The Rose - Jung Jaehyun

The Rose - Jung Jaehyun
24. Jae's Obsession


__ADS_3

...



" Jaehyun! Lepas! " Nara masih terkejut setelah apa yang Jaehyun lakukan barusan.


Jaehyun nyeret Nara ke kamar ia narik dress tersebut dengan kasar.


Melihat Nara make dress pemberian Taeyong ngebuat dia marah seketika.


Nara udah nge berontak tapi percuma, badan Jaehyun lebih besar dari dia, dan kayaknya Jaehyun bener-bener udah gak sakit lagi.


Jaehyun ngedorong Nara ngadep kaca. Jaehyun ngangkat dress Nara dari belakang.


Nara ngeleng ke takutan " stop Jae!! " berusaha sekuat mungkin nyingkirin Jaehyun tapi yang ada Nara mahal di dorong lebih kuat lagi.


Posisinya udah pas banget, karena Nara make high heels jadi Jaehyun gak perlu repot ngangkat pinggang Nara lagi kali ini.


Jaehyun narik celana dalam Nara sampe paha lalu memulai aksinya ngebuat Nara menjerit kesakitan.


Biasanya Jaehyun ngelakuinnya dengan lembut tapi kali ini berbeda, bahkan dia gak perduli dengan Nara yang kesakitan karena perutnya mengenai meja akibat dorongan Jaehyun.



" ahhh... Jaehyun!! Stop!! " Nara menjerit kesakitan saat Jaehyun melakukannya dari belakang.


Kaki Jaehyun ngegeser kaki Nara agar lebih terbuka.  " gimana ? Lo suka ? " tanya Jaehyun sambil memajukan pinggulnya dengan kasar.


Nara cuman bisa nangis sambil ngegelengin kepalanya.


" sa-sakit.... "


" lo kayanya emang harus di kasarin dulu baru ngerti... ", Jaehyun narik rambut Nara, lalu nyiumin leher Nara.


" aghk!! " Nara menjerit kedua kakinya udah lemes banget gak sanggup lagi berdiri tapi Jaehyun masih maksa.


Dari kaca Jaehyun bisa ngeliat wajah Nara yang kesakitan sambil nangis, memohon-mohon untuk menghentikan aksinya.


" pe-pelann ahk.... "


Yang ada Jaehyun semakin mempercepatnya.


Pelepasan pertama ngebuat kaki Nara gemetar.


" udah Jae... sakit "


Jaehyun cuman senyum ngeliat Nara mohon-mohon.


Tapi kayaknya dia emang gak ada niatan untuk berhenti, dia ngebawa Nara ke kamar mandi.


Sepertinya Jaehyun bosan melakukannya di kasur, kali ini dia ingin memberika  Nara pelajaran sambil berdiri di bawah sower.



...



Setelah melakukannya Jaehyun ngangkat Nara lalu ngeletakin badannya ke kasur.

__ADS_1


Sambil nangis Nara memohon untuk berhenti " sakit Jae...hiks... "


Jaehyun ngapus air mata Nara, " makanya kalo gue bilang berhenti deket sama Taeyong lo harus nurut.. "


Nara ngangguk cepet, " iya... tapi tolong stop Jae... ini bener-bener sakit... hiks  "


" good girl ~ "


...


Chapter ini bakal aku unpublish wkwkwkwk


:"v



...


Semenjak kejadian kemarin malam, Nara menjadi lebih diam, ia jarang berbincang dengan teman-teman fakultas kuliahnya, pergi ke kantinpun dia malas.


Nara sedang merasa ingin menjauhi semua orang tapi ia tak bisa menjauhi pria yang sekarang sedang berjalan ke arahnya.


Di iringi dengan tatapan iri para penghuni kelas.


Jaehyun datang sambil membawa beberapa bingkisan yaitu susu, roti, cokelat dan coffee .


Ia memamerkan senyuman lebarnya, sedangkan Nara hanya menatapnya lesu, dia masih mogok bicara setelah apa yang di lakukan Jaehyun malam kemarin.


" kamu kenapa gak ke kantin ? " tanya Jaehyun pada Nara yang menjawab dengan hanya menggelengkan kepalanya. Jaehyun membukakan kotak susu yang ia beli lalu menyodorkannya ke arah Nara.


" di minum nanti sakit "


Nara langsung mengambilnya, karena kebetulan susu yang di beli Jaehyun adalah kesukaannya.



Jaehyun berusaha ngebuat Nara menghadap kearahnya.


" menurut kamu ? " ujar Nara dingin, Jaehyun hanya tertawa.


Dia megang kedua tangan Nara, mengusapnya dengan lembut, menatap Nara dengan tatapan yang penuh sayang.



" aku gini tu karena sayang sama kamu, aku gak mau kehilangan kamu lagi.. "


" tapi caranya gak gitu Jaehyun... kalo ada apa-apa gimana ? "


" tinggal tanggung jawab, aku siap kok " untung saja di kelas sekarang hanya mereka berdua karena yang lain sudah pergi ke kantin.


" gak semudah itu Jae... "


" kenapa ? Kitakan sama-sama sayang "


" ini bukan masalah sayangnya, tapi ini masalah seumur hidup, nikah itu bukan cuman asal nikah Jae... nikah itu berarti menyatukan kedua keluarga,... dan i haven't that... "


Mendengar kalimat Nara, Jaehyun langsung berdiri dari kursinya, menatap Nara gak suka.


" emang kenapa kalau kamu gak punya keluarga ? Bagi aku gak masalah, siapapun kamu, dari manapun kamu berasal, aku gak masalah, yang penting itu kamu Nara ... "

__ADS_1


Nara ngegelilengkan kepalanya " kamu gak pernah paham sama perasaan aku Jae, selama ini yang kamu mau cuman aku harus paham sama kondisi kamu tapi kamu nggak... "


Ok, Jaehyun mulai gak suka, padahal apa sisahnya sih tinggal nikah.


" apa karena usia ? Kalau gitu kita cukup tunangan aja... kalau kamu udah siap baru ke arah yang lebih serius... "


Nara kembali menggelengkan kepalanya " tidak untuk ke dua nya. "


" terus apa! Masalahnya dimana ? "


" masalahnya di aku! Ia aku yang bermasalah disini! Kamu gak akan pernah paham! Karena dari awal emang kita tu beda, gimana sama orang tua kamu Jae.. ? Gimana tanggapan mereka kalau anak tunggalnya nikah sama cewek kaya aku ? "


Jaehyun benar-benar gak suka kalimat terakhir Nara.


" emangnya kamu kaya gimana ? "


" as you see... i'm just a girl who haven't parrents...  aku gak punya apa-apa... "


" tapi- "


" stop Jae aku gak mau ngebahas ini lagi... "


...


Sepulang ngampus, Nara berdiri menunggu di halte bus karena hari ini Jaehyun ada jam malam, ia melamun sedang memikirkan hubungannya dengan Jaehyun.


Semudah itu ya Jaehyun mengajaknya bertunangan ?


Bahkan Jaehyun gak pernah paham sama kondisinya, dan langsung memintanya untuk bertunangan.


Nara hanya merasa gak cocok berada di keluarga Jung yang terhormat. Kaya raya dan terkenal di kalangan publik.


Dan Nara malu dengan kondisinya yang sekarang hanya seorang diri dan tak punya apa-apa.


" kenapa chatan gue gak di balas ? " suara itu membuatnya terkejut dan langsung menatap pria yang berdiri di belakangnya.


" ah... maaf gue gak buka hp seharian.. " bohong, ia Nara bohong, dia emang sengaja gak ngebalas chat Taeyong.


Kalau di balas pasti Jaehyun bakal marah.


" mau pulang ? Mau gue anter ? " tawar Taeyong tapi Nara langsung menggelengkan kepalanya.


" hmm gak usah gue nunggu Jaehyun.. "


" Jaehyun ? Bukannya lo sama Jaehyun-- "


" iya tapi sekarang udah baikan... "


Taeyong terlihat gak percaya gitu, padahal apa yang ia lihat kan Jaehyun emang udah brengsek banget.


" semudah itu lo maafin dia ? "


" gue... emang sebodoh itu, itupun karena gue emang sayang sama Jaehyun, gue suka sama dia dari dulu, jauh sebelum dia ngenal gue...  maaf... kayaknya mulai sekarang kita harus jaga jarak... gue gak mau Jaehyun salah paham "


Dengan terpaksa Nara menjauhi Taeyong, ia berjalan meninggalkan balte bus.


Sedangkan Taeyong hanya tersenyum paksa.


Masih gak nyangka dengan apa yang barusan ia dengar.

__ADS_1


...


Haii :) i'm back~~


__ADS_2