John Doe: Baik.


(John menyelesaikan tugas)


Petugas Tes: Terakhir, Anda harus melompat tinggi sebanyak 50 kali.


John Doe: Baik.


(John menyelesaikan tugas)


Petugas Tes: Baiklah, sekarang kami akan memulai tes intelektual.


John Doe: Baik.


(John menyelesaikan soal-soal tes intelektual)


Petugas Tes: Terima kasih, John. Tes fisik dan intelektual selesai.


Tes Psikologis:

__ADS_1


Setelah tes fisik dan intelektual, John harus mengikuti tes psikologis. Petugas tes meminta John untuk menjawab beberapa pertanyaan dan mengerjakan beberapa tugas untuk mengetahui kepribadian dan sikap John.


Percakapan:


Petugas Tes: Baiklah, John. Kami akan memulai tes psikologis.


John Doe: Baik.


Petugas Tes: Bagaimana Anda mengatasi tekanan dan stres?


John Doe: Saya mengatasinya dengan berolahraga dan berbicara dengan teman-teman saya.


Petugas Tes: Bagaimana Anda menghadapi kegagalan?


John Doe: Saya belajar dari kegagalan saya dan berusaha untuk menjadi lebih baik.


Petugas Tes: Bagaimana Anda berbicara dengan orang yang berbeda dari Anda?


John Doe: Saya berusaha untuk memahami pandangan mereka dan berbicara dengan hormat.


(John menyelesaikan tugas-tugas lain dalam tes psikologis)


Petugas Tes: Terima kasih, John. Tes psikologis selesai.


Setelah tes psikologis, John harus mengikuti wawancara Petugas tes meminta John untuk berbicara tentang diri dan motivasinya untuk bergabung dengan badan intelijen negara.


Percakapan:


Petugas Tes: Baiklah, John. Kami akan memulai wawancara.


John Doe: Baik.


Petugas Tes: Bisakah Anda memberitahu kami tentang diri Anda dan motivasi Anda untuk bergabung dengan badan intelijen negara?


John Doe: Saya adalah seorang pria yang memiliki rasa patriotisme yang kuat dan ingin membantu negara saya dengan cara yang efektif. Saya merasa bahwa saya bisa membunuh target saya tanpa takut dicurigai oleh siapa pun dan saya berlatih untuk itu.


(john berkata dalam hatinya,saya sudah terbiasa membunuh orang sambil senyum tipis)


Petugas Tes: Bagaimana Anda menilai diri Anda sebagai seorang pelaku keamanan?

__ADS_1


John Doe: Saya merasa bahwa saya sangat disiplin dan memiliki kemampuan untuk berpikir dengan cepat dan tepat dalam situasi yang sulit. Saya juga memiliki integritas dan etika yang kuat dan siap untuk mengambil tindakan yang tepat meskipun situasi sulit.


Petugas Tes: Terima kasih, John. Wawancara selesai.


Dengan mengikuti tes seleksi ini, John berharap bisa lolos dan bergabung dengan badan intelijen negara untuk membantu negaranya dan memenuhi impian dan motivasinya.(sebagai seorang pembunuh)


Setelah melewati tes seleksi, John Doe diterima sebagai anggota baru dalam badan intelijen negara.


(john bicara sendiri akhirnya saya bisa membunuh target yang saya tandai dan tidak akan dicurigai lagi karena saya sekarang menjadi anggota di badan intelijen sambil tersenyum yang sangat menakutkan)


Ia memulai pelatihan intensif bersama dengan anggota lain untuk memperkuat kemampuannya dalam hal teknik dan strategi intelijen.


Pelatihan ini meliputi latihan fisik, latihan tembak, dan pelatihan strategi dan taktik intelijen. John Doe bekerja keras dan berlatih keras setiap hari untuk memastikan bahwa ia siap untuk tugas-tugas yang akan datang.


Latihan Fisik:


Latihan fisik adalah bagian penting dari pelatihan intelijen. Latihan fisik meliputi berbagai kegiatan fisik seperti lari, berenang, angkat besi, dan latihan kondisi fisik lainnya. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa agen intelijen memiliki kondisi fisik yang baik dan mampu menghadapi situasi yang menantang dan memerlukan fisik yang kuat.


Latihan Tembak:


Latihan tembak adalah bagian penting dari pelatihan intelijen. Latihan tembak dilakukan untuk memastikan bahwa agen intelijen memiliki kemampuan dan keahlian yang baik dalam hal menembak dan memastikan bahwa agen intelijen mampu membunuh target mereka dengan efektif dan akurat.


Pelatihan Strategi dan Taktik Intelijen:


Pelatihan strategi dan taktik intelijen adalah bagian penting dari pelatihan intelijen. Pelatihan ini meliputi berbagai materi seperti pelatihan strategi, taktik intelijen, dan perencanaan operasi intelijen. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa agen intelijen memiliki pengetahuan dan keahlian yang baik dalam hal strategi dan taktik intelijen.


Latihan-latihan ini sangat penting bagi agen intelijen untuk memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan dan keahlian yang baik dalam melakukan tugas-tugas mereka. Latihan fisik memastikan bahwa agen intelijen memiliki kondisi fisik yang baik dan mampu menghadapi situasi yang menantang dan memerlukan fisik yang kuat. Latihan tembak memastikan bahwa agen intelijen memiliki kemampuan dan keahlian yang baik dalam hal menembak dan memastikan bahwa agen intelijen mampu membunuh target mereka dengan efektif dan akurat. Pelatihan strategi dan taktik intelijen memastikan bahwa agen intelijen memiliki pengetahuan dan keahlian yang baik dalam hal strategi dan taktik intelijen dan mampu menyelesaikan tugas mereka dengan sukses.


Latihan-latihan ini dilakukan selama beberapa minggu atau bulan dan menuntut kesabaran, dedikasi, dan kerja keras dari para agen intelijen. Namun, hasil akhir dari latihan-latihan ini sangat bermanfaat bagi agen intelijen dalam menjalankan tugas-tugas mereka dengan sukses.


Setelah menyelesaikan pelatihan, John Doe diterima sebagai agen intelijen dan diterima tugas-tugas penting yang memerlukan keahlian dan keterampilannya. Ia melakukan tugas-tugas tersebut dengan sukses dan membantu negara dalam upaya keamanan.


John Doe menemukan bahwa pekerjaannya sangat memuaskan dan memenuhi impian dan motivasinya. Ia menjadi salah satu agen intelijen terbaik dalam badan dan menjadi pemimpin yang dihormati dan dicontohkan oleh rekan-rekannya.


Ternyata,setelah john doe berhasil menyelesaikan segala bentuk tes yang di berikan oleh badan intelijen negara,john sangat senang karena dia bisa menutupi jati dirinya sebagai pembunuh berantai yang sangat sulit sekali di temukan oleh kepolisian.


Dan john sangat merasa senang sekali setelah menyelasaikan rangkaian pelatihan yang di ajarkan oleh badan intelijen,karena john merasa ilmunya dalam hal membunuh orang sudah bertambah di tambah lagi john merasa diakan bisa menghapus jejaknya dengan sangat bersih


(John sangat senang bergembira)

__ADS_1


Karena john selalu membunuh korban-korbannya dengan metode-metode yang berbeda-beda,sehingga kepolisan dan bahkan badan intelijen pun sangat sulit sekali mencari pelaku dalam kasus pembunuhan berantai tersebut.


Kadang sering kali polisi beranggapan,kalau yang melakukan pembunuhan tersebut di lakukan oleh orang-orang yang berbeda dan polisi beranggapan tersangka lebih dari satu.


__ADS_2