The Drama Of Life

The Drama Of Life
kamu!!


__ADS_3

Malam berlalu pagi pun datang,


Bulan pergi digantikan mentari,


Memulai hari di pagi hari,


Membuat kenangan di hari ini,


Selamat membaca ini!


• • • • •


Tringggggggggggggg.......


Aku mengambil handphone yang tergeletak di atas nakas,lalu mematikan alarm,


"Huaappppp"


Jam menunjukan pukul lima subuh,aku bangun lalu masuk ke kamar mandi.


"Kaa ara"samar samar,aku mendengar teriakkan naila di ruang tengah,


"Apa?"


"Masaakkkk!"


"Suruh icaa sana!"


Yah kan aku yang di suruh masak.kataku dalam hati,selesai mandi aku langsung memakai pakaianku dan segera pergi ke dapur.


"Kak"


"Iya,ini aku masakk ini."kataku kesal,karna aku tau pasti nai bakal minta aku masak.


"Cepetaannn,aku laparr kakak."rengeknya lagi


"Ih gak sabaran bangettt"

__ADS_1


Tanpa ba-bi-bu lagi aku langsung mengambil bahan bahan yang akan aku buat jadi makanan,aku melirik sekilah ke arah naila yang sedang duduk dan memainkan handphone ,lalu kembali fokus pada wajan.


Tak butuh waktu lama untuk memasak,nasi goreng pun siap!!,aku ambil satu persatu piring yang telah terisi makanan itu dan menyimpan di meja makan,


"Yeeee,ahh harumnyaaaa"ujar Naila yang langsung mengambil piringnya itu dan menyantap seperti orang kelaparan.tak berselang dari itu,Naura turun dan langsung mengambil makanannya.


"Eh ini jam berapa?"kata Naura, sambil melirik jam tangannya.


"Ya ampun" teriaknya tiba tiba,aku melihat ke arahnya lalu melihat ke arah jam tanganku,


"Raa,ini udah jam tujuh!!"kataku sambil meranjak lalu mengambil tas,begitu juga dengan naura yang sudah membuka pintu rumah itu.dan Naila yang ikut rusuh juga.


"Ca,cepetann"teriak Naura.


Aku langsung keluar rumah,Naila sudah pergi duluan ke sekolahnya.setelah mengunci rumah,aku langsung mengikuti Naura,kita menaiki angkutan umum untuk sampai di sekolah.


Ini adalah hari pertama kita di sekolah baru,setelah


Lulus dari sekolah menengah akhir,kita masuk ke universitas pendidikan indonesia.dan hari ini adalah hari pertama,memulai kegiatan sekolah,hari pertama pasti akan di isi oleh senior dan menjalankan masa orientasi sekolah.


Aku melihat ke arah jalanan yang macet parah tapi untungnya sekolahku sudah dekat dari sini.


Ckitttttttttttt.....


"Aaaaaaaa"teriak Naura dan aku bersamaan yang langsung tersungkur ke aspal.aku merasakan pergelangan kaki kanan ku sakit.


"Eug."lenguh Naura.


"Ehh...woyyy Lo tuh bisa gak sih bawa motor?Lo gak liat ada yang nyebrang,"aku mendongak ke arah Naura yang tengah memerahi si pengendara,aku tak bisa melihat mukannya karna tertutupi helem motor,lalu saat aku tengah mencoba berdiri,mengendara itu pun langsung melajukan motornya lagi.uh biar ku tebak,pasti dia itu cowok yang gak tau sopan santun,harusnya dia itu turun dari motornya,bantuin kek ato setidaknya minta maaf bukan langsung pergi!


"Woyyy...awas ya loo,kalo gue ketemu lo,gue bejek bejek Lo!!!"teriak Naura lagi.


"Ra udahlah,orang nya juga udah pergi,gak akan kedengeran"


"Ih gedek gue liat pengendara kaya gitu!"kata Naura lagi sambil membantu aku berdiri.


"Ah makin telat kita,udah cepetan yu"kataku sambil berjalan duluan dengan kaki pincang.

__ADS_1


"Lo gapapa ca?"tanya Naura.


"Gapapa,udah cepetan ayo"kataku lagi.


Setelah berjalan cepat dari jalan raya kini aku sudah sampai depan gerbang kampus.lalu tanpa memperdulikan lagi orang orang sekitar yang memandang sinis ke arah ku dan Naura,aku berjalan ke arah barisan murid murid baru sambil berhati hati biar gak ketaun gitu kalo terlambat.


Namun belum sempat ikut berbaris,suara keras yang dingin juga tegas,membuat aku terlonjak kaget, dan reflek diam mematung tanpa berani membalikan badan,begitupun dengan naura,


"Heii kalian!!" Teriak seseorang dari arah belakang.aku masih diam membelakangi orang tersebut.


"Kalian mau kemana?"lanjutnya lagi,suaranya semakin dekat.kita tak ada yang berani merespon,berbalik badan pun takut.


"Kalian tuli?!" Katanya lagi.


Lalu kita membalikan tubuh,melihat orang tersebut.


"Hah/hah?!"kataku berbarengan dengan naura,bukan'bukan gak denger dia ngomong apa,tapi orang yang tengah memandang kita itu?itu laki laki yang di mall kemarinnnn!


Lalu lelaki yang berdiri di depan ku itu,tersenyum miring,bukan senyum manis melainkan senyum Saiton nirojim,


"Mau baris,masa iya mau joget"jawab Naura tiba tiba bahkan jawaban nyelenehnya itu hampir membuat aku tertawa,tapi aku tahan,masa iya mau ketawa depan senior yang tengah marah,kan gak etis gitu kalo tiba tiba aku kena sembur depan semua siswa.


"Kamu tau?!kamu terlambat?"tanya nya lagi


"I-ya/i-ya"jawab kita berbarengan.


"Bagus!"


"Terus kalian tau sopan santun gakkk,udah tau telat, nyelonong seenaknya!??"suaranya yang tegas benar benar menusuk ke rongga rongga tubuh,membelah sel selnya,ya ampun bahkan suaranya ngebuat tulang belulang aku jadi lemes.


"Kalian kedepan!"lanjutnya lagi.


Kita mengikuti laki laki tersebut ke depan barisan siswa siswa di sana.seperti anak ayam mengikuti dari belakang.


Aku memegang tangan Naura karna takut.


"Kasih hukumannn van"kata seorang perempuan yang berdiri dibelakang tubuhku.

__ADS_1


"Iyaaa kasih hukuman,gak sopan banget sih,masih anak baru aja udah songong!"


"Menurut kalian,mereka pantes buat di kasih hukuman apa?",tanya cowok senior itu,ke barisan siswa siswa yang berdiri rapi di tengah lapangan itu.


__ADS_2