The Drama Of Life

The Drama Of Life
mall 1


__ADS_3

Antrian panjang yang hampir sampai pintu bioskop itu mampu membuat orang orang berdecak.


Ya kini aku dan Kaka serta adik ku sedang berbaris mengantri untuk membeli tiket suatu flim yang baru tayang dan menggemparkan warga indonesia ini,karna flim yang menceritakan perjalanan seorang anak anak kampung yang mampu sukses,diflim juga menceritakan persahabatan yang begitu erat,serta mengejar mimpi setinggi langit.


Eh kenapa jadi menceritakan flim? Oke kembali ke aku.


Perkenalkan namaku Naisya Shabila Putri,aku mempunyai Kaka kembar identik,


Naura Putri Parish.dan adik tak kembar bahkan tak mempunyai kemiripan sedikitpun dari Kaka dan aku,dia Naila Cristiana.


Kita bertiga masih menunggu antrian tiket.sesekali aku melihat ke depan karna orang orang yang berdiri didepan tak maju maju.masih dengan sabar menunggu,tapi sepertinya tidak dengan Naura yang aku lihat kini sedang ribut dengan laki laki di depannya,


"Eh raa" panggilku ,naura berbalik badan dengan muka waspada.


"Caa,nai, lariiiiiiiiiiiii"teriak naura dengan menarik tangan aku dan naila,karna tak siap badanku pun mengikuti Naura yg menarikku, keluar dari barisan orang orang yang mengantri,sambil sesekali menubruk orang lain yang menghalangi.


Setelah lari dari ruang antri bioskop,aku berhenti di tempat makanan,sambil mengatur nafas yang agak ngos-ngosan, aku melihat ke belakang,uh ternyata laki laki itu tak mengejar.


"Kenapa lari sih?" Kataku


"Eh serem banget tu cowo,gimana kalo gue di apaapain,ya udah kita lari." Jawab Naura.


"Lo sih kak kenapa ya,pake nyiram orang?"kini naila ikut menyambung.


"Gak sengaja gue"


"Yahhh gak jadi nonton nih? Kataku,


"Jadiiiii,kita balik lagi yu pasti dia udah gak ada," jawab Naila


"Ehh jangann....gimana tar kalo dia masih ada?udah kita belanja aja,nontonnya besok deh."


"yahh." Kataku sambil berjalan mengikuti Kaka adik itu.


Sudah hampir setengah jam kita berjalan jalan di mall itu,keluar masuk beberapa toko tapi belum membeli apapun sampai akhirnya kita memutuskan untuk membeli baju di Gucci.


"Eh van,itu cewek yang tadi!"


"Mana?"


"Kasih pelajaran van."


Dari kejauhan Aku tak sengaja melihat laki laki yang lumayan agak banyak.seperti sedang melihat ke arah ku.

__ADS_1


"Ha?dia.." kata ku sambil mematung melihat orang yang ternyata adalah laki laki sama yang tadi di ruang bioskop.


"Kenapa??" Tanya Naura heran karna tiba tiba aku berhenti berjalan.


"Kakkk!!!" Teriak naila,


"Apa sihh?" Tanya Naura lagi semakin binggung dengan kedua adiknya itu.


Naura mengalihkan pandangannya dari adik adiknya dan ikut melihat apa yang membuat aku jadi diam.


"O may good,ca,nai,."kini pandangannya beralih lagi ke arahku,memberi isyarat untuk segera lari, dan saat Naura sudah menggapai tangan naila dan hendak berlari,aku malah terdiam bengong.


"Kak,ituuu ka icaaa"kata naila sambil melihat ke belakang.


"Ihhh itu anak kenapa diem sih?" Naura ikut berbalik dan berhenti berjalan sambil melihat ke arahku.


"Naisyaaa!!lariiiiiiiiiiiii" teriaknya,aku berbalik melihat ke arah Naura dan ohhh yaaaaa.. mereka ternyata lumayan jauh dariku,tak peduli pada laki laki yang berada jauh di belakangku lagi,aku hendak berlari ke arah naura tapi tiba tiba ada yang menariku kencang yang membuat badanku langsung berbalik dannn.


Brukkk...


Seperkian detik aku langsung mundur sambil mengusap keningku yang sakit dengan tangan kiri,masih tidak konek dengan apa yang terjadi aku terus mengusap keningku sambil menggerutu.


"Aduhhh,"kataku,saat tau tangan kananku seperti berat,aku langsung membuka mata,seketika aku mematung melihat orang yang sedang memegang tanganku erat.


"Lepasin tangan aku"kataku dengan sedikit memberontak.


"Gak"katanya lagi.


"Huh?" Aku mengendus sambil melihat ke sekeliling,hah sepertinya sekarang aku jadi bahan tontonan oleh orang orang yang lewat tiba tiba aku ingat akan Naura dan naila,ohhh syukurlah ternyata mereka ada di belakang ku. dengan wajah panik yang dilihatkan oleh naila,tapi tak dengan naura dia malah melihatkan wajah marahnya.


"Lepasin Ade gue" ujar naura.namun laki laki itu tak bergeming sambil melihat ke arahku.


"Denger ya,gara gara lo,baju gue basah." Katanya dengan tangan kirinya yang menunjuk muka ku,aku memberanikan diri memandang wajah itu.


"Apa?dan Lo tau?gara gara Lo gue jadi gak jadi nonton!"kataku,walaupun sebenernya bukan aku yang menyebabkan bajunya basah tapi aku merasa untuk tidak memberitahu dia,


"Hah!Lo udah salah,bukannya minta maaf!", Uh rasanya aku inggin sekali mencolok matanya yang melotot ke arahku.


Aku sesaat terdiam karna tak tau harus menjawab apa lagi, kalo aku melawan lagi pun memang benar Naura yang salah telah menyemprot laki laki itu dengan minuman,tapi jika aku minta maaf..,eugghh ni cowoooo.


Aku melihat ke arah naura dan sebaliknya,seketika aku punya ide, HAHAHAHA.


"Aduhhh.. tangan aku sakittt." Kataku dengan muka yang di buat memelas.

__ADS_1


"Udahlah van lepasin aja,karunya"


"Udah van lepaskeun,ajak kenalan we."


"Haha,vann.."


Kata teman temannya yang memang sedari tadi berdiri di belakang.


Uh akhirnya ada yang membelaku,aku yakin dia pasti akan melepaskan cekalannya. Aku yakin.


"Gandeng lah," katanya,,whatt jadi dia gak mau lepasin?,oke sepertinya tebakanku salah. Aku kembali melihat naura,,memandang lekat daaann hehe,cara kedua.


"Lo mau tanggung jawab ga!?kalo lo masih mikir buat bohongin gue pake cara cara sampah lo,gue gak.."


Ha?apa tadi dia bilang?cara sampah gue?wah wah .


"Lo tuh cowok bukan sih?bisanya ngancem doang."potong ku,aku melihat ke arahnya,emm wajahnya tak melihatkan ekspresi apapun tapi mata yang sedang memandangku itu semakin tajam.


"****" kata temanya terbelalak.


"Lo nantang gue?!"katanya lagi.


Aku diam merasa tanganku mulai sakit sekali.


"Udah van,lepaskeun"kata temannya lagi


"Heuh van,karunya sia."kata temannya yang lain.


"Gandeng" katanya dengan suara tegas.


Hah!sekarang aku merasa panik saat tanganku di tarik mendekat ke arah laki laki itu.merasa hawa di dalam mall itu berubah seratus delapan puluh derajat.seketika juga temen temannya seperti panik akan sesuatu.


Hah.semua ide ku juga tiba tiba hilang.


"Oke oke aku minta maaf" kataku dengan nada bergetar,tapi dia tak bergeming namun cekalan tangannya agak melonggar.


Dann setrrrrttrtr,naila tiba tiba lewat depanku dan cowok itu,seperti di sengaja dengan gerakannya cepat yang membuat cekalan tangannya terlepas lalu seketika juga aku di tarik oleh Naura dan naila untuk berlari.


"Lariiiiiiiiiiiii!!!!"teriak mereka bersamaan sampai membuat orang orang di sana melihat ke arah kita.


naisya shabila putri,


ya mukanya kaya gini ya gais:))

__ADS_1



__ADS_2