The Rose - Jung Jaehyun

The Rose - Jung Jaehyun
24. Graduation


__ADS_3

...


Acara wisuda tahun ini di adakan secara besar-besaran, di lotte word tower, yang punya 123 lantai dan memiliki Hotel berbintang lima.


Kyunghee University menyewa Hotel bintang lima tersebut untuk wisuda.


Mendengar penjelasan Taeyong ngebuat Nara nganga gak percaya.


Pantes aja Taeyong ngebeliin dia dress sama High heels Channel karena mereka bakal ke hotel bintang 5.


Setelah sampai Taeyong sama Nara memasuki building tinggi nan mewah tersebut.


Taeyong memang pengundang perhatian, buktinya mahasiswa/i semuanya melihat ke arah mereka berdua semenjak datang.



Harus Nara akui, hari ini Taeyong terlihat tampan. Ah maksudnya dia memang selalu tampan tapi hari ini cara berpakaiannya benar-benar menunjukkan karismanya.


Taeyong megang tangan Nara dia menghampiri teman-temannya yang sedang berkumpul dengan pasangannya masing-masing.


Nara juga mengenal sebagian seniornya itu.


Johnny, Yoongi, dan beberapa temannya yang lain.


Sepertinya Yoongi terkejut melihat Nara datang bersama Taeyong karena setaunya Nara itu pacarnya Jaehyun.



Taeyong melakukan tos dengan teman-temannya.


Lalu kami berdua pun mencari meja kosong untuk di tempati.


" lo kenapa ? " tanya Taeyong tiba-tiba karena ngeliat Nara risih dari tadi.


Nara ngegelengin kepalanya. Tapi kayanya Taeyong paham deh kenapa Nara risih dari tadi.


Soalnya dari awal mereka datang, mereka tuh udah jadi pusat perhatian. Dan Taeyong sadar kalo Nara tak suka di perlakukan seperti itu.


" mau duduk di belakang ? " Tanya Taeyong dan Nara menggeleng.


" gak usah di sini aja sama temen-temen lo " jawab Nara singkat, tapi Taeyong gak egois dia ngebawa Nara duduk ke belakang.


" tapi temen lo gimana ? Ini kan acara perpisahan lo sama yang lainnya " ujar Nara gak enakan.


Taeyong senyum. " saat ini yang jadi prioritas gue tu lo, temen-temen gue gak sepenting lo, kalo lo merasa gak nyaman tinggal ngomong sama gue... "


Nara cuman membalasnya dengan senyuman lalu mereka pun duduk paling belakang.


" btw, dress nya cantik saat lo pake " ujar Taeyong.


Nara terlihat salah tingkah di buat Taeyong.

__ADS_1


" ya dressnya memang cantik, gue suka makasih " jawab Nara santai.


Taeyong masih setia natep Nara ngebuat Nara salah tingkah.


" yang makenya juga cantik " timpal Taeyong, semakin ngebuat Nara malu.


" oh ya luka lo udah mendingan ? Selain di wajah lukanya di mana aja ?  "


Taeyong ngangguk " udah biasa gue, lagian cuman lecet dikit doang karena pukulan Jaehyun. "


" gue minta maaf ya karena gue Jaehyun jadi mukul lo "


Taeyong terlihat tak suka dengan kalimat Nara.


" untuk apa minta maaf ? Lo gak salah ? Gue yang suka sama lo jadi jangan bilang karena lo Jaehyun mukul lo, ini masalah perasaan gue sendiri " ujar Taeyong.


Nara cuman gak nyangka Taeyong seblak-blakan itu  gomong depan dia kalau Taeyong suka dia.


Tapi kayanya gak ada niatan serius soalnya kalimat yang ingin Nara dengar gak keluar dari mulut Taeyong.


Taeyong cuman selalu bilang " gue suka lo "


Dan gak berlanjut di tahap selanjutnya.


Nara ngegelengin kepalanya berhenti berpikir seperti itu, mungkin saja Taeyong hanya suka dan tak lebih.


Kenapa jadi Nara yang berharap lebih ?


...


" makasih udah nemenin gue " ujar Taeyong masih nahan tangan Nara.


Nara ngangguk.


Mereka diam sejenak Nara juga bingung kenapa Taeyong belum ngelepas tangannya kan dia mau turun.


Mungkin dia mau ngomong sesuatu...


Tapi ternyata nggak.


Taeyong ngedeketin wajahnya ke wajah Nara.


Lalu tiba-tiba aja dia nyium bibir Nara.


Sedangkan Nara terdiam. Sedikit terkejut.


Tak sampai disitu aja dia lebih kaget lagi saat ke dua tangan Taeyong udah megang kedua pipi Nara, Taeyong mulai ngegerakin kepalanya kesamping untuk lebih dalam nyium bibir Nara.


Nara cuman bisa diam tanpa ngebalas ciuman Taeyong.


Sampai Nara udah kehabisan napas dia nahan pundak Taeyong.

__ADS_1


" makasih " ujar Taeyong.


Cuman itu ?


Cuman makasih ?


Anehnya kenapa Nara merasa ingin Taeyong mengatakan yang lebih dari itu bukannya Taeyong suka sama dia ? Bahkan udah berani nyium lagi.


Tapi Nara cuman diem ngangguk canggung.


Terus dia keluar dari mobil, berjalan masuk ke arah rumah.


Kakinya berhenti saat Nara ngelihat Jaehyun berdiri di depan pintu rumah Nara natep Nara dengan penuh kekecewaan dan amarah.


Nara kaya ngerasa tertangkap selingkuh di hadapan Jaehyun, tapi kan mereka juga udah gak ada apa-apanya jadi gak papa kan ?


Tapi kenapa Nara ngerasa bersalah.


" ah... kaki lo udah sembuh ya ? " tanya Nara gugup dia ngalihin perhatiannya sebelum Jaehyun ngebahas tentang apa yang terjadi di mobil barusan.


" bukan itu yang gue mau denger dari mulut lo " ujar Jaehyun ketus.


" ma-maksudnya ? ",


" gak usah pura-pura **** Nara! Gue tau lo gak sebego itu! Lo pikir gue gak ngeliat barusan !? "


Nara gak terima Jaehyun marahin dia.


" oh emangnya kenapa ? " tanya Nara nantang Jaehyun, toh hak Jaehyun marah gak ada tuh soalnya mereka gak lagi pacaran.


" lo murahan atau gimana!? Mau aja di cium Taeyong! " bentak Jaehyun ngebuat Nara berdiri tegak karena terkejut sama apa yang Jaehyun bilang.


Murahan ?


" emang masalahnya sama lo apa ? "


" kan gue udah bilang dari kemarin gue gak suka lo deket sama Taeyong! Apa lagi sampae ciuman! " Jaehyun berjalan ngedekat ke arah Nara lalu megang kedua bahu Nara dengan kasar.


" Jaehyun sakit! "


Jaehyun langsung narik Nara masuk ke rumahnya.


Lalu nyium Nara dengan kasar.


" kayanya lo harus gue kasih peringatan biar lo nurut sama gue "


...



...

__ADS_1


Next.chapter 18+ :")


...


__ADS_2